.


Pati, nusantaranews.net - Dalam mewujudkan dan mendukung Kabupaten Sehat melalui Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) khususnya di bidang pariwisata agar dikenal oleh masyarakat luas diselenggarakan Kampanye Germas berupa Lomba Vlog yang diikuti oleh Karang Taruna se Kabupaten Pati yang berlangsung dari 19 - 24 Maret 2022.

Untuk mendukung hal tersebut dibutuhkan kerjasama lintas sektor, diantaranya dengan Karang Taruna, karena dengan dengan keterlibatan tersebut diharapkan GERMAS bisa dikenal dan dibudayakan oleh masyarakat luas selain itu Karang Taruna merupakan salah satu “agent of change” di lingkungannya.

Demikian disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, dr. Joko Leksono Widodo, MM, pada Pengumuman Lomba Pemenang Kampanye Germas Lomba Vlog di Lapangan Desa Pancasila Jrahi Kecamatan Gunungwungkal, Pati pada Selasa (29/3/2022).

Disampaikan oleh dr. Joko Leksono bahwa Ilmu Kesehatan tidak hanya milik orang kesehatan saja tetapi juga harus dimiliki oleh masyarakat luas. Melalui media sosial, pesan kesehatan bisa tersebar secara luas, sehingga masyarakat menjadi tahu, mau dan mampu untuk berperilaku sehat.

Kepala Seksi Kasi Promosi dan Pemberdayaan Kesehatan Dinas Kesehatan Heny Rachmawati, S.KM, MM pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa untuk yuri lomba dari Dinkes, Dinporapar dan Diskominfo dengan hasil untuk peringkat pertama diraih oleh Muh. Azharuddin Maulana Luthfi asal Karang Taruna Desa Jrahi, kedua diraih olah Brilian Candra Andika dari Desa Bancak Gunungwungkal, peringkat ke tiga oleh Karang Taruna Tlogowungu (Asmui, Har Cipeng, Kang Sastro) Tlogorejo Tlogowungu. Sedang Harapan pertama diraih oleh Reyna Destra Jumania dari Desa Dadirejo Margorejo dan Harapan ke dua diraih oleh Ferry Rachmawati Suryani dari Karang Taruna Kecamatan Tayu.

Dias Ardian, selaku Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Pati berharap agar kegiatan ini menjadi pemacu karangtaruna dalam sosialisasi kesehatan.
“ Mewakili Ketua selaku Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Pati menerangkan bahwa Karang Taruna sebagai wadah sosial pemuda kemasyarakatan yang diharapkan kompetisi vlog ini sebagai trigger kegiatan pemuda dalam sosialisasi kesehatan dan pencegahan stunting yang bisa dioptimalkan melalui pengggunaan sosial media dengan bijak dan bermanfaat,” terangnya. 
(*)