Teamwork



Mengelola sebuah yayasan itu tidak mudah,  membutuhkan perencanaan, pengorganisasian, dan pelaksanaan yang cermat, sampai menetapkan kebijakan dan prosedur keuangan, yang pastinya biar transparansi dan akuntabilitas, serta mencegah penipuan dan risiko keuangan lainnya. 


Tipikal orang yang suka bekerja sendiri, pasti jago deh dalam membuat planning dengan matang dan terorganisir, tapi kadang orang lebih lebih nyaman kerja dalam tim. Pekerjaan yang dikerjakan bersama-sama umumnya akan memberikan hasil yang lebih maksimal. Selain pembagian tugas yang lebih merata, ada banyak ide yang muncul untuk diterapkan dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan. Berbagai gagasan tersebut akan menghasilkan inovasi yang membuat hasil pekerjaan menjadi berkualitas. Jika sudah begini, tujuan akhir bisa tercapai sesuai dengan harapan. 


Terpenting dalam  “teamwork” adalah dimana anggotanya  satu frekuensi, satu visi misi, jangan ada bottleneck , hilangkan virus  one man show dengan cara terus menjaga keterampilan berkomunikasi yang baik.  Tapi, Hidup tidak selalu lurus dan sesuai harapan. Dalam melakukan kerjasama di dalam sebuah tim tentunya tidak lepas dari  kendala. 


Salah satu kendala dengan berjalannya  waktu salah satu anggota ada yang menampilkanm kinerja yang  buruk; tidak bertanggung jawab, mencari orang lain untuk disalahkan, Tidak ada seorangpun yang senang bekerja dengan anggota teamwork yang buruk,  karena prosesnya menjadi tidak nyaman dan rumit. 

Terkadang waktu untuk memberikan kesempatan. Akan tetapi, 

Sebuah pepatah arab mengatakan:

 سُوْءُ الخُلُقِ يُعْدِي


“karakter yang  buruk cenderung lebih cepat menyebar dan ditiru oleh orang” 


Maksudnya adalah semacam virus yang dapat menulari anggota yang lain, Artinya mempertahankan pun tidak berhasil, maka siapkan  mental untuk membiarkan mereka pergi. 


Mia Fitriah Elkarimah 

el.karimah@gmail.com

Post a Comment

Previous Post Next Post