Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Remaja Korban Bullying Semakin Membahayakan

Wednesday, November 26, 2025 | Wednesday, November 26, 2025 WIB Last Updated 2025-11-26T14:01:39Z

Oleh. Rahma

Untuk yang kesekian kalinya kasus bullying terjadi lagi. Pada Jumat, 31 Oktober 2025, Asrama putra Dayah ( Pesantren ) Babul Magfirah di kec. Kuta Baro Aceh Besar terbakar. Pihak kepolisian berhasil mengungkap bahwa pelaku pembakaran adalah salah satu santri yang masih di bawah umur, yang ternyata sering mengalami bullying dari beberapa temannya. Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolresta Banda Aceh, Kompes Pol Joko Heri Purwono saat konferensi pers di Meuligoe Rastra Sewakottama, Kumparan News, (06-11-2025).

Selanjutnya pada tanggal 7 Nopember 2025, terjadi aksi pengeboman di SMA Negeri 72 Jakarta yang menyebabkan korban luka sebanyak 96 orang, BBC News, ( 07-11-25 ).

Aksi Bullying kini semakin merajalela terjadi di berbagai daerah karena saat ini anak-anak mengalami krisis karakter yang rusak.

Bullying atau perundungan yang umum terjadi dilakukan dengan berbagai bentuk yakni :

-Bullying fisik

Bullying fisik bisa berupa tindakan memukul, mendorong, mencekik, menendang, dan tindakan kekerasan lainnya.

-Bullying Verbal

Bullying verbal dilakukan dengan cara menghina, mengancam atau ucapan yang membuat korban tidak nyaman.

-Bullying Cyber

Dilakukan di media sosial.

-Bullying Sosial 

Hal ini dilakukan dengan cara mengucilkan korban dari lingkungannya.

Dampak Bullying

Korban Bullying akan merasakan kesakitan fisik dan mengalami gangguan psikologis. Kepercayaan dirinya akan hilang sehingga sangat sulit untuk bersosialisasi. Sikap minder, trauma, merasa sendiri dan serba salah akan terus menyertai korban. Mirisnya berbagai rasa takut, sedih, trauma tersebut akan berdampak pada keinginan bagi korban untuk mengakhiri hidupnya atau membalas sakit hatinya dengan melakukan perbuatan yang bisa membahayakan pihak lain. 

Penyebab Bullying

Berbagai kasus bullying yang marak terjadi belakangan ini merupakan akibat berantai dari beberapa hal di lingkungan kita saat ini.

Sistem sekuler yang memisahkan agama dari   kehidupan telah membentuk generasi yang tidak beradab.

Pengaruh sosial media yang tidak difilter memperparah pelaku aksi bullying, bahkan bullying dijadikan candaan. Hal ini menunjukkan telah terjadi krisis adab dan hilangnya fungsi pendidikan.

Sosial media menjadi rujukan korban bullying untuk melakukan tindakan yang membahayakan nyawa orang lain sebagai pelampiasan kemarahan atau dendam.

Sistem pendidikan sekuler kapitalistik yang berfokus pada material telah gagal dalam membentuk kepribadian Islam. Kurikulum yang sering berubah dan minim penguatan akidah  akan membentuk generasi yang tidak punya karakter Islami.

Rusaknya generasi semakin diperparah karena anak-anak sangat kurang pendampingan dan pengawasan dari orang tua. Sistem kapitalisme membuat orang tua kekurangan bahkan kehabisan waktu Karena sibuk mencari materi.

Dampak buruk tersebut juga akibat negara belum maksimal dalam menjalankan perannya. Berbagai konten yang berdampak negatif bagi generasi bebas diakses oleh anak-anak. Kurangnya sosialisasi nilai moral dan agama juga menjadi pemicu rusaknya generasi.

Generasi Terbaik dalam Sistem Islam

Dalam masa kejayaannya, Islam telah melahirkan banyak generasi terbaik. Para pejuang hebat seperti Sultan Muhammad Al Fatih, Salahudin Al Ayyubi dan para ilmuwan seperti Ibnu Sina,  Al Khawarizmi serta masih banyak lagi generasi hebat lainnya.

Dalam Islam untuk mewujudkan generasi terbaik lingkungan keluarga mempunyai peran penting karena anak-anak harus dikuatkan aqidah Islamnya sehingga senantiasa terikat pada hukum syara.

Islam memiliki beberapa cara dalam mewujudkan  tujuan pendidikan yakni membentuk kepribadian Islam. Proses pendidikan dilakukan dengan cara pembinaan intensif, membentuk pola pikir dan pola sikap islami, tidak hanya fokus pada nilai materi, tapi juga nilai maknawi dan nilai ruhiyah. Kurikulum yang diajarkan harus berbasis aqidah Islam, sehingga menjadikan adab sebagai dasar pendidikan.

Dalam sistem Islam, Negara (khilafah) wajib menjadi penjamin utama pendidikan, pembinaan moral umat, dan perlindungan generasi dari kezaliman sosial. Negara akan menerapkan hukuman setimpal bagi pelaku sehingga ada efek jera.

Masalah Bullying akan bisa diselesaikan dengan tuntas jika Islam  diterapkan secara menyeluruh dalam setiap aspek kehidupan. Baik itu dalam ranah keluarga, sekolah maupun negara. Dengan begitu akan terwujud generasi yang tangguh dan cemerlang.

Wallaahu a'laam bisshawaab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update