Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Rakyat Yang Kehilangan Rasa Aman, Kekerasan Seksual Tak Pernah Padam

Friday, September 13, 2024 | Friday, September 13, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:38:23Z

Oleh : Diana Damai P

Kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat adalah rasa aman dari segala tindak kekerasan. Hal ini semestinya bisa diwujudkan oleh pemerintah sebagai penguasa yang diberikan amanah memimpin rakyat dalam periode jabatannya. Namun sayang kasus kekerasan terutama kekerasan seksual yang menyasar perempuan dan anak dibawah umur tak pernah padam di dalam kenyataan saat ini.

Seorang wanita berusia 20 tahun diduga menjadi korban pelecehan oknum dokter saat menjalani pemeriksaan kesehatan di sebuah klinik di kota Balikpapan akhir bulan lalu. Kabar ini viral setelah setelah video korban bersama rekannya meminta pertanggungjawaban dokter tersebut beredar di media sosial.
Namun hal itu dibantah oleh dokter tersebut karena merasa pemeriksaan sudah sesuai prosedur. (Koran kaltim.com/6/9/2024)

Sebelumnya publik netizen Balikpapan juga dihebohkan dengan viralnya rekaman suara audio seorang ibu menceritakan kasus pelecehan seksual yang dialami seorang anak perempuan saudaranya sendiri yang dijemput paksa oleh laki laki asing dari tempat mengaji dan dibawa ke tempat sepi mencoba memperkosanya namun beruntung gadis tersebut berhasil melarikan diri.

Kekerasan seksual yang terjadi di kota lain negara ini juga tidak kalah hebohnya, baru saja kita mendengar terjadi pembunuhan dan pemerkosaan terhadap gadis remaja penjual gorengan di Padang Pariaman Sumatra Barat, mayatnya ditemukan dikubur di pekarangan dalam kondisi mengenaskan tanpa busana.(Kompas.com/8/9/2024)

Sederetan kasus kekerasan seksual masih terjadi seolah tanpa bisa dikendalikan. Pelaku dan korban juga sudah semakin meluas menyentuh semua lapisan kalangan dari usia anak hingga dewasa dan meluas ke berbagai profesi.

Permasalahan kekerasan seksual yang marak terjadi seiring dengan maraknya rangsangan seksual dalam kehidupan masyarakat yang semakin liberal. Kebebasan prilaku termasuk prilaku seks ini mendorong tindak pelecehan seksual bisa terjadi dimanapun dan kapanpun. Termasuk seorang dokter yang seharusnya bekerja mengikuti prosedur medis menangani pasien. Demikian juga dorongan seksual yang selalu di stimulus di media publik bisa menjadi liar tak terkendali hingga pelaku tega memperkosa dan membunuh korbannya.

Keberanian dalam diri perempuan yang kerap menjadi korban untuk speak up saja tidaklah cukup menghentikan kasus kasus ini, namun perempuan perlu perlindungan paripurna dari keluarga , masyarakat dan sistem negara untuk bisa mewujudkan rasa aman dari tindak kekerasan seksual.

Sayang nya dalam sistem demokrasi saat ini kebebasan prilaku dan seksual diberikan ruang ekspresi yang luas di masyarakat, padahal bahaya kerusakan moral semakin membesar dan korban jiwa semakin berjatuhan

Sistem kapitalis yang diterapkan dalam negara ini untuk mengatur ekonominya juga memperparah keadaan karena rangsangan seksual dalam media media online akan tetap dipertahankan demi kepentingan bisnis mengikuti keinginan para kapital pemilik modal

Alhasil kasus kekerasan seksual di negara kita tidak akan pernah usai dan padam.

Sangat berbeda dengan sistem syariat Islam yang memberikan perlindungan dan keamanan penuh bagi perempuan dan menjaga keamanan masyarakat.

Dalam syariat Islam telah dirancang secara sempurna sistem perlindungan perempuan dari tindak kekerasan seksual dan
Segala hal yang bisa menjerumuskan manusia kepada tindak perzinahan wajib dibersihkan dari kehidupan publik.
Rangsangan seksual yang menjadi pintu bagi masuknya tindakan kekerasan seksual akan ditutup dengan penerapan sistem pergaulan Islam.
Diantaranya dilakukan Pemisahan kegiatan umum laki laki dengan perempuan yang tidak dibutuhkan bagi mereka untuk bercampur, diwajibkan menutup aurat secara sempurna bagi perempuan ketika berada di wilayah publik secara umum, pendampingan dari pihak keluarga dekat bagi perempuan yang melakukan perjalanan jauh, serta mengarahkan pandangan laki-laki kepada perempuan adalah hanya tolong menolong persaudaraan semata, bukan pandangan seksual atau jinsi.

Dalam lingkup terbatas seperti klinik dan rumah sakit, dokter hanya dibolehkan melihat aurat sebatas yang diperlukan dan diupayakan wanita didampingi laki-laki mahramnya, dokter pun harus menjalankan prosedur pengobatan dengan amanah.

Tayangan dan konten bernuansa pornografi harus dihilangkan dan dibersihkan dari semua pandangan mata dan media publik baik media sosial maupun televisi sehingga tidak menjadi pemicu munculnya dorongan seksual yang liar dan berbahaya.

Jika semua aturan ini sudah berjalan dengan baik dan benar bila masih ada pelanggaran yang terjadi maka sistem sanksi dan hukuman bagi pelaku perzinahan dan pemerkosaan harus diberlakukan secara tegas kepada siapapun pelakunya tidak lagi memandang usia dan keringanan atas nama gak asasi bagi kalangan tertentu.

Negara dengan sistem syariat Islam juga akan mewujudkan kestabilan ekonomi ,sistem pendidikan islam yang bertujuan membentuk karakter takwa dan keimanan yang kuat bagi individu serta sistem keamanan dalam negeri yang kuat agar tidak menjadi celah terjadi kekerasan seksual.

Rasa aman dan tenang adalah kewajiban pemerintah yang harus dihadirkan di masyarakat yang hanya bisa diwujudkan dengan penerapan syariat Islam kaffah oleh pemimpin yang amanah, senantiasa takut kepada sang Penciptanya bila lalai dan abai. Wallahua’lam

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update