Beda Sikap dan Pro Kontra Rohingya


Oleh : Reshi Umi Hani


Kembali Indonesia didatangi pengungsi muslim Rohingya. Ada 300-an warga Rohingya berlabuh lagi di Aceh. Ulama Aceh Abi Hasbi Albayui meminta kepada masyarakat untuk menghentikan suara penolakan terhadap pengungsi Rohingya. Atas dasar kemanusiaan dan persaudaraan seiman beliau juga mangajak masyarakat untuk ikut bersama-sama membantu para pengungsi. Beliau juga menambahkan bahwa pemerintah perlu untuk segera merelokasi para pengungsi Rohingya yang berada di basement gedung Balai Meseuraya Aceh (BMA) Banda Aceh ke tempat penampungan sementara yang lebih layak. 


Menyebarnya beberapa titik wilayah dalam kasus terdamparnya muslim Rohingya di Indonesia membuat masyarakat terbelah menaggapi hal tersebut, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) ATAU mui Provinsi Aceh meminta agar semua pihak tidak memprovokasi masyarakat untuk menolak pendaratab imigran muslim Rohingya yang masuk ke wilayah tersebut.. Muncul pro dan kontra di kalangan masyarakat termasuk para tokoh di daerah Kaltim. Melihat banyaknya bermunculan spekulasi tersebut, maka sudah sepatutnya Kasus Rohingya memang harus diselesaikan dari akarnya tidak cukup sekedar menolong sementara. 


Seharusnya kaum muslim fokus pada akar persoalan yang menyebabkan pengugsi muslim Rohingya ke luar negara merek. Bukan fokus pada persoalan-persoalan turunannya. Apalagi ikut terprovokasi dan terhasut sehingga mengabaikan ajaran islam untuk menolong dan membantu saudara seiman. 


Haram hukumnya seruan memboikot bantuan kepada sesama musim, apalagi menebar kebencian kepada mereka. Seruan pemboikotan, pengusiran apalagi melakukan serangan secara fisik kepada sesama musim adalah kezaliman yang telah dilarang dalam agama ini. Demikian sebagaiman sabda Nabi saw., 

الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ

“Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain. Tidak boleh ia menzalimi saudaranya itu.” (HR Muslim).


Islam dengan kekuatan persatuan yakni Khilafah menyelamatkan muslim Rohingnya dan negeri muslim lainnya yang tertindas. Imam An-Nawawi menjelaskan makna ” imam adalah perisai”, yakno seperti penghalang. Ini karena Imam (Khalifah) akan mencegah musuh dari upaya menyakiti kaum muslim. Khalifah mencegah sesama masyarakat saling menggangu sebagian yang lain. Khalifah melindungi kemurnian Islam. Orang-orang berlindung kepada Khalifah serta takut pada kekuasaannya. Selamatkan Muslim Rohingya.

Post a Comment

Previous Post Next Post