Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tradisi Ikan Larangan di Padang Tangah Payobada Berlangsung Semarak, Ketua DPRD Payakumbuh Wirman Putra Turun Langsung Dukung Kegiatan Masyarakat

Sunday, November 16, 2025 | Sunday, November 16, 2025 WIB Last Updated 2025-11-16T03:52:25Z

Nusantaranews.net, Payakumbuh — Tradisi ikan larangan kembali menjadi ajang pemersatu masyarakat di Kelurahan Padang Tangah Payobada, Kecamatan Payakumbuh Timur. Melalui kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun ini, warga menetapkan zona tertentu di aliran Sungai Talang sebagai area larangan menangkap ikan agar ekosistem sungai tetap terjaga dan populasi ikan dapat berkembang dengan baik.


Pada Minggu (16/11), pemuda Kelurahan Padang Tangah Payobada menggelar lomba mancing ikan larangan di Sungai Talang. Sejak pukul 07.30 WIB, ratusan peserta dari berbagai daerah sudah memadati lokasi, menciptakan suasana meriah di sepanjang bantaran sungai.


Ketua panitia, Hendri Agustomi, mengatakan ikan larangan tersebut telah ditebar sejak enam bulan lalu bersamaan dengan masa tanam padi masyarakat sekitar. “Jenis ikan yang kita masukkan terdiri dari ikan emas, nila, paweh (nilem), dan lele. Alhamdulillah, antusias para pemancing sangat tinggi, bahkan banyak yang sudah mendaftar jauh hari sebelumnya,” ujarnya.


Tomi menambahkan, seluruh pemasukan dari pendaftaran peserta nantinya akan disalurkan untuk anak yatim di Kelurahan Padang Tangah Payobada. “Ini bukan hanya soal lomba, tapi juga berbagi.”


Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra Dt Mantiko Alam, yang datang atas undangan panitia dan masyarakat. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi upaya masyarakat yang telah menjaga kelestarian Sungai Talang melalui tradisi ikan larangan.


“Tradisi ini mengajarkan pentingnya merawat lingkungan dan menjaga sumber daya alam. Masyarakat di sini telah menunjukkan contoh yang sangat baik,” ujar Wirman Putra.


Di sela kunjungannya, warga juga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan betonisasi sepanjang pinggiran Sungai Talang yang kerap mengalami kerusakan saat musim hujan.


“Kalau debit air naik, kami cemas karena tebing sungai bisa runtuh dan mengancam lahan persawahan,” ungkap salah seorang warga.


Menanggapi hal tersebut, Wirman Putra berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi tersebut di DPRD.


“Kita sudah mendengar langsung kebutuhan masyarakat Padang Tangah Payobada. Insya Allah, hal ini akan kita bahas dan perjuangkan dalam pembahasan di DPRD,” tegas politisi Partai Golkar itu.


Kegiatan lomba mancing ikan larangan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wujud nyata kolaborasi masyarakat dalam menjaga alam sekaligus mempererat persaudaraan. (Rstp)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update