Pencegahan Kejahatan Siber pada Anak: Butuh Perlindungan dan Peran Negara secara Sistemik

Pencegahan Kejahatan Siber pada Anak: Butuh Perlindungan dan Peran Negara secara Sistemik

Oleh Purwanti, S.Pd 

Guru BK SMPN di samarinda

 

Pendahuluan

Era digital telah membawa kemudahan dan kecepatan informasi yang luar biasa, namun di balik itu, ia juga membuka gerbang bagi ancaman-ancaman baru, salah satunya adalah kejahatan siber. Fenomena kejahatan siber yang menyasar anak-anak menjadi isu krusial yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Anak-anak, yang secara alami memiliki rasa ingin tahu tinggi dan kurangnya pemahaman akan risiko di dunia maya, menjadi kelompok yang sangat rentan baik sebagai korban maupun tanpa sadar menjadi pelaku kejahatan siber. Kondisi ini menuntut adanya upaya sistematis dan berkelanjutan untuk melindungi mereka.

Menyikapi urgensi tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Balikpapan mengambil langkah konkret dengan menggelar workshop. Workshop bertajuk Pemenuhan Hak Anak: Mencegah Terjadinya Cyber Crime pada Anak di Kota Balikpapan ini dirancang sebagai salah satu inisiatif preventif. Kegiatan ini berhasil menarik partisipasi ratusan pelajar dari berbagai jenjang sekolah di Balikpapan, menunjukkan antusiasme dan kebutuhan akan edukasi semacam ini. Latar belakang kegiatan ini juga sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kota Balikpapan untuk mewujudkan Balikpapan sebagai Kota Layak Anak (KLA), sebuah predikat yang mensyaratkan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang optimal bagi anak-anak, termasuk dari ancaman dunia maya.

Workshop ini tidak hanya sekadar memberikan informasi, tetapi juga bertujuan untuk membekali anak-anak dengan pemahaman mendalam tentang bahaya kejahatan siber, mengenali modus-modusnya, dan yang terpenting, mengajarkan strategi praktis untuk melindungi diri mereka sendiri. Namun, di tengah optimisme terhadap upaya ini, muncul pertanyaan reflektif: apakah workshop semata sudah cukup untuk membentengi anak dari kompleksitas kejahatan siber? Atau, apakah ada lapisan permasalahan yang lebih fundamental yang perlu diatasi, terutama terkait peran negara dan sistem yang melingkupi penggunaan teknologi digital?

Fakta Kejahatan Siber pada Anak

Fenomena kejahatan siber yang melibatkan anak-anak bukanlah isapan jempol belaka; ia adalah realitas yang mengkhawatirkan dengan spektrum yang luas. Anak-anak saat ini tumbuh dan berkembang dalam ekosistem digital yang sangat permisif, di mana akses terhadap internet dan perangkat pintar menjadi semakin mudah. Ironisnya, kemudahan akses ini tidak selalu diimbangi dengan edukasi yang memadai tentang risiko dan cara penggunaan yang aman. Akibatnya, mereka menjadi target empuk bagi para pelaku kejahatan siber yang licik.

Modus kejahatan siber yang mengintai anak-anak sangat beragam dan terus berkembang. Salah satu yang paling mengkhawatirkan adalah cyberbullying, di mana anak menjadi korban perundungan melalui platform digital. Bentuk lain yang juga marak adalah phishing dan penipuan online yang menargetkan informasi pribadi atau data keuangan. Lebih jauh lagi, ada ancaman serius seperti grooming atau pelecehan seksual online, di mana predator berupaya membangun hubungan emosional dengan anak untuk tujuan eksploitasi. Bahkan, kasus eksploitasi data pribadi dan penyebaran konten negatif yang melibatkan anak-anak sebagai subjeknya juga bukan hal baru. Dampak dari kejahatan-kejahatan ini bisa sangat merusak, mulai dari trauma psikologis, gangguan mental, hingga dampak sosial yang serius pada korban.


Penyebab utama dari kerentanan anak-anak ini adalah kombinasi dari beberapa faktor. Pertama, minimnya literasi digital yang komprehensif di kalangan anak-anak dan bahkan orang tua. Mereka mungkin mahir dalam menggunakan aplikasi, namun tidak memahami celah keamanan atau risiko berbagi informasi pribadi. Kedua, kurangnya pengawasan yang efektif dari pihak orang tua dan sekolah.  Di tengah kesibukan, banyak orang tua yang kesulitan untuk terus memantau  aktivitas digital anak-anak mereka. Ketiga, liberalisasi digital yang tidak terkendali, di mana konten-konten negatif dan berbahaya mudah diakses tanpa filter yang memadai. Keempat, teknologi yang terus berkembang, membuat para pelaku kejahatan siber juga semakin canggih dalam melancarkan aksinya.

Dalam konteks ini, upaya yang dilakukan oleh DP3AKB Balikpapan melalui workshop Pemenuhan Hak Anak adalah langkah preventif yang patut diapresiasi. Workshop ini bertujuan untuk membekali anak-anak dengan pengetahuan dasar mengenai bahaya siber, cara mengenali tanda-tanda kejahatan siber, serta langkah-langkah pertahanan diri. Ini adalah upaya untuk membangun kesadaran dini dan memperkuat benteng pertama pertahanan, yaitu diri anak itu sendiri. Namun, sebagaimana akan dibahas lebih lanjut, inisiatif ini, meskipun vital, hanyalah salah satu dari sekian banyak pilar yang diperlukan untuk menciptakan ekosistem digital yang aman bagi anak-anak.

Komitmen Pemerintah dan Keterbatasan Workshop

Langkah DP3AKB Balikpapan dalam menyelenggarakan workshop pencegahan kejahatan siber menunjukkan komitmen nyata pemerintah daerah dalam melindungi anak-anak. Sebagaimana disampaikan oleh Sekretaris DP3AKB Balikpapan, Nursyamsiarni Djufril Larose, kegiatan ini merupakan bagian integral dari program prioritas Wali Kota Balikpapan yang menitikberatkan pada perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak. Komitmen ini juga menjadi bagian dari upaya serius Balikpapan untuk meraih dan mempertahankan status sebagai Kota Layak Anak (KLA), sebuah predikat yang mengharuskan adanya jaminan atas hak-hak dasar anak, termasuk hak untuk dilindungi dari kekerasan dan eksploitasi, baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Workshop semacam ini memang memiliki manfaat yang signifikan. Pertama, ia berfungsi sebagai platform edukasi langsung yang dapat menjangkau ratusan pelajar sekaligus, memberikan mereka pemahaman dasar tentang risiko siber. Kedua, ia meningkatkan kesadaran akan pentingnya privasi data dan keamanan daring. Ketiga, workshop dapat memicu diskusi antara anak-anak, orang tua, dan pendidik tentang praktik aman di internet. Keempat, kegiatan semacam ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah peduli dan proaktif dalam menghadapi isu kejahatan siber.

Namun demikian, penting untuk menyadari bahwa kontribusi workshop, meskipun berharga, memiliki keterbatasan inheren dalam menghadapi kompleksitas ancaman kejahatan siber. Pertama, efektivitas edukasi sangat bergantung pada tingkat pemahaman dan daya serap individu anak. Tidak semua anak akan langsung menginternalisasi dan menerapkan semua materi yang disampaikan. Pemahaman teoritis seringkali berbeda dengan implementasi praktis di lapangan, terutama ketika dihadapkan pada godaan atau ancaman yang persuasif.

Kedua, workshop lebih banyak bersifat memberikan informasi dan peningkatan kesadaran, namun kurang menyentuh akar masalah sistemik. Kejahatan siber tidak hanya terjadi karena korban tidak tahu, tetapi juga karena adanya pelaku yang tidak jera dan sistem yang belum mampu membentengi secara maksimal. Tanpa adanya sistem pengawasan yang ketat dan mekanisme penegakan hukum yang kuat, pelaku kejahatan siber akan terus beroperasi. Workshop tidak bisa memberikan efek jera pada pelaku, melainkan hanya meningkatkan kewaspadaan pada calon korban.


Ketiga, keterbatasan sumber daya dan keberlanjutan program. Workshop seringkali bersifat insidental atau periodik. Sementara ancaman siber terus berevolusi setiap hari. Apakah satu atau dua kali workshop sudah cukup untuk membekali anak seumur hidupnya? Dibutuhkan program edukasi yang berkelanjutan dan terintegrasi dalam kurikulum pendidikan formal maupun non-formal.

Keempat, ada bahaya "liberalisasi yang marak". Analisis yang diberikan menyebutkan bahwa anak menjadi korban atau pelaku kejahatan siber karena "liberalisasi yang marak". Ini merujuk pada kebebasan akses informasi dan konten tanpa batas di internet, yang seringkali tidak difilter.

Workshop edukasi tidak secara langsung mengatasi masalah liberalisasi ini. Ia hanya mengajarkan anak untuk berhati-hati di tengah liberalisasi, bukan menghilangkan atau membatasi liberalisasi itu sendiri.

Dengan demikian, meskipun workshop adalah langkah awal yang baik, ia tidak bisa menjadi satu-satunya solusi atau tumpuan utama dalam mencegah kejahatan siber pada anak. Komitmen pemerintah harus diterjemahkan ke dalam strategi yang lebih komprehensif, melibatkan aspek regulasi, penegakan hukum, dan pembentukan ekosistem digital yang lebih aman secara sistemik.

Negara Abai dalam membentengi Anak dari kejahatan Siber 

Analisis kritis yang disajikan menegaskan bahwa komitmen melindungi anak dari kejahatan siber "tidak cukup dengan workshop." Pernyataan ini sangat relevan dan menyentuh inti permasalahan. Kejahatan siber pada anak bukan hanya masalah individu yang kurang berhati-hati, tetapi merupakan cerminan dari kegagalan sistemik yang lebih besar, di mana "negara berlepas tangan dalam membentengi anak dari kejahatan siber." Perspektif ini menuntut evaluasi mendalam terhadap peran dan tanggung jawab negara dalam memastikan keamanan digital bagi warganya, khususnya anak-anak.

Pertama dan yang paling fundamental, tanggung jawab utama ada pada negara, bukan dialihkan kepada yang lain. Negara memiliki mandat untuk melindungi seluruh warganya, termasuk anak-anak, dari segala bentuk ancaman. Dalam konteks kejahatan siber, ini berarti negara harus menjadi arsitek dan pelaksana utama dari sebuah sistem perlindungan yang kuat dan terintegrasi. Sistem ini tidak hanya mencakup aspek edukasi, tetapi juga legislasi, penegakan hukum, dan infrastruktur keamanan siber.

Poin krusial selanjutnya adalah tidak cukup hanya edukasi untuk menuntaskan kejahatan siber, tanpa ada sistem khususnya sistem sanksi yang membuat jera. Edukasi meningkatkan kesadaran korban potensial, tetapi tidak menekan laju pelaku. Para pelaku kejahatan siber seringkali beroperasi dengan impunitas karena lemahnya penegakan hukum, kurangnya regulasi yang memadai, atau kesulitan dalam melacak dan mengidentifikasi mereka di dunia maya. Oleh karena itu, negara harus memperkuat aparat penegak hukum dengan sumber daya, pelatihan, dan teknologi yang diperlukan untuk menyelidiki, menangkap, dan menuntut pelaku kejahatan siber secara efektif. Penerapan sanksi yang tegas dan konsisten akan menciptakan efek jera yang sangat dibutuhkan.

Selain penegakan hukum, negara juga perlu memainkan peran aktif dalam pengaturan dan pengawasan konten digital. Ini mencakup pembentukan regulasi yang jelas tentang batasan konten yang boleh diakses anak-anak, serta mekanisme untuk memblokir atau menindak penyedia konten ilegal. Meskipun tantangan dalam mengatur internet sangat besar karena sifatnya yang global dan desentralistik, negara tidak bisa absen sama sekali. Peran serta dalam forum internasional untuk mengatur konten dan kerja sama lintas negara dalam penegakan hukum siber menjadi penting.


Terakhir, analisis ini juga menyoroti bahaya "Cybercrime dengan menjadikan anak sebagai ikon garda terdepan tak akan mampu menanggulangi atau mengurangi kejahatan siber." Ini adalah kritik terhadap pendekatan yang cenderung membebankan tanggung jawab keamanan siber kepada anak-anak itu sendiri, seolah-olah jika anak-anak lebih pintar dan berhati-hati, masalah akan selesai. Ini adalah pembalikan tanggung jawab. Anak-anak adalah pihak yang dilindungi, bukan pelindung. Tanggung jawab utama untuk menciptakan lingkungan digital yang aman bagi mereka tetap berada di tangan negara yang harus menyediakan kerangka perlindungan yang kokoh, bukan hanya mengandalkan inisiatif kesadaran dari bawah.

Dengan demikian, keberhasilan dalam menanggulangi kejahatan siber pada anak tidak hanya terletak pada seberapa banyak workshop yang diselenggarakan, melainkan pada seberapa kuat dan komprehensif sistem perlindungan yang dibangun oleh negara. Ini mencakup regulasi yang jelas, penegakan hukum yang efektif, pengawasan yang proaktif, serta dukungan bagi keluarga dan institusi pendidikan dalam membimbing anak-anak di era digital.

Perspektif Islam dalam Melindungi Anak dari Kejahatan Siber

Dalam pandangan Islam, perlindungan terhadap anak merupakan sebuah amanah agung yang harus diemban oleh individu, keluarga, masyarakat, dan negara. Anak-anak dianggap sebagai karunia dari Allah SWT yang harus dijaga dan dididik dengan sebaik-baiknya agar tumbuh menjadi generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi umat. Maraknya kejahatan digital yang menjadikan remaja sebagai pelaku atau korban, sebagaimana disinggung dalam analisis, dapat dikaitkan dengan "jauhnya Islam dari kehidupan." Ini mengindikasikan bahwa ketika nilai-nilai dan ajaran Islam tidak lagi menjadi pedoman utama dalam masyarakat, berbagai bentuk kerusakan, termasuk kejahatan siber, akan mudah merajalela.

Islam, dengan prinsip-prinsip syariahnya yang komprehensif, menawarkan solusi fundamental untuk membentengi anak dari segala bentuk kejahatan, termasuk yang terjadi di dunia digital. Jika Islam diterapkan secara kaffah (menyeluruh) dalam sistem kehidupan, maka perlindungan anak akan terjamin secara sistemik, bukan hanya sporadis. Beberapa poin penting dari perspektif Islam:

Pertama, pendidikan akhlak dan iman sejak dini sesuai aqidah islam. Islam sangat menekankan pentingnya pendidikan karakter dan keimanan sejak usia dini. Anak-anak yang dibekali dengan pemahaman agama yang kuat, kesadaran akan halal dan haram, serta pahala dan dosa, akan memiliki benteng moral yang kokoh. Mereka akan cenderung menghindari konten atau perilaku yang dilarang agama, baik sebagai pelaku maupun sebagai penyebar. Konsep muraqabatullah (merasa diawasi oleh Allah) akan menumbuhkan kesadaran diri untuk selalu berbuat baik dan menjauhi keburukan, bahkan di ruang privat digital sekalipun.

Kedua, peran keluarga sebagai inti pendidikan. Dalam Islam, keluarga adalah madrasah (sekolah) pertama dan utama bagi anak. Orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk membimbing, mengawasi, dan mendidik anak-anak dalam menggunakan teknologi digital. Hal ini mencakup memberikan pemahaman tentang bahaya, menetapkan batasan yang jelas, serta menjadi teladan dalam penggunaan internet yang bijak. Kewajiban orang tua untuk melindungi anak dari segala mafsadat (kerusakan) tidak hanya terbatas pada fisik, tetapi juga mental dan spiritual.

Ketiga, tanggung jawab negara dalam mengawasi media dan teknologi. Sistem Islam yang sejati menempatkan negara sebagai penanggung jawab utama dalam menjaga kemaslahatan umat. Ini termasuk pengawasan terhadap media massa dan teknologi informasi. Negara Islam akan memastikan bahwa media digital tidak menjadi sarana penyebaran fahisyah (kekejian), munkar (kemungkaran), atau konten yang merusak moral dan akidah umat, khususnya anak-anak. Ada mekanisme sensor dan filter yang ketat untuk mencegah masuknya konten-konten berbahaya. Media digital harus tunduk pada etika Islam dan diatur agar berfungsi sebagai sarana edukasi, dakwah, dan informasi yang bermanfaat.


Keempat, pemanfaatan teknologi untuk keberkahan, edukasi, dan meluaskan dakwah. Dalam Islam, teknologi bukanlah sesuatu yang inherently buruk. Justru, teknologi dapat menjadi sarana yang luar biasa untuk menyebarkan kebaikan. Dengan support sistem Islam, teknologi digital akan diarahkan untuk mendukung aktivitas yang membawa keberkahan, seperti pembelajaran Al-Qur'an dan Hadis, penyebaran ilmu pengetahuan yang bermanfaat, platform untuk dakwah, serta media untuk mempererat silaturahmi. Anak-anak tidak hanya dilindungi dari kejahatan siber, tetapi juga diajak untuk memanfaatkan teknologi secara positif dan konstruktif sesuai ajaran Islam.

Kelima, sistem sanksi yang tegas. Islam memiliki sistem hukum (hudud dan ta'zir) yang jelas dan tegas untuk pelaku kejahatan. Jika diterapkan, sistem ini akan memberikan efek jera yang kuat bagi siapa pun yang berniat melakukan kejahatan, termasuk kejahatan siber. Tidak ada tempat bagi impunitas dalam sistem Islam. Keadilan ditegakkan untuk melindungi hak-hak individu dan masyarakat.

Dengan demikian, jika Islam diterapkan secara menyeluruh (kafah) dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat, anak-anak akan terlindungi secara paripurna dari kejahatan apa pun, termasuk yang terjadi di dunia digital. Media digital akan diawasi secara ketat oleh negara, memastikan bahwa teknologi tidak disalahgunakan untuk merusak, melainkan untuk membangun generasi yang unggul dan berkah. Ini adalah visi perlindungan anak yang komprehensif, jauh melampaui sekadar edukasi parsial.


Khatimah

Sistem kehidupan sekuler kapitalisme telah menjadi pangkal kian maraknya kejahatan siber. Sistem kufur ini telah menempatkan negara sebagai pihak yang tidak berdaya dalam menangkal kejahatan ini. Bahkan, negara saat ini secara tidak langsung turut menyuburkannya dengan membiarkan sistem sekuler kapitalisme sebagai fondasi tata kelola pemerintahannya.

Sungguh, hanya sistem Islam (Khilafah) yang dapat menyelesaikan persoalan demikian serta akan memastikan teknologi siber bermanfaat bagi peradaban umat manusia.

Wallahualam bi showab

COMMENTS

Name

.,2,.JawaTengah,136,.Magelang,59,' KPU,1,@Menhanprabowo,2,@Panglimainggris,1,#,1,# Mieinstan,1,#ABC,1,#AXI,1,#Bakamla,1,#BenzPatentMotorwagen,1,#Beras,1,#Berita,8,#Bermaingame,2,#Bermainhp,1,#bioLytical,1,#Bully,1,#cafebangtakir,1,#Cerbung,4,#Cerpen,3,#Departemenpertanian,1,#Dubai,1,#EAACI,2,#Eksekusi,1,#Firaun Menes,1,#Freeport,1,#Gadget,2,#ganas,1,#Gen Z,2,#Genz,1,#Gisel,2,#GLOBE NEWSWIRE,1,#GP Anshor,1,#hut,7,#IHHHealthcare,1,#IKN,1,#Inovasidantren,1,#Internasinal,2,#Internasional,20,#JNE,1,#Judionline,4,#kapolres pringsewu,1,#KarlBenz,1,#Kesehatan,18,#Kessehatan,1,#Kongo,1,#Kotapayakumbuh,6,#KPM,1,#Krisispangan,1,#Lakalantas,1,#Lamborghini,1,#Lampung,7,#Mafiatanah,1,#Maroko,1,#Masri,1,#Menhan,2,#Miras,1,#Mitigasibencana,1,#MTQ,1,#Nanapinkcafe,1,#Narmer,1,#Nikahdini,1,#nkrihargamati,1,#O2SN,2,#Olahraga,6,#Onlinesexualexploitation,1,#Opal Lee,1,#Opini,806,#OTC Markets Group Inc,1,#Otomotif,5,#Padang,28,#Padangpanjang,1,#Pancasila,2,#Panglimatni,1,#Payakumbuh,16,#PBB,1,#PBHPeradi,1,#PBTEs,1,#Pekon,1,#Pelayananhaji,1,#Pelemahanhukum,2,#pemuda,1,#Pemudapancasila,1,#Perempuan,2,#Pergaulanbebas,1,#Perkindo,1,#Pernikahandini,1,#Polri,66,#porprov sumbar 2016 terbaru,2,#Prabowo,1,#Pringsewu,2,#Profile,1,#Qatar,1,#Radangtelinga,1,#Renang,3,#Rumahmahal,1,#Samsung,1,#Sejarah,1,#SMPN4Padang,2,#solusiIslam,1,#Tapera,6,#Teknologi,11,#TNI,126,#tnikuatrakyatbermartabat,1,#tnipatriotnkri,1,#tniprima,1,#UKT,6,#UKTMahal,2,#UUPenyiaran,1,#Valeuraenergy,1,#WadzPay,1,#YayasanCempaka,1,0pini,8,2,1,50 Kota,1,50Kota,872,Aborsi Buah Dari Gaya Hidup Permisif,1,aceh,950,Adat dan Budaya,5,Advetorial,9,Ag,1,Agam,528,agama,18,Ahmad khadafi,1,Air bersih,1,Akibat Pendidikan Sekuler yang Diterapkan!,1,akses jalan,2,Akses Jalan Lintas Padang-Pesisir Selatan Lumpuh Total,1,Akses Pupuk Sulit di Negara Elit,1,aksi damai,2,aksi demo,1,Al Qur'an,1,alutsista,3,Ambon,10,AMK,121,Anak Durhaka Turbulensi Generasi,1,anak yatim,1,aneh,1,Angin kencang,1,Anniversary,1,Anti Korupsi,1,Apakah Gas Elpiji Hanya Untuk Rakyat Miskin?,1,armed,10,Artikel,72,As-Saabiquunal Awwaluun,1,audit,1,Babel,7,BABINSA,3,Badan Amil Zakat Nasional,1,Badan Penanggulangan Bencana Daerah,1,Badminton Unik,1,Bakamla,15,baksos,2,bakti sosial,6,Bali,18,Balikpapan,9,Bamus,1,Bandar Lampung,84,Bandara,1,bandung,146,Bangkalan,2,Banjar,1,banjir,30,bank,55,Bank BRI,3,Bank BTN,1,Bank Indonesia,8,Bank Nagari,85,Bank Nagari Raih Penghargaan "Sangat Prima" dalam Best Bank Performance MSMEs Loans Award 2024,1,banten,11,bantuan,1,banwaslu,1,banyumas,1,banyuwangi,2,Bapak Asuh,1,Bapak Asuh Anak Stunting,1,Barabai,6,Barcelona,5,batam,5,Batik Gambir,1,Batu Sangkar,4,Batusangkar,18,Bau Bau,4,bawaslu,2,Bayar pajak kendaraan,1,baznas,6,Baznas pasaman,16,BBKSDA,1,bbm,1,BBVA,1,beasiswa,1,Beasiswa SPM,1,Bedah Rumah,1,BEI,1,bekasi,5,Bela Negara,4,Benarkah Jaminan Sejahtera?,1,Benarkah Kesetaraan Gender Aman Bagi Perempuan?,1,bencana,26,Bencana alam,2,bengkalis,13,bengkayang,1,Bengkulu,4,Beny Utama,1,Bergembira Menyambut Kelahiran Nabi Benarkah Kita Tulus Mencintai Nya,1,beri pelayanan terbaik,1,berita,1751,Berita daerah,3,Berita Internasional,6,Berita Kampus,149,Berita Nasional,435,Berita Otomotif,3,Berita Teknologi,7,berita tni,393,Bernas,2,Besar,1,biak,2,BIAYA POLITIK MAHAL,1,bim,1,Bima,1,Bima Suci,1,Bimbingan Teknis,1,Bimtek,1,BIN,1,BIN Pasaman,5,binsos,1,bintal,1,Bintara,1,Bintara TNI,1,Biro Malang,1,birokrasi,1,bisnis,1,BKD,1,bkkbn,1,bkow,1,Blibli,1,Blitar,9,BLT,1,bni,2,BNK,2,BNN,12,BNNP,2,bnpb,4,boas solosa,1,bogor,29,Bojonegoro,1,bola,5,Bondowoso,2,Bonsai,2,bontang,2,boyolali,3,bpbd,36,BPBD Agam,1,Bpbd Kaltim,1,BPBD Padang,4,BPBD Pasaman,1,BPBD Sumbar,2,BPD Kaltim,1,BPJN,1,BPJN Sumbar Mulai Tangani Longsoran di Bukit Lampu,1,BPJS,1,BPJS Ketegakerjaan Pasaman,2,BPK,1,bpom,1,BPPW,8,BPPW Sumbar,2,Brasil,1,bri,8,Brownies,1,Buat Apel,1,Buat Lemon,1,Budaya,12,budidaya,1,bukalapak,1,bukalapak.com,1,Bukan Hanya Suara yang Dibutuhkan Paletina,1,Bukan untuk Para Oligarki,1,bukit gado-gado,1,bukit nobita,1,Bukittinggi,58,bukittingi,3,buku nikah palsu,1,Buletin,1,bulittinggi,1,Bulu Tangkis,1,bulutangkis,1,bumd,1,BUMN,2,bundesliga,1,bung hatta,1,bunga,2,Bupati Pati,2,Buruh,2,business,1,Butuh Dukungan Penuh Stake Holder,1,buwas,1,buya,1,buya naik sedang,1,BVB Dortmund,1,BWS V,9,BWSS V,9,cahaya,1,calo,1,camat,1,camat padang utara,1,capil,1,Catatan,2,celoteh,1,Cerbung,27,cerita,1,cerita asal,30,cerita lepas,7,cerita minang,1,cerpen,107,Chelsea,1,Chelsea Fc,1,chile,1,china,2,cianjur,1,cilacap,3,cilegon,3,cimahi,3,CINTA NABI SAW DENGAN SEPENUH HATI,1,Cisacaruas,1,coklat,1,Corona,1,Covid 19 Pasaman,5,covid-19,8,Covid19 pasaman,4,cr7,1,cristiano ronaldo,2,csr pln,1,cta,1,Curahan Hati,1,Daerah,15,dahlan iskan,3,Dakwah,3,dan stroke,1,dana aspirasi,1,Dana Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia (YPKMI) Tidak Bisa Dicairkan Bank BRI,1,dance,1,Dandim,1,danlantamal,1,Dapur Redaksi,1,dasawisma,1,DAVIP MALDIAN,1,Davip Maldian Pencipta Lagu TNI,1,Dayak,1,dayung palinggam,1,DBHCHT,1,dedi henidal,1,Dekranasda,1,Deli,2,Deli Serdang,3,Demak,554,Demak nasional,3,demo,4,demokrasi,1,demplot kodim 0312,1,DENGAN SISTEM PEREKONOMIAN ISLAM.,1,Denjaka,1,denpasar,1,denpom,1,densus 88,1,Depok,24,derby della madoninna,1,derby milan,1,desitinasi wisata,2,dewan pers,4,DFB Pokal,1,Dharma Pertiwi,3,Dharmaraja,1,Dharmasraya,26,difabel,1,Digitalisasi,1,Diklapaif,1,dikti,1,Diktisaintek,1,Din Minimi,1,Dinas Damkar Kota Padang,2,dinas kelautan dan perikanan,1,dinas kesehatan,8,dinas pendidikan,6,Dinas Pendidikan kota padang,2,dinas perikan dan perikanan,1,Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,1,Dinas Sosial,1,Dinas sosial kaltim,1,Dinas Sosial Sumbar,2,dinsos,1,dinsos sumbar,3,dinsosnaker,2,Diplomasi,1,dirjen,1,disbudpar,2,dishub kota padang,1,Diskominfo 50 Kota,1,Diskominfo Sumbar,1,diskusi,1,disnas perkebunan sumbar,1,Dispenal,6,DISPERINDAG,1,disperindagtamben,1,dispora,7,dispora padang,1,Divisi 2,1,DIY,1,DJP,2,DKK Kota Padang,2,DKM,1,DKP,1,Doa bersama,3,Dongeng,1,Donor,4,donor darah,5,DP3AP2KB Kota Payakumbuh Gelar Rakor Bersama Gugus Tugas Kota Layak Anak 2024,1,DPD PAN,1,DPKA,1,DPO pembunuhan gadis penjual goreng,1,dpr aceh,3,dpr ri,4,DPR-RI,5,dprd,1053,dprd jabar,2,DPRD Kab.Agam,1,DPRD kabupaten bengkulu,1,dprd kaltim,4,dprd kota,7,DPRD Kota Padang,18,DPRD Kota Payakumbuh,105,dprd lasqi,1,DPRD Padang,18,DPRD Pasaman,162,DPRD Payakumbuh,201,DPRD PBD,1,Dprd prov,1,DPRD Provinsi Sumatra Barat,4,DPRD Rejang Lebong,1,dprd ri,1,DPRD Semarang,1,dprd sulsel,3,DPRD Sumbar,14,dprd sumut,1,DPRD Tanah Datar,2,Dprdpas,1,drawingsemifinalLC,1,Drone,1,drpd,5,drpd kota,1,duafa,1,Dubai,1,Dubes,1,Ducati,1,Dumai,3,dunia pendidikan,10,e-KTP,1,edukasi,34,ekkpd,1,ekonomi,27,ekonomi jabar,2,ekonomi. kasus,1,eksplore,1,emansipasi wanita,1,Emdes,178,emzalmi,1,english,39,Entikong,1,EPL,1,ERB,1,erisman,2,eropa,1,esport,1,euronext amsterdam ticker light,1,evakuasi,4,Event 10 Tahun Milad HOTS,1,Everest,1,expo,1,fadhli,1,fadhli zon,1,Fakta Mahalnya Biaya Politik Sistem Demokrasi,1,Fashion Show,1,Fasilitas,1,fauzi bahar,9,FC Barcelona,11,FC Bayern Munchen,5,FC Bayern Munich,1,Fc Byern Munchen,1,Fc Juventus,2,FC Porto,1,Fc Real Madrid,2,FCBI,10,feature,2,festival,3,festival kopi,1,FIFA,3,Fiji,1,filipina,3,Filupina,1,Financial,1,Fiskal,1,Fitur,1,Fiture,2,FKAN,1,FKAN Pauh IX,2,FKS,2,FMPK,1,fogging,2,Forikan Lima Puluh Kota,1,Forkabi,1,Forum Dialog,1,FPRB Pasaman,1,france,1,freddy budiman,1,fredi budiman,4,fwp,2,gagal ginjal kronik,1,Galeri Photo,3,galian c,1,gamelan,1,ganja,1,gardu listrik,1,Garuda Indonesia Taklukan Thailand,1,garut,1,Gatel,1,gedung sate bandung,1,gemerlap kembang api,1,Gempa Bumi,2,gempa Nepal,1,gerindra,1,Germas,1,Getafe,1,Ghatan Putra Nandani,1,gianyar,1,GKMI,1,Gmpp,1,Go green,1,goa petruk,1,goa semar,1,golf,1,Golkar,2,Golkar Pasaman,1,gor,2,gor haji agus salim,1,goresan pena Nurul Bariyah,1,Goresan tinta,1,Goresan Tinta Bidan Diny,1,Gorontalo,3,Gotong Royong dan Keceriaan,1,GOW Kota Padang,1,gowes,1,Grasstrack,1,Gresik,1,gubernur,9,Gubernur Ingatkan Aparat Pengamanan Natal,1,gubernur irwan buka seminar internasional teknologi,1,gubernur jabar,1,gubernur kaltim,2,gubernur sulsel,2,gubernur sumbar,7,guinness world records,1,Gunung Mas,2,guru,1,Haji,3,halim perdanakusuma,1,Halmahera,1,ham,1,hambalang,1,hardiknas,1,Hari Armada,1,hari buruh,1,Hari Ibu,1,Hari Ikan Nasional ke-10,1,Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79,1,hari kesehatan nasional,2,Hari Pahlawan,1,hari pers,1,Haris Azhar,10,harneli mahyeldi,1,hasil liga champion,2,hasil liga inggris,1,hasil pertadingan Juventus lawan Real madrid,1,hiburan,9,Hilangnya Naluri keibuan,1,HIV,1,hkg ke 44,1,HKN,1,hoax,1,Honda,2,hotel,1,hpn,1,htel savoy homann,1,HUKUM,85,hukum sumbar,2,hut,18,hut 70 bni,1,HUT Bhayangkara,1,HUT Golkar,1,HUT ke 12 Tahun,1,hut pdam ke 28,1,HUT Republik Indonesia ke-79,1,HUT RI,12,HUT TNI,14,HUT TNI AL,1,iain,1,ibu,1,ibu hamil,1,Idul adha,5,Idul Fitri,1,IKC Pasaman,1,ikm,3,IKN,4,IKOHI,1,ikps,1,Ikw,47,IKW RI,5,imam bonjol,1,Imbas Sampah Menggunung,1,imigrasi,2,IMP,1,imporsusu,1,In Pasaman,2,inacraft ke 18,1,indarung,1,indo barca,1,Indobarca,13,indobarca JCi fc,1,indonesesia,1,indonesia,24,Indonesia CSR Awards 2024,1,Indonesia Peringkat Pertama Judi Online Dunia,1,indramayu,6,inernasional,1,info kesehatan,9,informasi,1,inggris,2,Inilah Wajah Buruk Kapitalisme Sekuler Liberal,1,Inovasi,6,Inspektorat,1,inspirasi,5,Inspirasi Tanpa Batas Dari Jalan Nipah ke Pidie,1,Institut Teknologi Padang,3,Intan Jaya,1,internasional,262,intisari,3,IORA,1,IPB,1,ipdn,1,iran,1,irian,1,irman gusman,1,Ironi Kebijakan Pajak Rakyat VS Perusahaan,1,irwan prayitno,2,isis,1,iski,1,Islam,6,Islam Mampu Menciptakan Lingkungan Ramah Perempuan Dan Anak,1,ispa,1,iswan muchtar,1,it,1,italy,1,ITM,1,ITP,21,Iven Wisata,1,Iwo,1,jabar,218,Jabatan,1,jadwal pertandingan,1,jaga kesehatan,2,Jakarta,304,Jakarya,1,jakata,1,Jalan rusak,1,Jalan santai,1,jalasenastri,3,jambi,21,jambore,1,jamda,1,Jaminan Sosial,1,jateng,368,jati,1,jatim,142,Jatinangor,3,Jawa Barat,21,jawa tengah,19,Jawa Timur,93,Jawabarat,2,JawaTengah,31,jayapura,4,JCI,2,jembatan,6,jember,6,Jendral Gatot Nurmantyo,1,jepang,3,Jeritan Para Petani,1,Jerman,5,jessica kumala wongso,4,jkn,1,JMSI,1,JNE,10,JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2024,1,JNE Regional Padang Gelar Kopdar Bersama Media,1,job fair,1,Joey Alexander,1,jokjakarta,1,jokowi,2,Jombang,1,Jorge Lorenzo,1,Jose Mourinho,2,juara,1,Judi Online,1,Jumat sehat,1,junjung sportivitas,1,jurnalis,1,jurus,1,Juventus,3,Juventus Fc,2,ka,1,KAA,2,Kaalimantan,1,Kab.Solok,630,kabupaten bengkulu selatan,1,Kabupaten Landak,1,Kabupaten Limapuluh Kota,509,kabupaten solok,3,Kabupaten Tanah Datar,2,kada,1,kades,1,kadis pu,1,KAI,1,kajati,2,kajati sumbar,1,kaktim,1,kalimanan utara,6,kalimantan,43,kalimantan barat,12,Kalimantan Selatan,5,kalimantan timur,3,kalimantan utara,98,kalimatan utara,1,kalimtan utara,1,kalsel,27,kaltar,1,kaltara,135,kaltaran,1,kaltim,142,Kaltim Fokus Hilirasasi Industri,1,kaltura,1,kamang,1,Kampung Pancasila,2,kampung pondok,1,kampus,18,kan,3,kanker,1,kantor camat,2,kantor gubernur,1,kanwil depag sumbar,1,Kanwil pajak,1,kapal karam,1,kapal tenggelam,1,Kapitalis Sekulerisme Mengakibatkan Matinya Naluri Ibu,1,kapitalisme,1,kapolri,3,Kapuas,3,karang taruna,4,karawang,6,Karena Himpitan Ekonomi,1,karet,1,Karimun,25,karnaval,3,kartini,1,karya bakti,1,karyawan,1,Kasad,12,Kasal,6,KASAU,1,Kasus,486,kasus gardu listrik,1,Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Siswi SMP,1,kata bijak,1,katarak,2,kathmandu,1,kawasan bebas sampah,1,Kayong Utara,48,kayutanam,1,Keagamaan,3,keamana laut,1,keamanan,1,kebakaran,12,kebersihan,5,kebijakan banci,1,kebijakan pribadi,1,Kebocoran Pajak,1,Kebudayaan,8,kecamatan,1,kecamatan nanggalo,1,kecamatan padang barat,1,kecelakaan,3,Kecelakaan Laut,12,Kediri,2,kedokteran,1,kehumas lebih baik,1,Kejagung,4,Kejagung RI,2,Kejahatan "Anak" Makin Menjadi Akibat Pornografi,1,Kejaksaan Agung RI,5,Kejari Agam,1,Kejari Padang,1,Kejari Pasaman,1,Kejari Solsel,1,kejati,1,Kejati Sumbar,10,kekayaan buah tropis nusantara mendunia,1,Kekerasan Seksual Tak Pernah Padam,1,kekerasan terhadap wartawan,1,kekeringan,3,kelautan,1,kelautan dan perikanan,2,kelompok santoso,1,kelompok tani,1,keluarga,4,kelurahan,1,kelurahan kampung pondok,1,kelurahan ujung tombak pembangunan bangsa,1,kemanusiaan,2,kematian Angeline,1,Kembalikan Fungsi Parpol untuk Aspirasi Rakyat,1,Kembalikan Kedaulatan SDA dengan Penerapan Islam Kaffah,1,kemenag,79,Kemenag RI,5,Kemenega,1,kemenhan,2,kemenkes,1,kemenkominfo,1,kemenkumham,2,Kemenkumham RI,1,Kemenlu,1,Kemenperin,254,Kemenperin nasional,2,kemenpora,1,Kemenprin,1,Kemenristek,1,kemensos,4,kementerian,3,Kementerian Agama RI,3,Kementerian Keuangan,1,Kementerian Komdigi,1,Kementerian Kominfo RI,1,kementerian Pariwisata,1,Kementerian Pendidikan RI,2,Kementerian Sosial,2,Kementerian Sosial RI,1,kementrian,1,kementrian ketenagakerjaan,1,kementrian luar negri,1,kementrian pendidikan,2,Kendari,3,Kenperin,1,kenyaman atlit lebih baik,1,Kep.,1,Kep.mentawai,10,kepala,1,kepala dinas kehutanan kaltim,1,kepala kantor penghubung sumbar,1,kepemimpinanIslam,1,kepri,4,Kepulauan Bangka Belitung,1,keracunan,1,Kerapatan Adat Nagari,1,kereta api,3,kerinci,2,kesehatan,162,Kesehatan DBD,1,Keselamatan,2,kesenian,10,kesetrum,1,Ketahanan pangan,4,ketenagakerjaan,1,ketua dprd padang,1,ketua dprd sijunjung garap isteri sopir,1,ketua komisi syamsul bahri,1,ketua umum komisi penyiaran informasi,1,khilafah,1,khofifah,1,kim jong-un,1,kirab budaya,1,Kisah,2,Kisah Nabi,2,kkn,4,Klaten,7,KLB,1,Klungkung,2,Koarmada,38,koarmada II,6,Koarmada III,188,Kodam,774,Kodam IV/Dip,1,Kodam XII,2,kodim,2,Kodim 0306/50 Kota,1,Kodim 0311,6,Kodim 0311 pessel,33,Kodim 0311/Pessel,37,Kodim 0430 Banyuasin,1,Kodim 0731,1,Kodim pasaman,1,kodim se indonesia,1,Koharmatau,44,Kolaborasi Pertamina dan LKKPN,1,kolam,1,kolinlamil,1,Koltim,1,komandan korem,1,Komitmen,1,komnas HAM,3,komodo,1,Kompetisi,1,kompetisi tingkat dunia,1,Komunitas,8,Konawe,3,kondom,1,Konferensi Pariwisata PBB 2024: Perempuan Berdaya,1,kongres IV PDI-P,1,koni,3,Koni Pasaman,1,kontingen pwi,1,kontraproduktif,1,Kontras,9,Kontroversi tes perawan dua jari,1,kopaska,4,kopassus,3,koperasi,1,kopi arabica,1,kopi beracun,5,kopi sianida,1,korban kekerasan mesti dilayani dengan baik,1,korea utara,1,korem,5,Korem 071,1,Korem 073,6,Korem 151,1,korpri,2,Korupsi,18,korupsi gardu listrik,1,korupsi. KPK,1,koruptor,1,kostra,1,kostrad,150,kostrak,1,Kota Batu,1,kota padang,107,Kota Pariaman,15,Kota Payakumbuh,1165,Kota Serang,2,Kota Solok,1,Kota Tangerang,1,kotasolok,2,kotrad,2,Kowal,1,KPAI,1,kpi,12,kpk,16,KPPN,1,kpu,9,KPU Kota Payakumbuh,1,KPU Limapuluh Kota,1,KPU Padang,1,KPU Psm,26,kreatifitas,1,KRI,20,KRI Nanggala,1,kriminal,28,Kriminalitas,1,Krisis,1,KSHARC,1,KSPI,1,KTT,1,kudus,4,Kuliner,42,kumpulan berita porprov sumbar,1,Kumpulan saiyo,1,kunci sukses menang pertandingan,1,kuningan,1,Kunjungan,1,kunker,1,Kupang,2,kurban,3,kutai,1,KY,1,l,1,La LIga,4,laka laut,1,Laksusnews,1,Lamongan,33,Lamoung,7,lampu,1,Lampu g,1,lampung,301,Lampung Peristiwa,2,Lampung pristiwa,5,Lampunh,1,Langkat,1,langsung,1,Lansia,3,lantamal,2,lanud,3,Lanud Adi Sumarmo,6,lapas,4,Lapas Suliki,1,lari,1,Latgab,1,latihan,10,Lazio,2,Lebak,13,lebaran,5,led,1,Leg I liga Champoins,1,Leg pertama semifinal Liga Champion,1,leg pertama semifinal liga champions 2015,1,Legenda,1,lelang resmikan,1,lembaga layanan,1,lembang,1,Lewotobi,1,lgbt,1,liga champion,3,liga champions,14,liga eropa,1,liga indonesia,2,Liga Inggris,9,Liga Spanyol,7,light beyond ilumination,1,liliana natsir,1,Limapuluh Kota,242,limapuluhkota,14,Limosin Aurus Senat,1,lingkungan,4,lingkungan asri,2,Lionel Messi,3,Lippo,1,liputan khusus,4,liputankhusus,36,listrik,1,Live Bullying,1,LKAAM,3,LKP,2,lomba mancing,2,Lombok Barat,1,london,2,london book fair,1,los lambuang,1,lounching,1,lpm,3,LSM,1,Lukisan,1,Lumajang,3,lyrics,1,machudum,1,magang,1,Magelang,243,mahasiswa,31,Mahkamah Agung RI,1,Mahkamah Konstitusi,1,mahyeldi,5,majalah al hikmah,1,mak inggih,1,mak karani,1,Makalah,1,makan bergizi,4,Makan Gratis,1,makanan tradisional,1,makasar,12,makassar,4,Maksiat,1,Makutarama,1,Malanca Marendo,1,Malang,63,Malang Raya,41,malaysia,2,maluku,7,Mampukan Membentuk Karakter Anak?,1,manado,2,Manchester City,2,Manchester United,3,mancing mania,2,mandeh,1,Manfaat Buah,3,mapala,1,Marc Marquez,2,marching band,1,Marcos Rojo,1,maritim,1,markas paskhas,1,maroko,1,Maros,3,Masa Depan Tergadaikan,1,masakar,1,Masional,1,masjid,3,matahari SPR,1,Mataram,1,Maulid Nabi,2,maulid nabi muhammad SAW,2,Maulidan,1,May Day,3,mayat,1,MBG,2,medan,21,media,1,Media Gathering JNE Express Padang Hadirkan Owner Rendang Uni Lily,1,megelang,1,menag,1,Menarmed,3,Mendagri,1,mendikbud,1,Menembak,15,Menhan,1,Menkomdigi,1,menkominfo,1,Menperin,1,menpora,1,Menristek,1,mensos,1,Mentan,1,Mentawai,222,menteri,3,menteri bapenas,1,menteri bumn,1,Menteri Ketenagakerjaan,1,menteri politik hukum dan keamanan,1,menteri susi,2,Menyoal Program Kemenkeu Mengajar ke-9,1,Merawat Pernikahan,1,Merdeka Belajar,1,Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka,1,Merdeka Pejabat Rakyatnya Melarat,1,MH370,1,Milad,2,milo,4,Mintak Nomor Rekening Mak Datuak,1,minuman,1,minyak,2,MIPI,1,miras,1,Miris Aborsi Legal,1,mirna,1,Misi,2,Misi Kunjungan Paus dan Bahaya Respon Kepemimpinan Sekuler,1,Mitsubishi,1,mk,1,mnek,1,mobil,2,Moeldoko,2,Mojokerto,17,Monas,1,Monas Menjadi Saksi Napak Tilas 1 Dekade Hafizh On The Street,1,motivasi,1,MotoGP,7,MotoGP2015,3,MP3ESB,1,mpr,1,mpr ri,1,mpr sosialisasi empat pilar,1,mtq,2,mtsn model padang,1,MU,2,Muara Labuah,1,muaro lasak,1,mudik,3,muhamadiyah,1,Muhammadiyah,1,Muharram,1,Muhibah,6,Muhibaj,1,MUI,2,muko muko,1,mural,1,museum,4,museum adityawarman,1,Museum adytiawarman,1,musibah,3,musik,1,musik jazz,1,muskerwil ikps riau,1,Musrenbang,2,musrenbangnas,1,Mutasi,1,MV Hai fa,1,naaional,6,nadional,3,Nafsiyah,14,nagan raya,1,naganraya,1,Nagari Durian Tinggi,1,Nagari koto kaciak barat,1,Nagari Simalanggang Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2024,1,Naik Pangkat,1,naisional,1,nakes,1,Namun Akan Melakukan Konfirmasi Terkait Dugaan Maladministrasi di Unit BRI Lubuk Buaya Padang,1,napak tilas,1,narkoba,13,narkotika,1,Nasib Anak Terlunta,1,nasioanal,2,nasioanl,1,nasiona,5,nasional,3075,Nasionaĺ,3,nasional kita bangun indonesia dari pinggiran,1,Nasional ppwi,2,nasional Universitas,1,Nasionsl,1,Natal,1,nelayan,3,nenek asiani,1,nepal,1,Netralitas,1,New Normal,1,news,19,neymar,1,Ngawi,26,Nias,4,Nikah Dini,1,Nissan,2,NKRI,1,nobar,1,NTB,4,NTT,15,NU,1,nurul iman,1,nusantara,10,nusantara mendunia,1,Nuzullul Quran,1,Ny Nevi,1,obral remisi,1,Ojol,1,olagraga,2,Olah raga,30,Olah rga,1,olahan ikan,1,OLAHRAGA,337,olahraga motogp,3,olahraga sepak bola,59,olahraga sepakbola,1,olahraga sepakbola liga champions,1,OLAHRARAGA,1,olimpiade,1,olimpiade Rio,4,olimpiade rio 2016,1,Ombudsman,2,Ombudsman Akan Beri Keterangan Terkait Dugaan Maladministrasi Rekening YPKMI,1,Ombudsman Sumbar: Kasus Dugaan Maladministrasi Rekening YPKMI Masih Dalam Proses Tindak Lanjut,1,Omnibus Law,1,Ooini,2,OPEC,1,Opin,1,Opini,15146,Opinì,6,Opìni,2,Òpini,5,Òpìni,1,Opini aborsi,1,Opini IKN,1,Opini kemerdekaan,1,Opini kesehatan nusantaranews.net,1,Opini Nusantaranews,459,Opini nusantaranews.net,90,Opini pendidikan,2,Opini produk china,1,Opini tiket pesawat,1,Opinii,2,Opino,1,opm,1,oponi,1,orari,1,Orari Pasaman,1,organisasi,2,Ormas,2,otoda,1,otomotif,17,otonomi,1,otto hasibuan,1,pacific partnership,1,padag,1,padamg,1,padan,1,Padang,2840,Padàng,1,padang bersih,1,padang fair,1,PADANG Kota Tercinta,1,Padang Kota Tercinta" Daya Tarik yang Meredup,1,Padang Panjang,13,Padang Pariaman,40,Padang penrem,116,padang timur,1,padang. kasus,2,padangpanang,2,padangpanjang,45,Padangpariaman,36,Padanh,1,padi,1,pagaruyung,2,pahlawan nasional,1,Pahlawan Senja,1,painan,7,pajak,3,pajero,1,palangkaraya,1,palembang,4,palestina,1,Palmeiras,1,pameran,5,Pamtas,1,panatai padang,1,Pancasila,2,Pandeglang,76,Panen,2,pangan,2,Pangea Wins Prestigious Quality Award,1,Panglima,11,Panglima TNI,7,pantai,3,pantai air manis,2,pantai padang,5,Pantai Padang Permata Pesisir Barat dengan Pesona Tagline "Bank Nagari,1,Pantau Harga Jelang Idul Fitri,1,panti,2,panti asuhan,1,Pantun,7,Pantura,3,papua,262,para atlet,1,Parade,1,paralayang,1,PARIAMAN,47,paripurna,1,Pariwara,124,pariwisata,145,pariwisata kaltim,1,pariwista FKN,1,parlemen,1,partai,4,Partai PAN,1,partnership 2016,1,PAS Band,1,Pasama,1,Pasaman,145,Pasaman Barat,2,pasar johar,1,pasar kaltim,1,pasar rakyat,2,Pasar Sehat Cileunyi Tengah Sakit,1,pasbar,25,Pasbarr,1,paskibra,1,pasukan,1,Pati,325,Patnership,1,patroli,2,paud,6,pauh,1,PAW,1,pawai,1,payakumbuh,3403,PDAM,50,pdf,2,pdip,1,pedagang,1,Pedoman Media Siber,1,Pedoman Media Siber 2,1,Peingsewu,3,Peistiwa,1,Pekanbaru,9,pelajar,3,Pelanan pasien,1,pelantikan bkow,1,pelatihan,1,Pelayanan Ibadah Haji Kacau,1,pelayanan kasus kekerasan,1,Pelayaran,9,pemain terbaik lpi,1,Pemanfaatan Transaksi Elektronik Untuk Kemajuan UMKM,1,Pematang Nebak,1,pembangunan,6,pembebasan jalan tol bpjn 12 balikpapan,1,pemberhentian kepala sekolah,1,pembicara dari malaysia,1,pembicara irfan wahid,1,pembukaan porprov xiv,1,pembunuhan,4,Pemda Pasaman,410,pemerintah sulsel,1,Pemerintahan,53,Pemeritahan,2,pemilihan uda uni 2015,1,Pemilu,8,Pemilukada,1,pemimpin global pencahayaan,1,Pemkab Agam,1,Pemkab Mentawai,1,Pemkab Solsel,2,pemko padang,166,pemko sulsel,1,pemkopadang,2,pemprov,26,pemprov jabar,2,Pemprov Jabar Raih Penghargaan KPK,1,pemprov kaltim,11,pemprov sumbar,153,pemuda pancasila,1,pemukulan wartawan,1,Pemusnahan,1,Penanganan Serius Untuk mengatasi Masalah Stunting,1,pencahayaan rumah,1,Pencitraan di Balik Seruan,1,pendaki,2,pendididkan,13,Pendidikan,311,Penďidikan,1,Pendidikan SMPN 4 Padang,1,pendidikan. lpi,1,pendim 0311,2,pendim 0311/Pessel,4,Pendiri TIKI dan JNE Meresmikan Masjid Nur’aini di Kurau Barat,1,penduduk,1,Penerbangan,1,Pengadilan Negeri,1,Pengadilan Negeri Lbs,1,pengajian,1,pengangkatan tenaga honor,1,penganiayaan guru,2,pengelolaan pulau kecil,1,Pengelolaan Tambang Wajib Oleh Negara,1,Penghargaan,3,penghijauan,1,pengobatan,2,pengukuhan,1,pengukuhan bsmi sumbar,1,pengumuman,2,pengungsi ronghiya,2,Pengurus,1,Peningkatan Wisatawan ke Kota Padang Didukung Program Pembangunan Pemerintah,1,penjara evin,1,Penrem,407,Penrem 032,2,Penrem 032/Wbr,8,Penrem padang,3,penulis,1,penya real madrid,1,penyelundupan,3,peparnas,1,Perbakin,1,Perbatasan,9,percaya diri,1,Perekrutan,1,perempuan,2,Pergaulan bebas,1,pergi shopping,1,perguruan tinggi,2,perhubungan,5,perilaku amoral,1,perindo,2,Peringatan Hari Nusantara,1,Peringatan Hari Perkebunan ke-59,1,peristiwa,25,Perkebunan,1,Perlindungan Tak Niscaya,1,permen karet,1,permindo,2,pernikahan,1,Pernikahan Dini,1,Perpani,1,perpustakaan,1,pers,1,persiapan,1,persit,8,pertamina,49,pertaminan,2,pertanian,6,perumahan dan permukiman,1,Pesantren,1,Pesawat,1,pesel,3,pesilat,1,Pesisir selatan,14,Pessel,111,peternakan,2,peternaksusu,1,pf,1,pgri,4,philip lighting,1,philippines sport stadion,1,philips hue,1,PHK,1,Photografer,1,Piala AFF 2016,1,piala dunia,8,piala super spanyol,1,piala walikota padang,1,PIF,1,pilgub,16,pilkada,52,pilkada sumbar,1,pilkades,1,PIN,6,Pj Wako Jasman Sidak Pasar Tradisional Ibuh,1,pjk,1,PKK,5,PKK Kota Padang,1,pkl,2,pks,4,PLN,4,plt gubernur aceh,1,pmi,1,PNPM,2,pns,2,poitik,2,Pokdar,1,pol pp,2,pol pp,3,pol ppp,1,Polda,4,Polda Sumbar,3,Polda sumut,1,polisi,7,polisi mabuk,1,politiik,2,Politik,460,Politik Dinasti,1,politik hukum,1,Polres,1,Polres Pasaman,38,Polres Payakumbuh,4,Polres Pessel,1,Polres Psm,1,polresta,1,Polresta Padang,1,polri,372,Polsek Bonjol,1,poltik,3,polwan,1,POMAL,1,pondok pesantren,1,ponpes,1,pontianak,6,popda,1,porprov,30,porprov dharmasraya,1,porprov sumbar,6,porprov sumbar 2016,1,porseni,1,porwanas,1,POTRET BURAM PENDIDIKAN SISTEM KAPITALIS SEKULER,1,Potret Kelam Sistem Pendidikan Sekuler Cerminan Rusaknya Pendidikan di Bawah Bayang-bayang Pemerintah Kapitalis,1,pp,22,PPATK,1,PPDB 2024,3,PPIA,1,PPWI,269,Prabumulih,1,Prajurit,4,pramuka,4,prasjal tarkim,1,Premier league,1,Presidem RI,1,presiden,6,presiden jokowi,3,Presiden Jokowi Tiba di New Delhi,1,Presiden Prabowo,1,prestasi,4,Pringsewu,123,pringsewu lampung,9,Pristiwa,4,Privasi Policy,1,Probolinggo,1,Profil RA Kartini,1,Profile,5,Program Inovatif,1,Program Magrib Mengaji,1,proyek dermaga ketapang,1,Proyek Pembangunan Gedung Teknik Universitas Andalas,1,PSG,3,psht,1,Psikolog,2,PSP Padang,2,PSSI,4,PSV Eindhoven,1,PT,1,PT KAI,3,PT Rimbo Peraduan,2,PT. Taspen,1,ptm,1,ptn,1,pu,9,PU Kota padang,1,Puan Maharani,32,puasa,2,pucuk,1,Puisi,282,Puisi Nusantaranews,18,pulau buru,1,pulau sikuai,1,puncak jaya,3,PUPR Padang,1,Purnawira,1,purwakarta,4,Puspen,3,Puspen TNI,35,Puting beliung,1,pwi,21,qasidah,1,radar,1,Rahmat Saleh,1,Raih Juara 3 di Kompetisi Karate-Do se-Sumatera*,1,raih prestasi,2,Raja Yordania,1,Rajab,1,rakor,2,rakor kaltim,1,Rakornas,1,RAKYAT SEJAHTERA,1,Rakyat Yang Kehilangan Rasa Aman,1,ramadhan,16,rapat paripurna,1,Rapuhnya Mental Mahasiswa Di Pendidikan Sekuler,1,ratu atut,1,Real Madrid,3,realmadrid. barcelona,1,redaksi,6,redaksi nusantaranews group,1,Redaksi pedoman,1,Refleksi Muharram: Mewujudkan Kebangkitan,1,regulasi ulang perizinan toko dan pasar modern,1,Rekonstruksi,1,Rektor,1,Relawan,2,Religi,4,remisi,1,Renungan,1,repsol honda,1,Retrofit,1,reuni,1,Reuni Angkatan,1,ri!bo perpaduan,1,Riau,17,rini soemarno,1,Riset,1,rizki pora,1,Rohil,2,Romantisme Penguasa Muslim dengan Vantikan bentuk Doktrin Toleransi yang Kebablasan,1,Rossa,1,RPJMD,1,rri,2,RS BMC,1,RS Harapan Bunda,1,RS Mitra Bangsa,6,RSMB,1,RSN,1,RSUD Psm,1,RTLH,1,rubrik,6,Rubrik Adat,4,rubrik minang,1,Rubrik PIN,4,rudiantara,1,ruhui rahayu,1,rumah pintar,1,Rumah Tangga Dalam Naungan Sistem Islam,1,rupiah,1,Ruri,1,Rusia,1,rusuh tanjungbalai,1,RUTILAHU,1,Saatnya Kita Introspeksi Diri,1,sabu,3,safari politik,1,Safaruddin Dt. Bandaro Rajo,1,salatiga,48,samarinda,94,sampah,1,samsat,3,Sanitasi,1,Sanlat,1,Santunan,3,sapma,1,sapol pp,1,SAR,6,sarana dan prasarana,2,Sarolangu,1,sarolangun,1417,sarolangun nasional,120,Satgas,33,Satgas Pamtas,1,satgas tni,53,satpol PP,15,Satpol PP Padang,1,sawahlunto,15,sawahluto,1,SD Negeri 02 UKS,1,SDABK Sumbar,1,seberang palinggam,1,sebra serbi,1,Secaba,2,secapa ad,1,sedekah bumi,1,sejarah,15,Sekolah,1,selaju sampan,1,selaju sampan tradisional,1,selam,1,Selayang Pandang,1,seleb,1,Selebriti,2,semarang,2,sembako,2,semen padang,4,SEMEN PADANG FC,2,seminar,4,seminar nasional,1,Semua Agama Sama Adalah bentuk Sinkretisme,1,seni,2,Seorang Pria di Padang,1,sepak bola,11,sepak takraw,1,sepakbola,66,Sepeda,1,sepeda ria,2,serang,2,serba serbbi,2,serba serbi,34,serba-serbi,4,Serie-A,2,sertijab,3,seskoal,1,sevilla,2,si pekok,1,sianida,1,sibolga,2,sidak,2,sidang jessica kumala wongso,1,sidoarjo,3,sigil,1,sigli,1,Sijunjung,25,silat,1,silek,1,simulasi,1,simulator,1,sin tax,1,sinergi,1,sinergitas,1,singapura,1,Singkawang,13,Sinjunjung,1,Sintang,1,sirkuit Austin,1,Sirkuit Austria,1,siswa,5,Siswa Adabiah 2 Raih Emas di Kejurnas Nenggala Kick Boxing Academy 2025,1,Siswa SMPN 4 Padang,1,siswi sma 6 padang,1,situs islam,1,SK Wakil Rakyat Tergadai,1,SKK Migas,1,Sleman,1,SMA 1,1,sma 10,1,sma 2 padang,1,SMA Negri 2 Padang,1,SMK 1 Lbs,3,smk muhammadiyah,1,SMKN1 Lbs,3,SMP 3 Padang,1,SMP 30,1,SMP Kumpulan,1,SMPN 4,1,Solder Tubuh Pelaku Pencuri Jemuran,1,SOLO,1,solo travelling,1,solok,326,Solomon,3,solse,1,solsel,71,Solusi Hakiki Pembebasan Palestina,1,sop,1,sopir dinas antarkan atlit porprov,1,Soppeng,2,sorong,20,sorotan dprd,1,sosial,17,sosialisasi,4,Sosok,1,SP,1,Spanyol,1,Sparco,1,Special Olympics Indonesia,2,Spiritual,2,SPMA,1,sport,20,sri mulyani,1,stih,15,STISIP,2,stisip ypkmi padang,1,stunting,2,style,3,suap,1,Suara Pembaca,12,subang,5,Sudah Tepatkah Pengumpulan Zakat dan Distribusinya?,1,Sujiwo Tejo,1,suka jala jalan,1,sukabumi,2,SUKHARJO,1,Sulawesi,9,sulawesi selatan,6,sulsel,120,sultan,1,sulteng,27,Sultra,7,sulut,1,sumatera,1,Sumatera Barat,2,Sumatera Utara,1,Sumba,1,Sumbar,1912,sumbar expo,1,sumbar expo 2013,1,sumbar. korpri,1,sumbar/pariaman,1,SUMBAR/Sijunjung,1,Sumbat,3,Sumedang,1,sumsel,11,sumut,2,sunatan,1,sunbar,1,Sungai,2,sungairumbai,1,Super Garuda Shield,1,suprapto,1,Surabaya,96,surakarta,21,Surat Pembaca,8,Surbaya,1,susel,1,Susunan Redaksi,1,sutiyoso,1,Suzuki,1,Sweeping,1,syekh Ahmad Khatib,1,syiah Houthi,1,tabligh akbar,1,Taekwondo,1,tahajud gathering,1,tahun baru 2015,1,Taichung City,1,Tajuk,1,tak selesaikan masalah,1,takengon,3,Takjil,2,taman bermain,1,taman budaya,2,Taman Kanak-Kanak,1,taman melati,1,tana paser,1,Tanah Bumbu,2,Tanah Datar,74,tanahdatang,1,tanahdatar,49,tanaman,3,tanatoraja,2,tangerang,9,Tanggamus,171,Tanggamus Lampung,12,Tanggamus Lampung Peristiwa,1,Tanggamus Lampunh,1,tanggung jawab siapa? Islam Punya Solusi.,1,tanjung pinang,1,tantowi ahmad,1,tarakan,170,tarakank,1,tarakaran,1,Tarawih,1,Taruna,1,Taruna Akademik AL Kunjungi Kaltim,1,tausiah,1,tawuran,1,Tawuran dan Kekerasan Seksual Semakin Marak,1,Tawuran Jadi Kebiasaan,1,tax amnesty,1,TBC Meresahkan Dalam Balutan Sekuler Kapitalisme,1,TDS,10,tds 2016,1,Tegaskan Komitmen pada Kepuasan Konsumen,1,Teknik,2,teknologi,52,telkom,3,temanggung,2,tembak,2,Tempat,1,temu kangen,1,Tenaga Kerja,1,tenggelam,1,tentara tercantik didunia,1,terang benderang,1,Terbaru,4,Terjun,1,Ternate,8,teror bom,1,teroris,1,terpadu,1,Tes CPNS,1,testimoni,1,Tidore,1,tifatul sembiring,1,Tim SAR,1,Tiongkok,1,tips,114,tips hidup sehat,2,tips hubungan,1,tirta darma ayu,1,TKI,1,tmii,1,tmmd,11,Tmmd kodim demak,1,tmmd/n,2,TMP,1,TNI,630,TNI AD,77,TNI AL,183,TNI AU,43,Toilet Adalah Hal yang Perlu Dijaga,1,toleransi,9,toraja,2,TP PKK,2,TPPO,1,Tradisi,2,Tradisional,1,tragedi Mei 98,1,trans padang,1,transportasi,2,traveling,11,travelling,1,tropi juan gamper,1,TRTB,1,ttg,1,tuban,1,Tulungagung,1,turnamen,2,UIN IB,1,UIN IB Padang,2,UIN Imam Bonjol,1,UIN Imam Bonjol Padang,1,UIR,1,Ukraina,1,UKSW,12,ukw,1,ulama,1,ULP,1,Ulul Azmi,1,umkm,9,UN,2,un bocor,1,Unand,11,unik,15,Universal Health Coverage,1,universitas,6,universitas andalas,2,Universitas Pertamina,35,unp,25,upacara,3,Uper,28,UPPER,2,UPS,1,uptd,2,usaha,4,usia dini,2,USNS Mercy,1,UT,1,utama,1,uu,3,UU P3H,1,UU PERS,1,UU TNI,2,vaksin,3,vaksin palsu,1,Vaksinasi,1,Valencia,1,valentine day,2,Valentino rossi,4,Vanuatu,1,Veteran,1,Video,11,vietnam,3,vitamin A,1,Volly,1,wagub,1,wagub jabar,2,wagub kaltim,1,Wakasad,2,Wakil Presiden,1,WAKIL RAKYAT RAMAI-RAMAI GADAIKAN SK,1,wakil walikota,1,Wako Serahkan Penghargaan dan Santunan ASN Purna Tugas,1,walhi,1,walikota,2,walikota dipanggil dprd,1,walikota padang,6,walikota padang tegur fatriaman,1,wanita,2,wapres,2,wapres yusuf kalla,1,Warakawuri,1,warga gerebek ketua dprd sijunjung,1,Warnai Semarak Lomba HUT RI ke-80 Warga RT.01 dan RT.02 Kampung Batu,1,wartawan,3,wasbang,2,washington,1,wawako padang,1,Wawasan Kebangsaan,1,wayan mirna salihin,1,WHO,1,whta,1,wira usaha,1,Wisata,128,wisata halal dunia,1,Wisuda,2,WNA,1,WNA Nigeria,1,wni,1,Wonosobo,1,world halal tourism award 2016,1,wtp,1,Yalimo,1,yamaha,1,yaman,2,Yanggamus,1,yatim piatu,4,Yogyakarta,10,YPKI,1,YPKMI,3,ypkmi padang,1,YPKMI STIH PADANG,1,YPKMI STISIP Padang,1,yuliandre darwis,1,Yulisman,1,zakat,3,Zaki Abdulghani Akui Tak Miliki Hak Jawab,1,zardi syahrir,1,zeni,1,ziarah,3,
ltr
item
Nusantaranews: Pencegahan Kejahatan Siber pada Anak: Butuh Perlindungan dan Peran Negara secara Sistemik
Pencegahan Kejahatan Siber pada Anak: Butuh Perlindungan dan Peran Negara secara Sistemik
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeGg3mfYpFs8tip8-z8n4J9pY9y3H9Mb4czK5K3UkLsyiM15V1IXQ2JyuW4WOZmldEt4dtd2EqnYnVyXNl6kJqDnFiS2skxfGvqvSUyS2tUuHG8hyfR8GhsMT3hjc3yOb6O67W5bWwAcFHIeFeEbNeJY1MBoaja0StKuVOfaPVWlo5lVZk9vFqfmNhiA5T/w200-h139/IMG-20250712-WA0014.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgeGg3mfYpFs8tip8-z8n4J9pY9y3H9Mb4czK5K3UkLsyiM15V1IXQ2JyuW4WOZmldEt4dtd2EqnYnVyXNl6kJqDnFiS2skxfGvqvSUyS2tUuHG8hyfR8GhsMT3hjc3yOb6O67W5bWwAcFHIeFeEbNeJY1MBoaja0StKuVOfaPVWlo5lVZk9vFqfmNhiA5T/s72-w200-c-h139/IMG-20250712-WA0014.jpg
Nusantaranews
https://www.nusantaranews.net/2025/07/pencegahan-kejahatan-siber-pada-anak.html
https://www.nusantaranews.net/
https://www.nusantaranews.net/
https://www.nusantaranews.net/2025/07/pencegahan-kejahatan-siber-pada-anak.html
false
690645960084725222
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content