Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Anak Muda Susah Cari Kerja, Negara Kemana

Friday, August 16, 2024 | Friday, August 16, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:39:41Z

Oleh Ummu Albi

Jakarta: Mencari dan mendapatkan pekerjaan bukan lah sesuatu yang mudah. Bahkan, sekalipun bagi mereka yang sudah menempuh atau pun menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.
Makin terasa miris karena banyak di antara mereka yang kesulitan mendapatkan lapangan kerja yang layak. Khususnya bagi kaum milenial dan Gen Z di Tanah Air.

Pengamat ekonomi Faisal Basri menilai ada beberapa faktor yang menyebabkan generasi muda kesulitan mendapat pekerjaan. Pertama karena angka pengangguran usia muda di Indonesia masih tinggi. Kemudian, lapangan pekerjaan tidak
bermutu makin banyak bagi mereka yang lulusan di perguruan tinggi.
Pengangguran usia muda tinggi. Kemudian, yang sudah dapat kerja makin tidak bermutu. Jadi mereka sudah mendapat pekerjaan, tapi tidak bermutu. Karena pekerjaannya tidak bermutu,” ujar Faisal dalam program Suara Reboan Metro TV, 3 Agustus 2023.
Faisal menilai jenis lapangan pekerjaan yang bermunculan sejauh ini lebih banyak di sektor informal seperti driver transportasi online. Sedangkan kualifikasi seperti sarjana bisa bekerja di perusahaan dengan gaji yang lebih tinggi.
Kedua, yang dapat kerja tapi enggak bermutu misalnya Gojek, sarjana tapi jadi Gojek, jadi bisa dibilang kaya separuh menganggur dan dia harus cari kerja apapun yang tersedia, angka pengangguran memang lima persen, tapi lapangan kerja tak bermutu,” tegas dia.
Menurut Faisal, pekerja informal juga memiliki permasalahan pelik dengan kehadiran UU Omnibus Law. Undang Undang tersebut memberikan kepastian hukum kepada perusahaan untuk memberikan kontrak outsourcing kepada karyawannya dengan jangka waktu yang cukup lama.
Pekerja informal capai 60 persen. Bahkan 18 persen dan lapangan kerja banyak tapi enggak bermutu menurut riset sebesar 2/3 pekerja bahkan tanpa kontrak dan 1/5 lagi pekerja dengan kontrak sementara dan UU Omnibus Law lebih mudah melakukan outsourcing tanpa ada batasan itu penyebab pekerja di sektor informal semakin tinggi,” jelas Faisal.
_(Medcom.id,27 September 2023)_

Peluang lapangan kerja, tidak terkecuali bagi anak muda, semakin menyempit. Investasi yang berpindah dari sektor padat karya ke padat modal, hingga kemajuan teknologi yang semakin pesat, dituding jadi beberapa penyebabnya. Untuk mengantisipasinya, perlu dukungan akses pendidikan tinggi terjangkau untuk semua lapisan masyarakat.
(Kompas,20 Mei 2023)

Mirisnya Generasi sekarang

Susahnya mencari pekerjaan untuk generasi z dan generasi millenial tentu sangat memprihatikan karena itu berarti semakin tingginya tingkat pengangguran yang juga berdampak semakin tingginya tingkat kriminalitas,

Kenapa berkaitan pengangguran dan kriminalitas?

Pekerjaan sebagai modal orang mencari pundi pundi rupiah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,
Sehingga ketika tidak terpenuhi kebutuhan hidupnya orang yang berfikiran sempit akan mengambil jalan pintas dengan melakukan kriminalitas,tak jarang dilakukan juga dengan menghilngkn nyawa agar aksinya tersebut berhasil.

Bekerja adalah..

Dalam al-Qur’an kata “kerja” digunakan beberapa istilah: ‘amal (kerja), kasb (pendapatan), sakhkhara (untuk mempekerjakan atau mengguna), ajr (upah atau penghargaan), ibtigha’a fadl Allah (mencari keutamaan Allah ﷻ). Bekerja menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia melakukan suatu pekerjaan (perbuatan); berbuat sesuatu.
Dalam kamus lain menyebutkan, bekerja ialah aktivitas yang merupakan usaha badan atau usaha akal yang digunakan untuk menghasilkan sesuatu, lebih dari sekedar hiburan.
Dalam Ensiklopedi Indonesia bekerja diartikan sebagai pengerahan tenaga baik pekerjaan jasmani maupun rohani yang dilakukan untuk menyelenggarakan proses produksi. Jadi bekerja berarti aktivitas bertujuan memperoleh hasil, mencakup kerja lahir dan batin.

Bekerja dalam pandangan Islam merupakan kerja lahir yang merupakan aktivitas fisik dan juga kerja batin dalam hal ini kerja otak dan kerja hati (qalb). Bekerja merupakan salah satu amal saleh yang menjadi kewajiban setiap umat Islam. Tentunya, Islam menganjurkan dan mewajibkan manusia untuk bekerja dan mencari rezeki yang halal dan baik. Bekerja dalam Islam merupakan usaha yang dilakukan dengan serius dengan cara mengerahkan semua tenaga dan pikiran.
sebab orang yang beriman dan bekerja dengan baik maka Allah ﷻ akan memberi kehidupan yang baik pula.

Manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah sebagaimana tercantum ﷻ (Q.S. Adz-Dzariyat [51]: 56).
Yang artinya
_Aku tidaklah menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepadaKU._

Salah bentuk ibadah yang bersifat umum adalah bekerja.
Tidak ada kesuksesan, kebaikan, manfaat atau perubahan dari keadaan buruk menjadi lebih baik kecuali dengan kerja menurut bidang masing-masing.

Generasi semangat

Jadi susahnya mencari lapangan pekerjaan saat ini akibat dari sistem yang ada yang secara teknis terlalu banyak memberikan syarat dan ketentuan.
Padahal kalo kita lihat dari sisi kebutuhan
Bahwa setiap orang yang sudah dewasa harus bekerja untuk memenuhi kebutuhanya,
Dan yang menjadi syaratnya bukan hanya orang yang berpendidikan saja tapi untuk semua kalangan yang sudah dewasa harus di buka sebanyak banyaknya lapangan pekerjaan tanpa dipersulit.
Ketika sudah memenuhi persyaratan umum yaitu niat,jujur bersungguh sungguh dan penuh tanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan nya dan yang paling utama dari syarat dalam bekerja adalah adanya rasa takut kepada Allah dalam menjalankan tanggung jawab.

Dengan adanya syarat tersebut diharapkan tidak ada pengangguran merajalela dan kesejahteraan rakyat akan semakin meningkat.

Wallahu alam bissawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update