Nn, Padang ~ Akhir-akhir ini banyak warga masyarakat yang mengeluh akibat sering terjadinya pemadaman listrik dan tegangan rendah di kawasan Batang Arau dan Bukit Gado-gado. Warga masyarakat merasa terganggu akibat seringnya terjadi pemadaman listrik yang sering hidup mati akhir-akhir ini.

“Akibat kerap terjadi pemadaman listrik oleh pihak PLN, barang-barang elektronik kami berupa kulkas, magic jar dan televisi kami rusak”, kata Vito warga Batang Arau saat diwawancarai www.nusantaranews.net beberapa menit lalu.

Ditempat terpisah dikawasan Bukit Gado-Gado, lain lagi yang terjadi. Tegangan arus PLN didaerah ini tidak stabil, aliran listrik dikawasan ini mengalami tegangan rendah, ungkap Afrizal yang juga merupakan seorang RT. “Tegangan rendah ini kami alami sampai dua-tiga hari lamanya, ini mengakibatkan barang-barang elektronik rumah tangga banyak yang rusak”, ungkap Afrizal.

Menanggapi keluhan masyarakat sebagai pihak yang bertanggung jawab PT Perusahan Listrik Nasional (PLN) mengklarifikasi hal ini. Ridwan selaku Kepala Humas PT PLN cabang Padang menjelaskan, bahwa  kendala ini terjadi akibat force major, apalagi saat ini masyarakat gemar bermain layangan yang mana mengakibatkan gangguan pada kabel PLN.

“Seringnya terjadi pemadaman listrik akibat banyak layangan yang tersangkut di kabel PLN, bahkan ada binatang yang tidak sengaja berjalan di kabel milik PLN”, kata Ridwan

Sebagai Perusahan Listrik Nasional, kami terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Seperti komitmen kami “lisrtik untuk kehidupan yang lebih baik”, maka dari itu kami terus berupaya secara maksimal memberikan yang terbaik bagi para konsumen.

Selain itu beliau mengharapkan peran serta masyarakat untuk membantu PLN jika terjadi kendala dengan menghubungi layanan pengaduan pelanggan dengan menelpon (0751)123, karena tanpa peran serta masyarakat PLN tidak bisa bekerja secara maksimal. Saat ini PLN kekurangan SDM di lapangan karena tenaga lapangan yang ada di PLN hanya ada tiga orang, maka dari itu peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam hal ini, pungkas Ridwan. (mond/nal)