Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

100 Penggalian di Bawah Masjid Al-Aqsa, Kok Bisa?

Saturday, November 15, 2025 | Saturday, November 15, 2025 WIB Last Updated 2025-11-15T16:58:45Z

 

Oleh: Umul Bariyah 

(Aktivis Muslimah)


Dilansir dari media online CNN Indonesia -- Israel diketahui tengah melakukan penggalian bawah tanah di sekitar Masjid Al-Aqsa. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan runtuhnya sebagian bangunan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.


Hal tersebut disampaikan oleh pemerintahan Yerusalem yang mengingatkan bahaya lebih lanjut dari penggalian yang dilakukan Israel.


Penasihat Kegubernuran Yerusalem Marouf Al-Rifai memperingatkan agar Israel tidak melanjutkan penggalian di sekitar Masjid Al Aqsa, utamanya penggalian terowongan yang menghubungkan beberapa situs bersejarah.


"Ini merupakan bagian dari rencana untuk merusak landmark bersejarah Islam, ini melanggar hukum Islam," ujar Al-Rifai kepada WAFA News Agency, Rabu (22/10).


Penggalian terowongan di sekitar Masjid Al Aqsa ini dilakukan oleh Israel sejak pendudukan tahun 1967, penggalian ini terbukti sudah mencapai 100 penggalian di bawah Masjid Al Aqsa. Terowongan terowongan ini menghubungkan Kota Daud, yang dulunya menjadi lorong jalur air bersih yang kemudian dikeringkan dan diubah menjadi terowongan, museum dan sinagoge.

 

Kebiadaban dan kejahatan zionis Israel tampak sangat nyata. Israel sengaja membangun lorong di bawah Masjid Al Aqsa tidak lain untuk meruntuhkan bangunan masjid. Penggalian dilakukan juga sebagai bagian dari rencana untuk merusak landmark bersejarah Islam. Runtuhnya bangunan Masjid Al Aqsa diharapkan bisa memuluskan kendali sepenuhnya terhadap masjid tersebut. Keji sekali maksud dari Israel ini.


Bagi kaum muslimin menjaga masjid Al Aqsa adalah suatu kewajiban, bahkan Rasulullah dalam hadistnya bayak menyampaikan hal itu. Masjid Al Aqsa dan bumi Syam adalah tanah yang diberkati. Masjid ini juga menjadi kota suci ketiga setelah Al Haram dan masjid Nabawi.


Keistimewaan Masjid Al Aqsa yang lain adalah menjadi kiblat pertama bagi umat Islam sebelum Ka' bah. Bangunan ini tidak hanya masjid, melainkan kompleks yang terdiri dari beberapa masjid termasuk Masjid Qibli dan Dome of the Rock.


Masjid Al Aqsa dikenal sebagai tempat peristirahatan nabi termasuk diantaranya Nabi Muhammad dan Nabi Sulaiman. Bahkan seorang ulama terkenal Imam Ghazali pernah tinggal di sana dan menulis karya agungnya.


Masjid Al Aqsa tak sekedar masjid biasa tapi menjadi simbol kekuatan dan peradaban sejarah Islam. Sudah sepatutnya kita sebagai kaum muslimin untuk menjaga dan memelihara keberadaannya layaknya penjagaan pada masa Khilafah terdahulu. Perebutan kembali masjid Al Aqsa dari genosida Israel hanya bisa dilakukan dengan jihad dan Khilafah.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update