Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

+-Program Sapa Bedas dan Pagi Ceria Dorong Guru Berinovasi, Sejalan dengan Nilai Pendidikan Islam

Thursday, January 29, 2026 | Thursday, January 29, 2026 WIB Last Updated 2026-01-29T08:18:17Z

.




Oleh : Neneng Kulsum 

Seorang Guru SD



Komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung dalam membangun pendidikan bermutu kembali ditegaskan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi Program Sapa Bedas dan Pagi Ceria yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung di SDN Cicalengka 08, Kecamatan Cicalengka, Senin (12/01/2026).


Kegiatan ini mengusung tema “Sekolah Bermutu dari Guru Bermutu untuk Generasi Lebih Maju.” Program tersebut merupakan bagian dari upaya strategis Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dalam memastikan mutu layanan pendidikan dari jenjang sekolah dasar hingga menengah pertama, sekaligus membangun kedekatan emosional antara guru dan peserta didik serta menanamkan nilai kedisiplinan, nasionalisme, dan karakter positif.


Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Yusuf Salim, menegaskan bahwa lahirnya generasi unggul sangat ditentukan oleh kualitas guru dan ekosistem sekolah. Sekolah bermutu tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dibangun oleh guru-guru bermutu yang terus belajar, berinovasi, dan berkomitmen dalam menjalankan amanah pendidikan.


Melalui kegiatan monitoring Program Sapa Bedas dan Pagi Ceria, Dinas Pendidikan dapat menyerap aspirasi serta kebutuhan riil sekolah. Guru diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai kendala di lapangan, baik terkait sarana maupun prasarana, sehingga dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan kebijakan demi peningkatan kualitas serta pemerataan pelayanan pendidikan di Kabupaten Bandung.


Program ini juga sejalan dengan nilai-nilai pendidikan dalam Islam yang menempatkan guru sebagai teladan (uswah hasanah) dan pendidikan sebagai sarana membentuk insan berakhlak mulia. Dalam Islam, pendidikan tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembinaan akhlak, kedisiplinan, dan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.” Nilai inilah yang tercermin dalam pelaksanaan Sapa Bedas dan Pagi Ceria di lingkungan sekolah.

Pada dasarnya, program ini merupakan penguatan dari budaya Salam, Senyum, dan Sapa (S3) yang telah lama diterapkan di sekolah-sekolah.


 Program tersebut kemudian dimantapkan dengan kegiatan Pagi Ceria, Senam Anak Indonesia Hebat, serta penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, beribadah, berolahraga, rajin belajar, makan sehat dan bergizi, gemar bermasyarakat, serta istirahat yang cukup. Kebiasaan ini sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ibadah, kesehatan jasmani, dan kecerdasan akal.


Sapa Bedas sendiri merupakan akronim dari Bersih, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera, yang selaras dengan visi Kabupaten Bandung. Kegiatan penyambutan siswa di gerbang sekolah dengan senyum, sapa, dan salam menciptakan suasana sekolah yang ramah anak, religius, dan penuh kekeluargaan, sehingga peserta didik merasa aman dan nyaman berada di lingkungan sekolah.


Sementara itu, kegiatan Senam Ceria mengajak guru dan siswa untuk bergerak bersama guna meningkatkan kebugaran jasmani, membangun energi positif, serta menyiapkan kesiapan fisik dan mental sebelum mengikuti pembelajaran di kelas.

Diharapkan program unggulan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung ini dapat dilaksanakan secara konsisten, berkelanjutan, dan berkesinambungan, bukan sekadar menjadi kegiatan seremonial. Dengan demikian, program ini mampu melahirkan generasi Kabupaten Bandung yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berilmu, serta memiliki daya saing di tingkat nasional maupun global.


 Wallahu a‘lam bish-shawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update