.

Semarang, nusantaranews.net - Perpustakaan Daerah Kabupaten Semarang  berkolaborasi dengan Kampung Dongeng (KaDo) Salatiga mengadakan kegiatan membaca dan mendongeng (MenDoan)  bagi anak - anak PAUD Harapan Bangsa Desa Duren Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Kegiatan ini berlangsung di kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Semarang yang di bertempat di Ambarawa. Jumat (27/5).



Perlu diketahui, Kampung Dongeng Indonesia adalah komunitas sosial yang secara terus menerus melaksanakan gerakan mendongeng demi terwujudnya anak-anak Indonesia yang ceria, cerdas dan berkarakter baik. Kampung Dongeng sudah memiliki banyak cabang di Indonesia, salah satunya adalah Kampung Dongeng Salatiga. Banyak sudah kegiatan KaDo Salatiga untuk memberikan edukasi kepada anak usia dini melalui sarana dongeng. Kegiatan Kampung Dongeng Salatiga antara lain bekerjasama dengan  Lembaga Pendidikan Al Qur'an, Dinas Pendidikan dan  Kebudayaan  serta Paud yang berada di seputar Salatiga. 

Dalam kesempatan itu Kampung Dongeng (KaDo) Salatiga diwakili oleh Dwi Lina Sulistyaningsih, S.Pd dan  Siti Baqiyah  menampilkan dongeng dengan tema  kejujuran serta dengan  permainan sulap yang mampu membuat anak-anak serta para pendampingnya terhibur.

" Kami dari KaDo Salatiga mengajak agar anak-anak gemar membaca dengan sarana mendongeng dan beberapa permainan, hal ini dilakukan karena dunia anak adalah dunia bermain untuk itu dalam setiap kegiatan pembelajaran kita sisipkan dongeng dan permainan agar mereka tidak merasa jenuh," ungkap Bunda Lina.



Dilain pihak Bambang Murdiyanto selaku perwakilan dari Perpustakaan Daerah Kabupaten Semarang  sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Kampung Dongeng Salatiga. Kegiatan ini selain memberikan edukasi kepada anak-anak usia dini untuk gemar membaca juga mengenalkan apa itu Perpustakaan Daerah dan juga sebagai ajang rekreasi bagi anak-anak sehingga mengurangi kejenuhan dalam pembelajaran sehari-hari.

" Kami sangat mendukung apa yang dilakukan oleh tim dari KaDo Salatiga, kedepannya kami berharap kegiatan ini terus berlangsung dan berkelanjutan serta kami siap untuk memfasilitasi tempat," kata Bambang.



PAUD Harapan Bangsa dibawah pimpinan Titik Amalia Machfiroh dalam kegiatan ini menyertakan peserta didiknya dan didampingi oleh orang tua masing-masing. Menurutnya dengan pendampingan dari orang tua anak-anak merasa nyaman karena pembelajaran kali ini dilangsungkan diluar lingkungan PAUD dan juga ditunggui orang tua dikarenakan lingkungan baru yang mereka kenal.

" Selain itu kita juga memberikan pengertian kepada orang tua bahwa pembelajaran kepada anak paling banyak di lingkungan terutama  keluarga, sedangkan pembelajaran di PAUD hanya sekian persen saja," tambahnya.



Kegiatan pembelajaran seperti ini akan terus dikembangkan oleh KaDo Salatiga  guna memberikan pengertian kepada kepada orang tua dan anak bahwa membaca akan menambah pengetahuan yang luas. Di samping itu, membaca juga akan menumbuhkan rasa ingin tahu, mengembangkan daya imajinasi serta meningkatkan kreativitas sang anak, selain juga akan membantu mereka memahami tata bahasa dan struktur kalimat yang benar. (m@s)