N3, Padang ~ Hari ini, Lurah Purus Fajri Rahmad Ersya, bersama dengan Dinas Kesehatan melalui tim puskesmas pembantu (Pustu) diwakili  Pembina Wilayah Pustu Purus yang akrab disapa Ria, mendatangi dan melihat kondisi anak-anak dan orang tua dari warga yang terkena penyakit kulit, akibat dampak dari hasil pembuangan limbah dari RM. Udang Kelong.

Kunjungan Fajri beserta rombongan, terlihat disambut warga dengan baik. Ia beserta rombongan dipersilahkan untuk masuk kedalam rumah, seraya melakukan dialog guna memecahkan persoalan yang dihadapi warga Purus. "ini merupakan tindaklanjut dari persoalan yang telah setahun lebih belum juga tuntas,: ucap Fajri.

Mudah-mudahan kedatangan kami ini, dapat memberikan kesejukan bagi warga dan menjadi langkah awal dalam menuntaskan persoalan terhadap korban limbah.

Pada hari sebelumnya ia juga telah telah terjun kelapangan bersama tim  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemko Padang, untuk mengecek dampak dari hasil buangan limbah RM Udang Kelong terhadap warga. 

Dari hasil tinjau lapangan, ternyata benar, Hasil pembuangan limbah yang berbelatung dari RM Udang Kelong tidak tersalurkan dengan benar, sehingga menggenangi rumah warga yang ada disekitar rumah makan tersebut. 

Hal ini sesuai dengan pemberitaan dari media www.nusantaranews.net pada Selasa (22/08) kemarin. Dimana telah hampir satu setengah tahun lamanya, Yeni Novita (42) bersama warga  lainnya di Jalan Samudra No 05, RT.03/ RW.03 Kelurahan Purus, mengalami penyakit gatal pada kulit, karena setiap hari mereka selalu menginjak genangan air limbah berbelatung dihalaman rumahnya.  

Dikarenakan tim DLH telah mendapatkan titik terang dari permasalahan limbah ini, maka dihimbau kepada warga untuk menenangkan diri dulu, sampa diperoleh keputusan yang bijak dari tim DLH Pemko Padang. ** Berita sebelumnya warga hidup digenangan limbah berbelatung........

 
Top