nusantaranews ~ “Siapa yang tau bencana itu kapan akan datang? manusia hanya bisa siap siaga sebelum terjadi bencana”, ucap Irwan Prayitno dihadapan Bupati/ Walikota se-Sumbar dan Kepala BPBD se-Sumbar pada saat acara Evaluasi Siaga Darurat Bencana dan Penyerahan Bantuan Kendaraan serta Peralatan BNPB, Rabu sore (24/12) di Auditorium Gubernuran.
 
Irwan Prayitno menyampaikan hal yang paling penting adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bencana yang terjadi disekitarnya.
 
“Selain mungkin juga karena sudah takdir, korban meninggal akibat bencana dan mereka memang tinggal didaerah rawan bencana itu, setidaknya apabila sudah menghindar dari daerah tersebut, mungkin kenyataan akan lebih aman dan hal buruk itu tidak akan terjadi”, kata IP. 
 
Gubernur juga menambahkan bahwa kewajiban pemerintah lah untuk mengimbau dan membantu masyarakat apabila memang terjadi bencana. Ini dibuktikan dengan Himbauan Gubernur bahwa Sumatera Barat mulai 1 November sampai dengan 31 Desember 2014 dalam keadaan siap siaga bencana. Hal ini didasarkan pada laporan BMKG yang mengatakan bahwa Sumbar memiliki curah hujan yang tinggi, sehingga akan berpotensi banjir dan longsor. Selain itu juga diberikan bantuan peralatan bencana yang diserahkan oleh BNPB ke Kab/Kota di Sumbar.
 
Pada Kesempatan yang sama Kepala BPBD Sumbar Yazid Fadhli menyampaikan sejak Bulan November dan Desember ini telah terjadi bencana longsor sebanyak 22 kali dengan korban 3 orang, bencana banjir 38 kali, korban meninggal 1 orang, 550 rumah terendam dan 20 Ha sawah terendam yang tersebar diseluruh kab/ Kota di Sumbar.
 
Yazid Fadhli menyampaikan salah satu tujuan salah satu tujuan pelaksaan kegiatan ini adalah mendukung kesiapan penanggulangan bencana di sumbar. “Bantuan yang akan diberikan adalah berupa alat dan perlengkapan penanggulangan bencana”, kata Kepala BNPB Sumbar tersebut.
 
Pada acara tersebut juga diserahkan 1 unit mobil rescue kepada Kota Payakumbuh, 1 unit mobil tangki air untuk Kab. Pessel, 1 unit mobil tangki air, 2 unit perahu PE (Polyethlene) dan mesin Perahu 9,8 PK untuk kab. Sijunjung, 1 unit mobil dapur umum untuk Kab. Solok, 1 unit mobil truk serbaguna untuk kab. Tanah Datar, 1 unit Speedboat PE untuk Kota Pariaman, 2 unit perahu PE dan mesin perahu 9,8 PK untuk  Kab. Agam, Kota Padang dan Kota Solok.
 
Provinsi Sumatera Barat juga menerima piagam penghargaan dari BNPB kategori Booth terbaik I dan juara II pada lomba pemetaan BPBD Prov/ Kab/ Kota pada acara Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana 2014 di Bengkulu, 13-15 Oktober 2014. fadhli