Palestina Membutuhkan Tentara Kaum Muslimin Untuk Melenyapkan Penjajah

 



Oleh : Siti Rani

Aktivis Dakwah


Agresi Zionis Israel telah memasuki hari ke 100 Genosida di Gaza, Palestina (14/1/2024), sejak balasan israel atas penyerangan Hamas, 7 oktober 2023, tercatat sebanyak 23.843 orang warga Palestina yang tewas dan lebih dari 60.318 lainnya luka luka dengan mayoritas anak anak dan perempuan.


Protes pro Palestina di seluruh dunia dari Johannes Burg hingga Washington DC, menyeru diakhirinya serangan Israel ke Gaza. Serangan pada malam hari oleh Tentara Zionis Israel terhadap sebuah rumah di Rafah menewaskan 14 orang anak Palestina termasuk perempuan berusia dua tahun.


Warga sipil berlarian tak tahu arah, mencari tempat  aman lantaran berulang kali diperintahkan untuk evakuasi. Dari utara ke selatan, hingga ke ujung selatan lagu, mereka harus terus berpindah demi menyelamatkan di penjara terbuka. Jalur gaza sering disebut sebagai penjara terbuka, karena terperangkap diantara Mesir, Israel, dan laut mediterania wilayah yang juga dikenal" Daerah Kantong" itu sejak dulu dibawah blokade Israel.


Menurut analisis Palestina dan Internasional Crisis Group Tahani Mustapa, jalur Gaza diblokade  Israel sejak kelompok Hamas memenangkan Pemilihan Umum pada tahun 2006 dan mengendalikan kawasan tersebut. Sejak itu Israel melakukan segala cara untuk mematikan Gaza, serta tepi Barat, menjadi daerah yang terkucilkan.

Dalam hal membatasi kemampuan investasi, kontrol atas sumber daya Gaza sendiri. Kami baru saja menemukan bahwa Gaza sebenarnya memiliki cadangan minyak dan gas yang Israel cegah untuk mereka akses. Ini termasuk Sumber Daya Air mereka sendiri yang dikendalikan Israel kata Mustapa  , seperti dikutip NPR.


Sudah 100 hari kekejaman Zionis Israel belum berakhir bahkan menunjukkan peningkatan intensitas tindak kekerasan kaum muslim Palestina jelas membutuhkan bantuan khususnya tentara muslim yang akan membantu perjuangannya. Sayangnya Negeri Muslim tidak banyak membantu untuk melenyapkan penjajah. Dan yang dapat membantu pun mengalami keterbatasan akibat adanya hukum hukum Internasional dan sekat nasionalisme yang menghalangi satu Negara untuk Negara lain.


Palestina membutuhkan adanya pergerakan dunia Islam untuk membangkitkan umat, yang mampu mewujudkan bantuan nyata dari Negeri Negeri Muslim berupa pengiriman tentara.

Solusi tuntas pendudukan Palestina hanya akan tuntas dengan keberadaan Khilafah. Khilafah akan membebaskan kewajibannya sebagai pelindung kaum muslim.

Umat harus berjuang bersama untuk memperjuangkan penegakan Khilafah.


Wallahu'alam

Post a Comment

Previous Post Next Post