--> Penurunan Kapasitas Intelektual, Bagaimana Solusinya? | Nusantaranews

Penurunan Kapasitas Intelektual, Bagaimana Solusinya?

_Oleh : Hawilawati, S.Pd_
_(Praktisi Pendidikan)_

Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk peradaban manusia. Bahkan maju mundurnya sebuah bangsa, tergantung sejauh mana perhatian bangsa tersebut terhadap kualitas pendidikan.

Namun, bagaimana realitanya saat ini ?, kasus amoral dan asusila dikalangan civitas akademika semakin bermunculan, seperti : kasus pelecehan seksual dengan modus bimbingan skripsi di sejumlah Universitas, skandal guru besar, kasus jual beli ijazah atau ijazah palsu, ironisnya konsumen ijazah palsu dilakukan oleh calon doktor, kasus pinjol dan judol, kasus pembuatan tugas akhir (skripsi, tesis, disertasi) melalui jasa calo.Bahkan disertasi sejumlah pejabat banyak yang diragukan.

Berbagai problematika, kasus asusila dan amoral diatas, menurut
Dosen PTN di Surabaya Dr. Aminatun, Ir., M.Si. menilai, terjadinya downgrade intellectual menyebabkan terjadinya downgrade perguruan tinggi. Dengan kata lain krisis moral telah mencoreng nama baik pendidikan tinggi dan mencitra burukan kaum intelektual itu sendiri.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi ?, apakah problematika diatas akan terselesaikan dengan hanya memberikan sanksi pencopotan jabatan di institusinya dan diturunkan nilai akreditasi sebuah perguruan tinggi tersebut?, lalu adakah sistem pendidikan berkualitas yang mampu melahirkan kaum intelektual cerdas berfikir tinggi dan beriman (mampu membedakan perkara yang baik dan buruk, haram dan halal) ? Tentu semua kasus yang bermunculan terjadi bukan tanpa sebab dan harus menjadi evaluasi besar bagi dunia pendidikan negeri ini, mengapa output pendidikan tidak mencerminkan pribadi intelektual.

Sejak runtuhnya Khilafah Islamiyah pada tahun 1924, orientasi pendidikan telah berubah, apalagi setelah diterapkannya World Trade Organization-The General Agreement on Trade in Services (WTO-GATS) pada 1995 yang menjadikan jasa, termasuk pendidikan, sebagai komoditas perdagangan bebas.

Tindakan rusak tersebut merupakan buah dari lemahnya kaum intelektual dalam hal agama (tidak mampu membedakan perkara halal dan haram). Sebab dominasi hegemoni dari peradaban Sekuler yang menyatu dalam sistem Kapitalistik semakin kuat, sangat terasa dunia pendidikan saat ini mulai dari jenjang sekolah dini hingga pendidikan tinggi digiring untuk mengikuti trend global (Internasional) sehingga standar kualitas pendidikan berkiblat kepada peradaban barat yang saat ini menguasai dunia.

PBB pun telah merancang agenda global melalui SDGs (The Sustainable Development Goals) atau Tahapan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) mulai tahun 2015 hingga 2030.

Adapun Tujuan nomor 4 dari 17 tujuan SDGs adalah pendidikan yang berkualitas yaitu menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta mempromosikan kesempatan belajar seumur hidup untuk semua orang.

PBB menargetkan bahwa pada 2030 tidak ada satu orangpun yang tidak berperan dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan secara global, semua peserta didik harus memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan pembangunan berkelanjutan dan gaya hidup yang berkelanjutan, hak asasi manusia, kesetaraan gender, promosi budaya damai dan non kekerasan, kewarganegaraan global dan penghargaan terhadap keanekaragaman budaya, serta kontribusi budaya terhadap pembangunan berkelanjutan.

Namun jika ditelisik mendalam, apa yang dilakukan oleh PBB jelas hanyalah untuk kepentingan dunia barat. Pendidikan dalam negeri tidak lebih untuk menyiapkan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh kaum kapital (korporasi). Adapun narasi setiap orang harus sejahtera dengan pendidikan dan mampu bersaing dalam kehidupan adalah alibi negara melepas tanggungjawab terhadap segala kebutuhan asas rakyatnya.

Ditambah status Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) diberikan otonom sepenuhnya oleh negara, membuat negara semakin berlepas tangan terhadap kewajibannya, alhasil UKT semakin mahal dibebankan mahasiswa, institusi pendidikan tinggi semakin mencari pembiayaan dengan berbagai cara, salah satunya bekerjasama dengan korporasi , alhasil institusi pendidikan tinggi hanyalah sebagai tempat mempersiapkan pekerja bagi kepentingan industri.

*Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2025-2045*

Salah satu langkah untuk menghadapi tantangan global yang semakin kompleks,
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) meluncurkan Peta Jalan Pendidikan 2025-2045. Peta jalan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional(Sisdiknas).

“Jadi tujuan utama pendidikan kita dielaborasi dengan undang-undang dengan mewujudkan manusia beriman, bertakwa, berakhlak mulia, dan menjadi warga negara yang baik sebagai landasan membentuk masyarakat yang demokratis dan beradab,” kata Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan, Kementerian PPN/Bappenas, Amich Alhumami, dalam siaran Peluncuran Peta Jalan Pendidikan Indonesia 2025-2045 (koran.jakarta.com 23 /10/2024)

Dan untuk memastikan pendidikan di Indonesia mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi era digital serta revolusi industri 4.0 dan 5.0.

Peta jalan pendidikan Indonesia 2025-2045 adalah rencana strategis pemerintah yang bertujuan untuk membangun sistem pendidikan nasional yang lebih baik dalam jangka waktu dua dekade ke depan. Dokumen ini berisi visi, misi, dan berbagai program yang akan diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di semua jenjang, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Tujuannya adalah menciptakan Generasi Emas 2045, yaitu generasi muda yang memiliki kompetensi global, berkarakter kuat, dan mampu bersaing di kancah internasional.

Akankah peta jalan pendidikan yang mengikuti trend global diatas mampu menghasilkan Intelektual yang tidak hanya mampu bersaing dikancah internasional, tapi mampu melahirkan intelektual yang beriman kepada Allah ?

*Pendidikan Islam dalam Negara Khilafah*

Berbeda dalam Sistem Khilafah, pendidikan diposisikan sebagai kebutuhan asasiyah (mendasar). Setiap diri manusia harus belajar melayakkan diri menjadi Hamba Allah dan Kholifah fil Ardi.

Negara (Kholifah) sebagai penanggung jawab utama dan besar bagi kecerdasan dan ketakwaan generasinya, sangat serius menjalankan kewajibannya dengan menyiapkan sistem pendidikan terbaik secara komprehensif dan tidak mengikuti trend global asing.

Khilafah akan mengembalikan Islam sebagai sebuah mabda atau ideologi, yang tidak hanya sekedar agama ritual saja (yang mengurusi masalah ibadah saja) tapi juga akan melegalkan seperangkat nidzom (aturan) kehidupan berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah . Mabda Islam inipun akan sangat kental mewarnai dunia pendidikan (tidak ada dikotomi antara ilmu agama dan ilmu kehidupan yang sifatnya umum) sehingga kaum intelektual memahami potensi diri dan pengembangannya, serta memahami kesempurnaan dan keagungan peraturan Islam sehingga berbagai ilmu yang menyertainya menjadi kekayaan kecerdasan kaum intelektual untuk difahami, diyakini, diamalkan dan disebarkan untuk kemuliaan Islam dan menyelamatkan peradaban.

Konsep pendidikan formal dalam Islam mulai level dasar hinga pendidik tinggi. Dengan berazaskan Aqidah Islam, yang akan menjadi sumber (mashdar) bagi tsaqafah dan peradaban Islam dan sekaligus standar (miqyas) bagi berbagai pengetahuan yang dihasilkan non muslim seperti ilmu-ilmu sosial humaniora (humanistic-social sciences) dan ilmu-ilmu sains-teknologi (scientific-technological sciences).

Tujuan pendidikan Islam, tidak hanya menghasilkan peserta didik atau intelektual yang mampu bersaing di dunia industri saja, tapi memiliki tujuan yang tinggi yaitu membentuk kepribadian Islam (syakhshiyyah Islamiyyah), membekali peserta didik dengan ilmu-ilmu keislaman (tsaqafah islamiyyah) dan membekali peserta didik dengan ilmu-ilmu yang diperlukan dalam kehidupan, seperti sains dan teknologi.

Dalam pendidikan tinggi, negara telah mensupport lahir para calon pemimpin, ilmuwan (para ahli) di segala bidang dan ulama masa depan yang kredibel, untuk mewujudkan kemaslahatan masyarakat dan bangsa yang maju mandiri tidak bergantung kepada bangsa lain.

Pendidikan dalam Islam akan selalu mengikuti aturan Allah (Al-Qur’an dan Sunnah), sebab itu segala ilmu tidak boleh bertentangan dengan syariat Islam.

Agar output yang lahir berkualitas unggul memiliki keimanan kepada Allah dan mampu terhadap potensi dirinya sebagai hamba Allah, serta paham terhadap perannya sebagai kaum intelektual yang memiliki visi ukhrowi.

Pendidikan tinggi juga menghasilkan person politisi dan saintis yang mampu menghadirkan secara khusus studi dan proposal yang penting untuk menjaga kepentingan vital umat.

Untuk mewujudkan tujuan pendidikan tinggi dalam khilafah akan dilakukan proses berfikir Talqiyan Fikriyan melalui dua tipe pembelajaran utama, yaitu :

*Tipe pertama: Study by Teaching*

Yaitu Mengajar lebih banyak dibandingkan dengan penelitian. Pengajaran diorganisir oleh fakultas dan universitas lewat mata kuliah, dosen dan jadwal pendidikan.

*Tipe kedua: Study by Research.*
Yaitu Pendidikan yang risetnya lebih banyak daripada mengajar. Murid belajar untuk berinovasi riset saintifik dan terspesialisasi sains yang spesifik. Dia menjalani penelitian yang seksama dan terspesialiasi dalam rangka menemukan ide baru atau penemuan baru yang tidak ada sebelumnya.

Sebagai penjagaan ilmu maka betapa pentingnya sebuah ijazah akan dikeluarkan oleh institusi pendidikan tinggi. Tentu melalui persyaratan yang harus Intelektual jalankan. Hal ini sebagai apresiasi besar Intelektual dalam menempuh proses belajar yang tidak mudah. Sehingga tidak akan ditemui jual beli ijazah atau mencatut karya ilmiah orang lain untuk syarat kelulusannya. Sebab kaum Intelektual memahami pentingnya sebuah kejujuran (tidak melakukan kecurangan/pembohongan) dalam proses mendapatkan keutamaan ilmu dan keberkahan bagi kehidupannya serta pertanggungjawaban ilmu di hadapan Allah Swt

*Pembiayaan Pendidikan Tinggi dalam Khilafah*

Pembiayaan pendidikan tinggi era Khilafah Islam pun menjadi riayah (pengurusan) Kholifah dalam memberikan hak kepada rakyatnya untuk cerdas tanpa kecuali baik laki-laki maupun perempuan , muslim atau non muslim, kaya atau miskin, semua mendapatkan pemenuhan pendidikan secara gratis, termasuk berbagai risetnya yang dilakukan untuk menghasilkan berbagai inovasi. Perguruan tinggi pun tidak mengalami problem kekurangan pembiayaan. Tidak ada dorongan massif dari negara untuk menjalin jejaring pendanan mulai dari dalam negeri hingga luar negeri, dengan alasan menyelesaikan problem pembiayaan pendidikan.

Seluruh pembiayaan pendidikan di dalam negara Khilafah diambil dari Baitul Mal, yakni dari pos fai’ dan kharaj serta pos milkiyyah ‘aammah (kepemilikan umum, dengan mengelola sumber daya alamnya sendiri).

Pembiayaan pendidikan tinggi juga boleh diperoleh dari dana wakaf umat atau individu yang kaya dan cinta ilmu. Mereka menyediakan pendidikan gratis, riset, dll. Individu Muslim yang kaya didorong memiliki motivasi ruhiah memberikan hartanya untuk dunia pendidikan karena berharap pahala dan ridha Allah. Orang-orang kaya di era Khilafah Islam banyak menginfakkan hartanya untuk pengembangan ilmu. Dengan ketentuan tetap mengadopsi kurikulum yang telah dilegalkan oleh negara sebagai kebijakan pendidikannya.

Dengan pendanaan semacam ini, dunia riset dapat fokus dikembangkan untuk melayani kebutuhan masyarakat luas. Bukan melayani dunia bisnis yang memang kental dengan orientasi profit.

*Kaum Intelektual Di Era Khilafah*

Di Era Khilafah, Kaum intelektual diposisikan sebagai ruh peradaban, ibarat air bagi kehidupan sebagaimana hadis riwayat Imam Bukhari dari Abu Musa :

“Permisalan petunjuk dan ilmu yang Allah mengutusku dengannya adalah bagai “ghaits” (hujan yang bermanfaat) yang mengenai tanah. Maka ada tanah yang baik, yang bisa menyerap air sehingga menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rerumputan yang banyak. Di antaranya juga ada tanah yang ajadib (tanah yang bisa menampung air, namun tidak bisa menyerap ke dalamnya), maka dengan genangan air tersebut Allah memberi manfaat untuk banyak orang, sehingga manusia dapat mengambil air minum dari tanah ini. Lalu manusia dapat memberi minum untuk hewan ternaknya, dan manusia dapat mengairi tanah pertaniannya…”

Kaum intelektualpun sangat menyadari kedudukannya sebagaimana firman Allah Taala dalam QS Az-Zumar ayat 9, “Katakanlah, ‘Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?’ Sebenarnya hanya orang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran.”

Bahkan, keunggulan sistem Khilafah dalam mewujudkan sistem pendidikan terbaik dalam kondisi apa pun ini diakui para tokoh Barat.

“Will Durant dalam The Story of Ciilization menyatakan, kegigihan dan kerja keras mereka (para khalifah) menjadikan dunia yang paling maju peradabannya selama lima abad,”

Kemudian, John Willian Draper dalam A History of the Intellectual Development of Europe mengatakan bahwa orang-orang Arab (muslim) telah mewariskan pengetahuan mengesankan di Eropa, mereka telah menuliskan karyanya di langit sehingga setiap orang yang melihatnya akan tahu siapa yang memberi nama bintang-bintang di angkasa itu.

Kedudukan kaum intelektual muslim sangatlah tinggi dan mulia. Individu yang dihasilkan menguasai berbagai disiplin ilmu atau polymath. “Mereka adalah intelektual bershaksiyyah Islam, inovator, mujtahid, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, terdepan dalam aktivitas amar makruf nahi mungkar, ululalbab, dan khoiru ummah pemimpin peradaban. Kapasitasnya (potensi dan kualitasnya) sangat diapresiasi oleh negara.

Kaum intelektual diberikan ruang seluas-luasnya untuk berkontribusi besar membangun negara, baik dengan menyampaikan ilmu agama, ilmu umum, dan terus melakukan riset untuk menghasilkan inovasi diberbagai bidang. Sehingga negara memiliki para ahli dalam negeri tanpa harus mendatangkan para ahli dari luar. Hal inipun mencegah terjadinya ketergantungan kemajuan negara terhadap negara barat yang dianggap Barat telah berhasil membangun negaranya, namun sejatinya telah mengalami krisis moral.
Intelektual cerdas atau tenaga ahli tidak akan dibiarkan menjadi diaspora di negara asing, mereka akan kembali berkontribusi besar bagi negaranya sendiri.

Adapun beberapa sosok Intelektual di masa Khilafah Islamiyyah adalah sebagai berikut :

1. Labana dari Cordova, ahli matematika dan sastra di abad ke-10 M, ia mampu memecahkan masalah geometrik dan aljabar yang paling kompleks dan pengetahuan luas dari literatur umum yang diperoleh dari pekerjaannya sebagai sekretaris Kholifah Al-Hakim II.

2. Maryam Al-Asturlabi Al-Ijliya adalah seorang ilmuwan abad ke-10 M dan merancang astrologi yang digunakan dalam astronomi untuk menentukan posisi matahari dan navigasi.

3. Lubna dari Andalus adalah penyair yang hidup di abad ke-10 M, ia unggul dalam tata bahasa, retorika, matematika dan kaligrafi serta salah satu sekretaris kepala negara dan memegang posisi yang berurusan dengan korespondensi resmi.

4. Fatimah Al-Fihri, muslimah Tunisia yang lahir tahun 1215. Merupakan seorang rektor pertama di universitas pertama di dunia. Ia mendirikan universitas Al-Qarawiyyin di Fes Maroko, sebuah universitas pertama di dunia yang di bangun tahun 859 M jauh sebelum universitas Al-Azhar, Cambridge, Hardvard ataupun Oxford berdiri.

5. Dan masih banyak lagi intelektual dan ilmuwan yang memiliki karya untuk kemaslahatan umat dan peradaban dunia.

Pendidikan Islam merupakan instrumen strategis sebagai pembentuk dan pelestari peradaban Islam. Sehingga betapa urgensinya kaum muslimin menggenggam peradaban dunia yang ditopang oleh sistem politik dan sistem ekonomi Islam yang terbebas dari grand strategy WTO
dengan membangun sebuah institusi Islam yaitu Khilafah Islamiyyah, yang akan menerapkan sistem pendidikan Islam secara komprehensif, yang mampu melahirkan para intelektual yang cerdas, para ilmuwan , politikus beriman kepada Allah, memiliki karakter unggul (bershaksiyyah Islamiyyah), mampu berkontribusi besar untuk kemaslahatan dunia bukan kerusakan.

Dan umat manusia harus menyadari bahwa
apapun program yang diinisiasi sekuler yang berazaskan kapitalis hanyalah menghasilkan individu yang berorientasi pada materi, sehingga untuk meraihnya , kebebasan berprilaku dan berpikir melekat pada dirinya. Pragmatis, apolitis, individualis, hanya untuk memenuhi kepuasan dan keinginan individu. Output-nya sebagai problem solving juga tidak berkorelasi pada problem bangsa, melainkan hanya untuk melayani kebutuhan dunia usaha serta kepentingan kesejahteraan diri dan golongannya saja. Wallahu’alam

Name

.JawaTengah,136,.Magelang,59,' KPU,1,@Menhanprabowo,2,@Panglimainggris,1,#,1,# Mieinstan,1,#Bakamla,1,#BenzPatentMotorwagen,1,#Beras,1,#Berita,8,#Bermaingame,2,#Bermainhp,1,#bioLytical,1,#Bully,1,#cafebangtakir,1,#Cerbung,4,#Cerpen,3,#Departemenpertanian,1,#Dubai,1,#EAACI,2,#Eksekusi,1,#Firaun Menes,1,#Freeport,1,#Gadget,2,#ganas,1,#Gen Z,2,#Genz,1,#Gisel,2,#GP Anshor,1,#hut,7,#IHHHealthcare,1,#IKN,1,#Inovasidantren,1,#Internasinal,3,#Internasional,20,#JNE,1,#Judionline,4,#kapolres pringsewu,1,#KarlBenz,1,#Kesehatan,21,#Kessehatan,1,#Kongo,1,#Kotapayakumbuh,6,#KPM,1,#Krisispangan,1,#Lakalantas,1,#Lamborghini,1,#Lampung,8,#Mafiatanah,1,#Maroko,1,#Masri,1,#Menhan,2,#Miras,1,#Mitigasibencana,1,#MTQ,1,#Nanapinkcafe,1,#Narmer,1,#Nikahdini,1,#nkrihargamati,1,#O2SN,2,#Olahraga,7,#Onlinesexualexploitation,1,#Opal Lee,1,#Opini,885,#OTC Markets Group Inc,1,#Otomotif,5,#Padang,29,#Padangpanjang,1,#Pancasila,2,#Panglimatni,1,#Payakumbuh,16,#PBB,1,#PBHPeradi,1,#PBTEs,1,#Pekon,1,#Pelayananhaji,1,#Pelemahanhukum,2,#pemuda,1,#Pemudapancasila,1,#Perempuan,2,#Pergaulanbebas,1,#Perkindo,1,#Pernikahandini,1,#Polri,66,#porprov sumbar 2016 terbaru,2,#Prabowo,1,#Pringsewu,2,#Profile,1,#Qatar,1,#Radangtelinga,1,#Renang,3,#Rumahmahal,1,#Samsung,1,#Sejarah,1,#SMPN4Padang,2,#solusiIslam,1,#Tapera,6,#Teknologi,11,#TNI,127,#tnikuatrakyatbermartabat,1,#tnipatriotnkri,1,#tniprima,1,#UKT,6,#UKTMahal,2,#UUPenyiaran,1,#Valeuraenergy,1,#WadzPay,1,0pini,8,2,1,50 Kota,3,50Kota,872,Aborsi Buah Dari Gaya Hidup Permisif,1,abrasi,1,aceh,950,Adat dan Budaya,5,Advetorial,9,Ag,1,Agam,529,agama,19,Ahmad khadafi,1,Air bersih,2,akademisi,1,Akibat Pendidikan Sekuler yang Diterapkan!,1,akses jalan,2,Akses Jalan Lintas Padang-Pesisir Selatan Lumpuh Total,1,Akses Pupuk Sulit di Negara Elit,1,aksi damai,2,aksi demo,2,Aktivitas sejarah,1,Al Qur'an,1,alutsista,3,aman,1,Ambon,10,AMK,121,Anak Durhaka Turbulensi Generasi,1,anak yatim,1,aneh,1,Angin kencang,1,Anniversary,1,Anti Korupsi,2,Apakah Gas Elpiji Hanya Untuk Rakyat Miskin?,1,armed,10,Artikel,75,As-Saabiquunal Awwaluun,1,audit,1,Babel,7,BABINSA,4,Badan Amil Zakat Nasional,1,Badan Penanggulangan Bencana Daerah,1,Badminton Unik,1,Bakamla,15,baksos,2,bakti sosial,7,Balai Wartawan,1,Bali,19,Balikpapan,9,Bamus,1,Bandar Lampung,84,Bandara,1,bandung,147,Bangkalan,2,Banjar,1,banjir,32,bank,55,Bank BRI,3,Bank BTN,1,Bank Indonesia,8,Bank Nagari,91,Bank Nagari Raih Penghargaan "Sangat Prima" dalam Best Bank Performance MSMEs Loans Award 2024,1,banten,11,bantuan,1,banwaslu,1,banyumas,1,banyuwangi,3,Bapak Asuh,1,Bapak Asuh Anak Stunting,1,Barabai,6,Barcelona,5,batam,5,Batik Gambir,1,Batu Sangkar,4,Batusangkar,22,Bau Bau,4,bawaslu,2,Bayar pajak kendaraan,1,baznas,6,Baznas pasaman,16,BBKSDA,1,bbm,1,BBVA,1,beasiswa,1,Beasiswa SPM,1,Bedah Rumah,1,BEI,1,bekasi,5,Bela Negara,4,Benarkah Jaminan Sejahtera?,1,Benarkah Kesetaraan Gender Aman Bagi Perempuan?,1,bencana,26,Bencana alam,3,bengkalis,13,bengkayang,1,Bengkulu,4,Beny Utama,1,Bergembira Menyambut Kelahiran Nabi Benarkah Kita Tulus Mencintai Nya,1,beri pelayanan terbaik,1,berita,1748,Berita daerah,6,Berita Internasional,9,Berita Kampus,176,Berita naaional,1,Berita Nasional,618,Berita Otomotif,3,Berita Teknologi,8,berita tni,415,Bernas,2,Besar,1,biak,2,BIAYA POLITIK MAHAL,1,bim,1,Bima,1,Bima Suci,1,Bimbingan Teknis,1,Bimtek,1,BIN,1,BIN Pasaman,5,binsos,1,bintal,1,Bintara,1,Bintara TNI,2,Biro Malang,1,birokrasi,1,bisnis,1,BKD,1,bkkbn,1,bkow,1,Blibli,1,Blitar,9,BLK Payakumbuh,1,BLT,1,bni,2,BNK,2,BNN,12,BNNP,2,bnpb,4,boas solosa,1,bogor,31,Bojonegoro,1,bola,5,Bondowoso,2,Bonsai,2,bontang,2,boyolali,5,bpbd,37,BPBD Agam,1,Bpbd Kaltim,1,BPBD Padang,4,BPBD Pasaman,1,BPBD Sumbar,3,BPD Kaltim,1,BPJN,1,BPJN Sumbar Mulai Tangani Longsoran di Bukit Lampu,1,BPJS,1,BPJS Ketegakerjaan Pasaman,2,BPK,1,bpom,1,BPPW,8,BPPW Sumbar,2,Brasil,1,bri,8,Brownies,1,Buat Apel,1,Buat Lemon,1,Budaya,12,budidaya,1,bukalapak,1,bukalapak.com,1,Bukan Hanya Suara yang Dibutuhkan Paletina,2,Bukan untuk Para Oligarki,1,bukit gado-gado,1,bukit nobita,1,Bukittinggi,75,bukittingi,3,buku nikah palsu,1,Buletin,1,bulittinggi,1,Bulu Tangkis,1,bulutangkis,1,bumd,1,BUMN,2,bundesliga,1,bung hatta,1,bunga,2,Bupati Pati,2,Buruh,2,business,1,Butuh Dukungan Penuh Stake Holder,1,buwas,1,buya,1,buya naik sedang,1,BVB Dortmund,1,BWS V,9,BWSS V,9,cahaya,1,calo,1,camat,1,camat padang utara,1,capil,1,Catatan,2,celoteh,1,Cerbung,27,cerita,1,cerita asal,30,cerita lepas,7,cerita minang,1,cerpen,108,Chelsea,1,Chelsea Fc,1,chile,1,china,2,cianjur,1,cilacap,3,cilegon,3,cimahi,3,CINTA NABI SAW DENGAN SEPENUH HATI,1,cipta kondisi,1,Cisacaruas,1,coklat,1,Corona,1,Covid 19 Pasaman,5,covid-19,8,Covid19 pasaman,4,cr7,1,cristiano ronaldo,2,csr pln,1,cta,1,Curahan Hati,1,Daerah,15,dahlan iskan,3,Dakwah,4,dan stroke,1,dana aspirasi,1,Dana Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia (YPKMI) Tidak Bisa Dicairkan Bank BRI,1,dance,1,Dandim,1,danlantamal,1,Dapur MBG padang,1,Dapur MBG Payakumbuh,1,Dapur Redaksi,1,dasawisma,1,DAVIP MALDIAN,1,Davip Maldian Pencipta Lagu TNI,1,Dayak,1,dayung palinggam,1,DBHCHT,1,dedi henidal,1,Dekranasda,1,Deli,2,Deli Serdang,3,Demak,554,Demak nasional,3,demo,4,demokrasi,1,Demokrat,1,demplot kodim 0312,1,DENGAN SISTEM PEREKONOMIAN ISLAM.,1,Denjaka,1,denpasar,1,denpom,1,densus 88,1,Depok,24,derby della madoninna,1,derby milan,1,desitinasi wisata,2,dewan pers,4,DFB Pokal,1,Dharma Pertiwi,3,Dharmaraja,1,Dharmasraya,35,difabel,1,Digitalisasi,1,Diklapaif,1,dikti,1,Diktisaintek,1,Din Minimi,1,Dinas Damkar Kota Padang,2,dinas kelautan dan perikanan,1,dinas kesehatan,8,Dinas Pangan,1,dinas pendidikan,6,Dinas Pendidikan 50 Kota,1,Dinas Pendidikan kota padang,2,Dinas Pendidikan Payakumbuh,3,dinas perikan dan perikanan,1,Dinas Perpustakaan dan Kearsipan,1,Dinas Sosial,1,Dinas sosial kaltim,1,Dinas Sosial Sumbar,2,dinsos,1,dinsos sumbar,3,dinsosnaker,2,Diplomasi,1,dirjen,1,disbudpar,2,dishub kota padang,1,Diskominfo 50 Kota,1,Diskominfo Sumbar,1,diskusi,1,disnas perkebunan sumbar,1,Dispenal,6,DISPERINDAG,1,disperindagtamben,1,dispora,7,dispora padang,1,Divisi 2,1,DIY,1,DJP,2,DKK Kota Padang,2,DKM,1,DKP,1,Doa bersama,3,Dongeng,1,Donor,4,donor darah,5,dosen,1,DP3AP2KB Kota Payakumbuh Gelar Rakor Bersama Gugus Tugas Kota Layak Anak 2024,1,DPD PAN,1,DPKA,1,DPO pembunuhan gadis penjual goreng,1,dpr aceh,3,dpr ri,4,DPR-RI,7,dprd,1054,DPRD Bukittinggi,29,dprd jabar,2,DPRD Kab.Agam,1,DPRD kabupaten bengkulu,1,dprd kaltim,4,dprd kota,7,DPRD Kota Padang,18,DPRD Kota Payakumbuh,150,dprd lasqi,1,DPRD Limapuluh Kota,2,DPRD Padang,18,DPRD Pasaman,162,DPRD Payakumbuh,207,DPRD PBD,1,Dprd prov,1,DPRD Provinsi Sumatra Barat,11,DPRD Rejang Lebong,1,dprd ri,1,DPRD Semarang,1,dprd sulsel,3,DPRD Sumbar,14,dprd sumut,1,DPRD Tanah Datar,18,Dprdpas,1,drawingsemifinalLC,1,Drone,1,drpd,5,drpd kota,1,duafa,1,Dubai,1,Dubes,1,Ducati,1,Dumai,4,dunia pendidikan,10,e-KTP,1,edukasi,35,ekkpd,1,ekonomi,27,ekonomi jabar,2,ekonomi. kasus,1,eksplore,1,emansipasi wanita,1,Emdes,178,emzalmi,1,energi,1,english,39,Entikong,1,EPL,1,ERB,1,erisman,2,eropa,1,erupsi,1,esport,1,euronext amsterdam ticker light,1,evakuasi,4,Event 10 Tahun Milad HOTS,1,Everest,1,expo,1,fadhli,1,fadhli zon,1,Fakta Mahalnya Biaya Politik Sistem Demokrasi,1,Fashion Show,1,Fasilitas,1,fauzi bahar,9,FC Barcelona,11,FC Bayern Munchen,5,FC Bayern Munich,1,Fc Byern Munchen,1,Fc Juventus,2,FC Porto,1,Fc Real Madrid,2,FCBI,10,feature,2,festival,3,festival kopi,1,FIFA,3,Fiji,1,filipina,3,Filupina,1,Financial,1,Fiskal,1,Fitur,1,Fiture,2,FKAN,1,FKAN Pauh IX,2,FKS,2,FMPK,1,fogging,2,Forikan Lima Puluh Kota,1,Forkabi,1,Forum Dialog,1,FPRB Pasaman,1,france,1,freddy budiman,1,fredi budiman,4,fwp,2,gagal ginjal kronik,1,Galeri Photo,3,galian c,1,gamelan,1,ganja,1,gardu listrik,1,Garuda Indonesia Taklukan Thailand,1,garut,1,Gatel,1,gedung sate bandung,1,gemerlap kembang api,1,Gempa Bumi,2,gempa Nepal,1,gerindra,1,Germas,1,Getafe,1,Ghatan Putra Nandani,1,gianyar,1,GKMI,1,Gmpp,1,Go green,1,goa petruk,1,goa semar,1,golf,1,Golkar,3,Golkar Pasaman,1,Golkar Payakumbuh,1,gor,2,gor haji agus salim,1,goresan pena Nurul Bariyah,1,Goresan tinta,1,Goresan Tinta Bidan Diny,1,Gorontalo,3,Gotong Royong dan Keceriaan,1,GOW Kota Padang,1,gowes,1,Grasstrack,1,Gresik,1,gubernur,9,Gubernur Ingatkan Aparat Pengamanan Natal,1,gubernur irwan buka seminar internasional teknologi,1,gubernur jabar,1,gubernur kaltim,2,gubernur sulsel,2,gubernur sumbar,8,guinness world records,1,Gunung Mas,2,guru,1,Haji,3,halim perdanakusuma,1,Halmahera,1,ham,1,hambalang,1,hardiknas,1,Hari Armada,1,hari buruh,1,Hari Ibu,1,Hari Ikan Nasional ke-10,1,Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79,1,hari kesehatan nasional,2,Hari Pahlawan,3,hari pers,1,Haris Azhar,10,harneli mahyeldi,1,hasil liga champion,2,hasil liga inggris,1,hasil pertadingan Juventus lawan Real madrid,1,hiburan,10,Hilangnya Naluri keibuan,1,HIV,1,hkg ke 44,1,HKN,1,hoax,1,Honda,2,hotel,1,hpn,1,htel savoy homann,1,HUKUM,85,hukum sumbar,2,hut,19,hut 70 bni,1,HUT Bhayangkara,1,HUT Golkar,1,HUT ke 12 Tahun,1,HUT Paguyuban Seni Budaya "Tunas Muda" mengadakan acara Maulid Nabi dan Pentas Seni TTKKDH Pekon Sinar Betung.,1,hut pdam ke 28,1,HUT Republik Indonesia ke-79,1,HUT RI,12,HUT TNI,17,HUT TNI AL,1,HUTPYK55,1,iain,1,ibu,1,ibu hamil,1,Idul adha,5,Idul Fitri,1,IKC Pasaman,1,ikm,3,IKN,4,IKOHI,1,ikps,1,Ikw,48,IKW RI,7,imam bonjol,1,Imbas Sampah Menggunung,1,imigrasi,2,IMP,1,imporsusu,1,In Pasaman,2,inacraft ke 18,1,indarung,1,indo barca,1,Indobarca,13,indobarca JCi fc,1,indonesesia,1,indonesia,24,Indonesia CSR Awards 2024,1,Indonesia Peringkat Pertama Judi Online Dunia,1,indramayu,6,industri,1,inernasional,1,info kesehatan,9,informasi,1,inggris,2,Inilah Wajah Buruk Kapitalisme Sekuler Liberal,1,Inovasi,8,Inspektorat,1,inspirasi,5,Inspirasi Tanpa Batas Dari Jalan Nipah ke Pidie,1,Institut Teknologi Padang,3,Intan Jaya,1,internasional,262,intisari,3,IORA,1,IPB,1,ipdn,1,iran,1,irian,1,irman gusman,1,Ironi Kebijakan Pajak Rakyat VS Perusahaan,1,irwan prayitno,2,isis,1,iski,1,Islam,6,Islam Mampu Menciptakan Lingkungan Ramah Perempuan Dan Anak,1,ispa,1,iswan muchtar,1,it,1,italy,1,ITM,1,ITP,21,Iven Wisata,1,Iwo,1,jabar,218,Jabatan,1,jadwal pertandingan,1,jaga kesehatan,2,Jakarta,329,Jakarya,1,jakata,2,Jalan rusak,1,Jalan santai,1,jalasenastri,3,jambi,21,jambore,2,jamda,1,Jaminan Sosial,1,jateng,384,jati,1,jatim,146,Jatinangor,3,Jawa Barat,23,jawa tengah,19,Jawa Timur,93,Jawabarat,2,JawaTengah,31,jayapura,4,JCI,2,jembatan,8,jember,6,Jendral Gatot Nurmantyo,1,jepang,3,Jeritan Para Petani,1,Jerman,5,jessica kumala wongso,4,jkn,1,JMSI,1,JNE,11,JNE Raih Penghargaan di Indonesia CSR Awards 2024,1,JNE Regional Padang Gelar Kopdar Bersama Media,1,job fair,1,Joey Alexander,1,jokjakarta,1,jokowi,2,Jombang,1,Jorge Lorenzo,1,Jose Mourinho,2,juara,1,Judi Online,1,Jumat Berkah,1,Jumat sehat,1,junjung sportivitas,1,jurnalis,2,jurus,1,Juventus,3,Juventus Fc,2,ka,1,KAA,2,Kaalimantan,1,Kab.Solok,699,Kabupaten Agam,1,kabupaten bengkulu selatan,1,Kabupaten Dharmasraya,13,Kabupaten Landak,1,Kabupaten Limapuluh Kota,553,kabupaten solok,122,Kabupaten Tanah Datar,35,kada,1,kades,1,kadis pu,1,KAI,1,kajati,2,kajati sumbar,1,kaktim,1,kalimanan utara,6,kalimantan,43,kalimantan barat,12,Kalimantan Selatan,6,kalimantan timur,3,kalimantan utara,98,kalimatan utara,1,kalimtan utara,1,kalsel,32,kaltar,1,kaltara,135,kaltaran,1,kaltim,142,Kaltim Fokus Hilirasasi Industri,1,kaltura,1,kamang,1,Kampung Pancasila,2,kampung pondok,1,kampus,24,kan,3,kanker,1,kantor camat,2,kantor gubernur,1,kanwil depag sumbar,1,Kanwil pajak,1,kapal karam,1,kapal tenggelam,1,Kapitalis Sekulerisme Mengakibatkan Matinya Naluri Ibu,1,kapitalisme,1,kapolri,3,Kapuas,3,karang taruna,5,karawang,6,Karena Himpitan Ekonomi,1,karet,1,Karimun,25,karnaval,3,kartini,1,karya bakti,1,karyawan,1,Kasad,13,Kasal,6,KASAU,1,Kasus,486,kasus gardu listrik,1,Kasus kpk,1,Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Siswi SMP,1,kata bijak,1,katarak,2,kathmandu,1,kawasan bebas sampah,1,Kayong Utara,48,kayutanam,1,Keagamaan,3,keamana laut,1,keamanan,1,kebakaran,12,kebersihan,5,kebijakan banci,1,kebijakan pribadi,1,Kebocoran Pajak,1,Kebudayaan,8,kecamatan,1,kecamatan nanggalo,1,kecamatan padang barat,1,kecelakaan,3,Kecelakaan Laut,12,Kediri,2,kedokteran,1,kehumas lebih baik,1,Kejagung,4,Kejagung RI,2,Kejahatan "Anak" Makin Menjadi Akibat Pornografi,1,Kejaksaan Agung RI,5,Kejari Agam,1,Kejari Padang,1,Kejari Pasaman,1,Kejari Solsel,1,kejati,1,Kejati Sumbar,11,kekayaan buah tropis nusantara mendunia,1,Kekerasan Seksual Tak Pernah Padam,1,kekerasan terhadap wartawan,1,kekeringan,3,kelautan,1,kelautan dan perikanan,2,kelompok santoso,1,kelompok tani,1,keluarga,4,kelurahan,1,kelurahan kampung pondok,1,kelurahan ujung tombak pembangunan bangsa,1,kemanusiaan,2,kematian Angeline,1,Kembalikan Fungsi Parpol untuk Aspirasi Rakyat,1,Kembalikan Kedaulatan SDA dengan Penerapan Islam Kaffah,1,kemenag,79,Kemenag RI,5,kemenaker,1,Kemenega,1,kemenhan,2,kemenkes,1,kemenkominfo,1,kemenkumham,2,Kemenkumham RI,1,Kemenlu,1,Kemenperin,254,Kemenperin nasional,2,kemenpora,1,Kemenprin,1,Kemenristek,1,kemensos,4,kementerian,3,Kementerian Agama RI,3,Kementerian Keuangan,1,Kementerian Komdigi,1,Kementerian Kominfo RI,1,kementerian Pariwisata,1,Kementerian Pendidikan RI,2,Kementerian Sosial,2,Kementerian Sosial RI,1,kementrian,1,kementrian ketenagakerjaan,1,kementrian luar negri,1,kementrian pendidikan,2,Kendari,3,Kenperin,1,kenyaman atlit lebih baik,1,Kep.,1,Kep.mentawai,10,kepala,1,kepala dinas kehutanan kaltim,1,kepala kantor penghubung sumbar,1,kepemimpinanIslam,1,kepri,4,Kepulauan Bangka Belitung,1,keracunan,2,Kerapatan Adat Nagari,1,kereta api,3,kerinci,2,kesehatan,162,Kesehatan DBD,1,Keselamatan,2,kesenian,10,kesetrum,1,Ketahanan pangan,5,ketenagakerjaan,1,ketua dprd padang,1,ketua dprd sijunjung garap isteri sopir,1,ketua komisi syamsul bahri,1,ketua umum komisi penyiaran informasi,1,khilafah,1,khofifah,1,kim jong-un,1,kirab budaya,1,Kisah,2,Kisah Nabi,2,kkn,4,Klaten,7,KLB,1,Klungkung,2,Koarmada,38,koarmada II,6,Koarmada III,200,Kodam,774,Kodam IV/Dip,1,Kodam XII,2,kodim,2,Kodim 0306/50 Kota,1,Kodim 0311,6,Kodim 0311 pessel,33,Kodim 0311/Pessel,37,Kodim 0430 Banyuasin,1,kodim 0714,2,Kodim 0731,1,Kodim pasaman,1,kodim se indonesia,1,Koharmatau,44,Kolaborasi Pertamina dan LKKPN,1,kolam,1,kolinlamil,1,Koltim,1,komandan korem,1,Komitmen,1,komnas HAM,3,komodo,1,Kompetisi,1,kompetisi tingkat dunia,1,Komunitas,8,Konawe,3,kondom,1,Konferensi Pariwisata PBB 2024: Perempuan Berdaya,1,kongres IV PDI-P,1,koni,3,Koni Pasaman,1,kontingen pwi,1,kontraproduktif,1,Kontras,9,Kontroversi tes perawan dua jari,1,kopaska,4,kopassus,3,koperasi,1,kopi arabica,1,kopi beracun,5,kopi sianida,1,korban kekerasan mesti dilayani dengan baik,1,korea utara,1,korem,6,Korem 071,1,Korem 073,6,Korem 151,1,korpri,2,Korupsi,18,korupsi gardu listrik,1,korupsi. KPK,1,koruptor,1,kostra,1,kostrad,150,kostrak,1,Kota Batu,1,Kota Bukittinggi,2,kota padang,323,Kota Pariaman,15,Kota Payakumbuh,1360,Kota Serang,2,Kota Solok,1,Kota Tangerang,1,kotasolok,2,kotrad,2,Kowal,1,KPAI,1,kpi,12,kpk,16,KPPN,1,kpu,9,KPU Kota Payakumbuh,1,KPU Limapuluh Kota,1,KPU Padang,1,KPU Psm,26,kreatifitas,1,KRI,20,KRI Nanggala,1,kriminal,28,Kriminalitas,1,Krisis,2,KSHARC,1,KSPI,1,KTT,1,kudus,4,Kuliner,42,kumpulan berita porprov sumbar,1,Kumpulan saiyo,1,kunci sukses menang pertandingan,1,kuningan,1,Kunjungan,2,kunker,1,Kupang,2,kurban,3,kutai,1,KY,1,l,1,La LIga,4,laka laut,1,Laksusnews,1,Lamongan,33,Lamoung,7,lampu,1,Lampu g,1,lampung,312,Lampung Peristiwa,2,Lampung pristiwa,5,Lampunh,1,Langkat,1,langsung,1,Lansia,3,lantamal,2,lanud,3,Lanud Adi Sumarmo,7,lapas,4,Lapas Suliki,1,lari,1,Latgab,1,latihan,10,Lazio,2,Lebak,13,lebaran,5,led,1,Leg I liga Champoins,1,Leg pertama semifinal Liga Champion,1,leg pertama semifinal liga champions 2015,1,Legenda,1,lelang resmikan,1,lembaga layanan,1,lembang,1,Lewotobi,1,lgbt,1,liga champion,3,liga champions,14,liga eropa,1,liga indonesia,2,Liga Inggris,9,Liga Spanyol,7,light beyond ilumination,1,liliana natsir,1,Limapuluh Kota,245,limapuluhkota,14,limbah,1,Limosin Aurus Senat,1,lingkungan,5,lingkungan asri,2,Lionel Messi,3,Lippo,1,liputan khusus,4,liputankhusus,36,listrik,1,Live Bullying,1,LKAAM,3,LKP,2,lomba mancing,2,Lombok Barat,1,london,2,london book fair,1,los lambuang,1,lounching,1,lpm,3,LSM,1,Lukisan,1,Lumajang,4,lyrics,1,machudum,1,magang,1,Magelang,243,mahasiswa,39,Mahkamah Agung RI,1,Mahkamah Konstitusi,1,mahyeldi,5,majalah al hikmah,1,mak inggih,1,mak karani,1,Makalah,1,makan bergizi,5,Makan Gratis,1,makanan tradisional,2,makasar,13,makassar,4,Maksiat,1,Makutarama,1,Malanca Marendo,1,Malang,63,Malang Raya,41,malaysia,2,maluku,7,Mampukan Membentuk Karakter Anak?,1,manado,2,Manchester City,2,Manchester United,3,mancing mania,2,mandeh,1,Manfaat Buah,3,mangrove,1,mapala,1,maraton,1,Marc Marquez,2,marching band,1,Marcos Rojo,1,maritim,1,markas paskhas,1,maroko,1,Maros,3,Masa Depan Tergadaikan,1,masakar,1,Masional,1,masjid,3,matahari SPR,1,Mataram,1,Maulid Nabi,3,maulid nabi muhammad SAW,2,Maulidan,1,May Day,3,mayat,1,MBG,5,medan,21,media,1,Media Gathering JNE Express Padang Hadirkan Owner Rendang Uni Lily,1,megelang,1,menag,1,Menarmed,3,Mendagri,1,mendikbud,1,Menembak,16,Menhan,1,Menkomdigi,1,menkominfo,1,Menperin,1,menpora,1,Menristek,1,mensos,1,Mentan,1,Mentawai,222,menteri,3,menteri bapenas,1,menteri bumn,1,Menteri Ketenagakerjaan,1,menteri politik hukum dan keamanan,1,menteri susi,2,Menyoal Program Kemenkeu Mengajar ke-9,1,Merawat Pernikahan,1,Merdeka Belajar,1,Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka,1,Merdeka Pejabat Rakyatnya Melarat,1,MH370,1,Milad,2,milo,4,Mintak Nomor Rekening Mak Datuak,1,minuman,1,minyak,2,MIPI,1,miras,1,Miris Aborsi Legal,1,mirna,1,Misi,2,Misi Kunjungan Paus dan Bahaya Respon Kepemimpinan Sekuler,1,Mitsubishi,1,mk,1,mnek,1,mobil,2,Moeldoko,2,Mojokerto,17,Monas,1,Monas Menjadi Saksi Napak Tilas 1 Dekade Hafizh On The Street,1,motivasi,2,MotoGP,7,MotoGP2015,3,MP3ESB,1,mpr,1,mpr ri,1,mpr sosialisasi empat pilar,1,mtq,2,MTQ XLI,4,mtsn model padang,1,MU,2,Muara Labuah,1,muaro lasak,1,mudik,3,muhamadiyah,1,Muhammadiyah,1,Muharram,1,Muhibah,6,Muhibaj,1,MUI,2,muko muko,1,mural,1,museum,4,museum adityawarman,1,Museum adytiawarman,1,musibah,3,musik,2,musik jazz,1,muskerwil ikps riau,1,Musrenbang,2,musrenbangnas,1,Mutasi,1,MV Hai fa,1,naaional,6,nadional,3,Nafsiyah,14,nagan raya,1,naganraya,1,Nagari Durian Tinggi,1,Nagari koto kaciak barat,1,Nagari Simalanggang Raih Peringkat Kedua Nasional dalam Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Desa 2024,1,Naik Pangkat,1,naisional,1,nakes,1,Namun Akan Melakukan Konfirmasi Terkait Dugaan Maladministrasi di Unit BRI Lubuk Buaya Padang,1,napak tilas,1,narkoba,14,narkotika,1,Nasdem Payakumbuh,1,Nasib Anak Terlunta,1,nasional,3071,Nasionaĺ,4,nasional kita bangun indonesia dari pinggiran,1,Nasional ppwi,2,nasional Universitas,1,Nasionsl,1,Natal,1,nelayan,3,nenek asiani,1,nepal,1,Netralitas,1,New Normal,1,news,22,neymar,1,Ngawi,26,Nias,4,Nikah Dini,1,Nissan,2,NKRI,1,nobar,1,NTB,4,NTT,15,NU,1,nurul iman,1,nusantara,10,nusantara mendunia,1,Nuzullul Quran,1,Ny Nevi,1,obral remisi,1,Ojol,2,olagraga,2,Olah raga,31,Olah rga,1,olahan ikan,1,olahan makanan,1,OLAHRAGA,340,olahraga motogp,3,olahraga sepak bola,59,olahraga sepakbola,1,olahraga sepakbola liga champions,1,OLAHRARAGA,1,olimpiade,1,olimpiade Rio,4,olimpiade rio 2016,1,Ombudsman,2,Ombudsman Akan Beri Keterangan Terkait Dugaan Maladministrasi Rekening YPKMI,1,Ombudsman Sumbar: Kasus Dugaan Maladministrasi Rekening YPKMI Masih Dalam Proses Tindak Lanjut,1,Omnibus Law,1,Ooini,2,OPEC,1,Opin,1,opini,214,Opini,15262,Opinì,8,Opìni,2,Òpini,5,Òpìni,1,Opini aborsi,1,Opini IKN,1,Opini kemerdekaan,1,Opini kesehatan nusantaranews.net,1,Opini Nusantaranews,459,Opini nusantaranews.net,90,Opini pendidikan,2,Opini produk china,1,Opini tiket pesawat,1,Opinii,2,Opino,1,opm,1,oponi,1,orari,1,Orari Pasaman,1,organisasi,2,Ormas,2,otoda,1,otomotif,17,otonomi,1,otto hasibuan,1,pacific partnership,1,padag,1,padamg,1,padan,1,Padang,2843,Padàng,1,padang bersih,1,padang fair,1,Padang Ganting,1,PADANG Kota Tercinta,1,Padang Kota Tercinta" Daya Tarik yang Meredup,1,Padang Panjang,13,Padang Pariaman,40,Padang penrem,116,padang timur,1,padang. kasus,2,padangpanang,2,padangpanjang,45,Padangpariaman,36,Padanh,1,padi,1,pagaruyung,5,pahlawan nasional,1,Pahlawan Senja,1,painan,7,pajak,3,pajero,1,palangkaraya,1,palembang,4,palestina,1,Palmeiras,1,pameran,5,Pamtas,1,panatai padang,1,Pancasila,3,Pandeglang,76,Panen,2,pangan,2,Pangea Wins Prestigious Quality Award,1,Panglima,11,Panglima TNI,7,pantai,3,pantai air manis,2,pantai padang,5,Pantai Padang Permata Pesisir Barat dengan Pesona Tagline "Bank Nagari,1,Pantau Harga Jelang Idul Fitri,1,panti,2,panti asuhan,1,Pantun,7,Pantura,3,papua,268,papua nugini,1,para atlet,1,Parade,1,paralayang,1,PARIAMAN,47,paripurna,1,Pariwara,126,pariwisata,146,pariwisata kaltim,1,pariwista FKN,1,parlemen,1,partai,4,Partai Demokrat,2,Partai Golkar,2,Partai PAN,1,partnership 2016,1,PAS Band,1,Pasama,1,Pasaman,145,Pasaman Barat,2,pasar johar,1,pasar kaltim,1,pasar rakyat,2,Pasar Sehat Cileunyi Tengah Sakit,1,pasbar,25,Pasbarr,1,paskibra,1,pasukan,1,Pati,328,Patnership,1,patroli,3,paud,6,pauh,1,PAW,1,pawai,1,payakumbuh,3403,PDAM,56,pdf,2,pdip,1,pedagang,1,Pedoman Media Siber,1,Pedoman Media Siber 2,1,Peingsewu,3,Peistiwa,1,Pejabat Tinggi Pratama,1,Pekanbaru,9,pelajar,3,Pelanan pasien,1,pelantikan bkow,1,Pelantikan DPW PASTI NJ Sumbar,1,pelatihan,1,Pelayanan Ibadah Haji Kacau,1,pelayanan kasus kekerasan,1,Pelayaran,9,pemain terbaik lpi,1,Pemanfaatan Transaksi Elektronik Untuk Kemajuan UMKM,1,Pematang Nebak,1,Pembangun masjid nurul yaqin,1,pembangunan,6,pembebasan jalan tol bpjn 12 balikpapan,1,Pembentukan satgas baru,1,pemberhentian kepala sekolah,1,pembicara dari malaysia,1,pembicara irfan wahid,1,pembukaan porprov xiv,1,pembunuhan,4,Pemda Pasaman,410,Pemerintah memberi makanan bergizi,1,pemerintah sulsel,1,Pemerintahan,53,Pemeritahan,2,pemilihan uda uni 2015,1,Pemilu,8,Pemilukada,1,pemimpin global pencahayaan,1,Pemkab Agam,1,Pemkab Mentawai,1,Pemkab solok,6,Pemkab Solsel,2,pemko padang,167,pemko sulsel,1,pemkopadang,2,pemprov,26,pemprov jabar,2,Pemprov Jabar Raih Penghargaan KPK,1,pemprov kaltim,11,pemprov sumbar,153,pemuda pancasila,1,pemukulan wartawan,1,Pemusnahan,1,Penanganan Serius Untuk mengatasi Masalah Stunting,1,pencahayaan rumah,1,pencemaran,1,Pencitraan di Balik Seruan,1,pendaki,2,pendididkan,13,Pendidikan,312,Penďidikan,1,Pendidikan SMPN 4 Padang,1,pendidikan. lpi,1,pendim 0311,2,pendim 0311/Pessel,4,Pendiri TIKI dan JNE Meresmikan Masjid Nur’aini di Kurau Barat,1,penduduk,1,Penerbangan,1,Pengadilan Negeri,1,Pengadilan Negeri Lbs,1,pengajian,1,Pengajian wawako maigus nasir,1,pengangkatan tenaga honor,1,penganiayaan guru,2,Pengelolaan arsip sosialisasi,1,Pengelolaan partisipasi masyarakat,1,pengelolaan pulau kecil,1,Pengelolaan Tambang Wajib Oleh Negara,1,Penghargaan,3,penghijauan,1,pengobatan,2,pengukuhan,1,pengukuhan bsmi sumbar,1,pengumuman,2,pengungsi ronghiya,2,Pengurus,1,Peningkatan Wisatawan ke Kota Padang Didukung Program Pembangunan Pemerintah,1,penjara evin,1,Penrem,407,Penrem 032,2,Penrem 032/Wbr,8,Penrem padang,3,penulis,1,penya real madrid,1,penyelundupan,3,peparnas,1,Perbakin,1,Perbatasan,9,percaya diri,1,Perekrutan,1,perempuan,2,Pergaulan bebas,1,pergi shopping,1,perguruan tinggi,2,perhubungan,5,perilaku amoral,1,perindo,2,Peringatan Hari Nusantara,1,Peringatan Hari Perkebunan ke-59,2,Peringati hari maulid nabi,1,Peringati HUTlantas ke-70,1,peristiwa,26,Perkebunan,1,Perlindungan Tak Niscaya,1,permen karet,1,permindo,2,pernikahan,1,Pernikahan Dini,1,Perpani,1,perpustakaan,1,pers,1,persiapan,1,persit,8,pertamina,53,pertaminan,2,pertanian,6,Pertanian kota padang,1,perumahan dan permukiman,1,Perumda Air Minum,4,Pesantren,1,Pesawat,1,pesel,3,pesilat,1,Pesisir selatan,14,Pessel,111,peternakan,2,peternaksusu,1,pf,1,pgri,4,philip lighting,1,philippines sport stadion,1,philips hue,1,PHK,1,Photografer,1,Piala AFF 2016,1,piala dunia,8,piala super spanyol,1,piala walikota padang,1,PIF,1,pilgub,16,pilkada,52,pilkada sumbar,1,pilkades,1,PIN,6,Pj Wako Jasman Sidak Pasar Tradisional Ibuh,1,pjk,1,PKK,5,PKK Kota Padang,1,pkl,2,pks,5,PKS Payakumbuh,1,PLN,4,plt gubernur aceh,1,pmi,1,PNPM,2,pns,2,poitik,2,Pokdar,1,pol pp,2,pol pp,3,pol ppp,1,Polda,4,Polda Sumbar,3,Polda sumut,1,polisi,7,polisi mabuk,1,politiik,2,Politik,460,Politik Dinasti,1,politik hukum,1,Polres,1,Polres Limapuluh Kota,2,Polres Pasaman,38,Polres Payakumbuh,4,Polres Pessel,1,Polres Psm,1,polresta,1,Polresta Padang,1,polri,394,Polsek Bonjol,1,poltik,3,polwan,1,POMAL,1,pompa hidram,1,pondok pesantren,1,ponpes,1,pontianak,6,popda,1,porprov,30,porprov dharmasraya,1,porprov sumbar,6,porprov sumbar 2016,1,porseni,1,porwanas,1,POTRET BURAM PENDIDIKAN SISTEM KAPITALIS SEKULER,1,Potret Kelam Sistem Pendidikan Sekuler Cerminan Rusaknya Pendidikan di Bawah Bayang-bayang Pemerintah Kapitalis,1,pp,22,PPATK,1,PPDB 2024,3,PPIA,1,PPWI,269,Prabumulih,1,Prajurit,4,pramuka,4,prasjal tarkim,1,Premier league,1,Presidem RI,1,presiden,6,presiden jokowi,3,Presiden Jokowi Tiba di New Delhi,1,Presiden Prabowo,1,prestasi,4,Pringsewu,124,pringsewu lampung,9,Pristiwa,4,Privasi Policy,1,Probolinggo,1,Profil RA Kartini,1,Profile,5,Program Inovatif,1,Program Magrib Mengaji,2,proyek dermaga ketapang,1,Proyek Pembangunan Gedung Teknik Universitas Andalas,1,PSG,3,psht,1,Psikolog,2,PSP Padang,2,PSSI,4,PSV Eindhoven,1,PT,1,PT KAI,3,PT Rimbo Peraduan,2,PT. Taspen,1,ptm,1,ptn,1,pu,9,PU Kota padang,1,Puan Maharani,32,puasa,2,pucuk,1,Puisi,283,Puisi Nusantaranews,18,pulau buru,1,Pulau Punjung,1,pulau sikuai,1,puncak jaya,3,PUPR Padang,2,Purnawira,1,purwakarta,4,Puspen,3,Puspen TNI,35,Puting beliung,1,pwi,21,qasidah,1,radar,1,Rahmat Saleh,1,Raih Juara 3 di Kompetisi Karate-Do se-Sumatera*,1,raih prestasi,2,Raja Yordania,1,Rajab,1,rakor,2,rakor kaltim,1,Rakornas,1,RAKYAT SEJAHTERA,1,Rakyat Yang Kehilangan Rasa Aman,1,ramadhan,17,Rapat guru dari serangan siber,1,Rapat koni kota padang,1,rapat paripurna,1,Rapat penyelesaian permasalahan di TPA air dingin,1,Rapuhnya Mental Mahasiswa Di Pendidikan Sekuler,1,ratu atut,1,Real Madrid,3,realmadrid. barcelona,1,redaksi,6,redaksi nusantaranews group,1,Redaksi pedoman,1,Refleksi Muharram: Mewujudkan Kebangkitan,1,regulasi ulang perizinan toko dan pasar modern,1,Rekonstruksi,1,Rektor,1,Relawan,2,Religi,4,remisi,1,Renungan,1,repsol honda,1,Retrofit,1,reuni,2,Reuni Angkatan,1,ri!bo perpaduan,1,Riau,18,rini soemarno,1,Riset,1,rizki pora,1,Rohil,2,Romantisme Penguasa Muslim dengan Vantikan bentuk Doktrin Toleransi yang Kebablasan,1,Rossa,1,RPJMD,1,rri,2,RS BMC,1,RS Harapan Bunda,1,RS Mitra Bangsa,8,RSMB,1,RSN,1,RSUD Psm,1,RTLH,1,rubrik,6,Rubrik Adat,4,rubrik minang,1,Rubrik PIN,4,rudiantara,1,ruhui rahayu,1,rumah pintar,1,Rumah Tangga Dalam Naungan Sistem Islam,1,rupiah,1,Ruri,1,Rusia,1,rusuh tanjungbalai,1,RUTILAHU,1,Saatnya Kita Introspeksi Diri,1,sabu,3,safari politik,1,Safaruddin Dt. Bandaro Rajo,1,Sakato,1,salatiga,50,samarinda,94,sampah,1,samsat,3,Sanitasi,1,Sanlat,1,Santunan,3,sapma,1,sapol pp,1,SAR,6,sarana dan prasarana,2,Sarolangu,1,sarolangun,1417,sarolangun nasional,121,Satgas,35,Satgas Pamtas,1,satgas tni,53,satkopaska,1,satpol PP,15,Satpol PP Padang,1,sawahlunto,15,sawahluto,1,SD Negeri 02 UKS,1,SDABK Sumbar,1,seberang palinggam,1,sebra serbi,1,Secaba,2,secapa ad,1,sedekah bumi,1,sejarah,15,Sekolah,1,selaju sampan,1,selaju sampan tradisional,1,selam,1,Selayang Pandang,1,seleb,1,Selebriti,2,semarang,3,sembako,2,semen padang,4,SEMEN PADANG FC,2,seminar,4,seminar nasional,1,Semua Agama Sama Adalah bentuk Sinkretisme,1,seni,2,Seorang Pria di Padang,1,sepak bola,11,sepak takraw,1,sepakbola,66,Sepeda,1,sepeda ria,2,serang,2,serba serbbi,2,serba serbi,34,serba-serbi,4,Serie-A,2,sertifikasi,1,sertijab,3,seskoal,1,sevilla,2,si pekok,1,sianida,1,sibolga,2,sidak,2,sidang jessica kumala wongso,1,sidoarjo,3,sigil,1,sigli,1,Sijunjung,25,silat,1,silek,1,simulasi,1,simulator,1,sin tax,1,sinergi,1,sinergitas,1,singapura,1,Singkawang,13,singkong,1,Sinjunjung,1,Sintang,1,Siraman Rohani,1,sirkuit Austin,1,Sirkuit Austria,1,siswa,5,Siswa Adabiah 2 Raih Emas di Kejurnas Nenggala Kick Boxing Academy 2025,1,Siswa SMPN 4 Padang,1,siswi sma 6 padang,1,situs islam,1,SK Wakil Rakyat Tergadai,1,SKK Migas,1,Sleman,1,SMA 1,1,sma 10,1,sma 2 padang,1,SMA Negri 2 Padang,1,SMK 1 Lbs,3,smk muhammadiyah,1,SMKN1 Lbs,3,SMP 3 Padang,1,SMP 30,1,SMP Kumpulan,1,SMPN 4,1,Solder Tubuh Pelaku Pencuri Jemuran,1,SOLO,1,solo travelling,1,solok,326,Solomon,3,solse,1,solsel,71,Solusi Hakiki Pembebasan Palestina,1,sop,1,sopir dinas antarkan atlit porprov,1,Soppeng,2,sorong,25,sorotan dprd,1,sosial,17,sosialisasi,4,Sosok,1,SP,1,Spanyol,1,Sparco,1,Special Olympics Indonesia,2,Spiritual,2,SPMA,1,sport,20,SPPG,1,sri mulyani,1,stih,15,STISIP,2,stisip ypkmi padang,1,stunting,2,style,3,suap,1,Suara Pembaca,20,subang,5,Sudah Tepatkah Pengumpulan Zakat dan Distribusinya?,1,Sujiwo Tejo,1,suka jala jalan,1,sukabumi,2,SUKHARJO,1,Sulawesi,9,sulawesi selatan,6,sulsel,120,sultan,1,sulteng,27,Sultra,7,sulut,1,sumatera,1,Sumatera Barat,2,Sumatera Utara,1,Sumatra Barat,1,Sumba,1,Sumbar,1915,sumbar expo,1,sumbar expo 2013,1,sumbar. korpri,1,sumbar/pariaman,1,SUMBAR/Sijunjung,1,Sumbat,3,Sumedang,1,sumsel,11,sumut,2,sunatan,1,sunbar,1,Sungai,2,sungairumbai,1,Super Garuda Shield,2,suprapto,1,Surabaya,96,surakarta,23,Surat Pembaca,15,Surbaya,1,susel,1,Susunan Redaksi,1,sutiyoso,1,Suzuki,1,swasembada pangan,1,Sweeping,1,syekh Ahmad Khatib,1,syiah Houthi,1,tabligh akbar,1,Taekwondo,1,tahajud gathering,1,tahun baru 2015,1,Taichung City,1,Tajuk,2,tak selesaikan masalah,1,takengon,3,Takjil,2,taman bermain,1,taman budaya,2,Taman Kanak-Kanak,1,taman melati,1,tana paser,1,Tanah Bumbu,1,Tanah Datar,76,tanahdatang,1,tanahdatar,49,tanaman,3,tanatoraja,2,tangerang,9,Tanggamus,172,Tanggamus Lampung,12,Tanggamus Lampung Peristiwa,1,Tanggamus Lampunh,1,tanggung jawab siapa? Islam Punya Solusi.,1,tanjung pinang,1,tantowi ahmad,1,tarakan,170,tarakank,1,tarakaran,1,Tarawih,1,Taruna,1,Taruna Akademik AL Kunjungi Kaltim,1,Tata kelola keuangan,1,tausiah,1,tawuran,1,Tawuran dan Kekerasan Seksual Semakin Marak,1,Tawuran Jadi Kebiasaan,1,tax amnesty,1,TBC Meresahkan Dalam Balutan Sekuler Kapitalisme,1,TDS,10,tds 2016,1,Tegaskan Komitmen pada Kepuasan Konsumen,1,Teknik,2,teknologi,53,telkom,3,temanggung,2,tembak,2,Tempat,1,temu kangen,1,Tenaga Kerja,1,tenggelam,1,tentara tercantik didunia,1,terang benderang,1,Terbaru,4,Terjun,1,Ternate,8,teror bom,1,teroris,1,terpadu,1,Tes CPNS,1,testimoni,1,Tidore,1,tifatul sembiring,1,Tim penggerak pkk,1,Tim Safari Ramadhan,12,Tim SAR,1,Tiongkok,1,tipikor,1,tips,115,tips hidup sehat,2,tips hubungan,1,tirta darma ayu,1,tisabilaga,1,TKI,1,tmii,1,tmmd,11,Tmmd kodim demak,1,tmmd/n,2,TMP,1,TNI,632,TNI AD,78,TNI AL,189,TNI AU,49,Toilet Adalah Hal yang Perlu Dijaga,1,toleransi,9,toraja,2,TP PKK,2,TPPO,1,Tradisi,2,Tradisional,1,tragedi Mei 98,1,trans padang,1,transportasi,2,traveling,11,travelling,1,tropi juan gamper,1,TRTB,1,ttg,1,tuban,1,Tulungagung,1,turnamen,2,UIN IB,1,UIN IB Padang,2,UIN Imam Bonjol,1,UIN Imam Bonjol Padang,1,UIR,1,Uji Kompetensi Wartawan,1,Ukraina,1,UKSW,13,ukw,2,ulama,1,ULP,1,Ulul Azmi,1,umkm,9,UN,2,un bocor,1,Unand,11,unik,15,Universal Health Coverage,1,universitas,6,universitas andalas,2,Universitas Pertamina,35,unp,25,upacara,5,Uper,55,UPPER,2,UPS,1,uptd,2,usaha,4,usia dini,2,USNS Mercy,1,UT,1,utama,1,uu,3,UU P3H,1,UU PERS,1,UU TNI,2,vaksin,3,vaksin palsu,1,Vaksinasi,1,Valencia,1,valentine day,2,Valentino rossi,4,Vanuatu,1,Veteran,1,Video,11,vietnam,3,vitamin A,1,Volly,1,wagub,1,wagub jabar,2,wagub kaltim,1,Wakasad,2,Wakil Presiden,1,WAKIL RAKYAT RAMAI-RAMAI GADAIKAN SK,1,wakil walikota,1,Wako Serahkan Penghargaan dan Santunan ASN Purna Tugas,1,walhi,1,walikota,2,walikota dipanggil dprd,1,walikota padang,6,walikota padang tegur fatriaman,1,wanita,2,wapres,3,wapres yusuf kalla,1,Warakawuri,1,warga gerebek ketua dprd sijunjung,1,Warnai Semarak Lomba HUT RI ke-80 Warga RT.01 dan RT.02 Kampung Batu,1,wartawan,5,wasbang,2,washington,1,wawako padang,1,Wawasan Kebangsaan,2,wayan mirna salihin,1,WHO,1,whta,1,wira usaha,1,Wisata,128,wisata halal dunia,1,Wisuda,3,WNA,1,WNA Nigeria,1,wni,1,Wonosobo,1,world halal tourism award 2016,1,wtp,1,Yalimo,1,yamaha,1,yaman,2,Yanggamus,1,yatim piatu,4,Yogyakarta,10,YPKI,1,YPKMI,3,ypkmi padang,1,YPKMI STIH PADANG,1,YPKMI STISIP Padang,1,yuliandre darwis,1,Yulisman,1,zakat,3,Zaki Abdulghani Akui Tak Miliki Hak Jawab,1,zardi syahrir,1,zeni,1,ziarah,3,
ltr
item
Nusantaranews: Penurunan Kapasitas Intelektual, Bagaimana Solusinya?
Penurunan Kapasitas Intelektual, Bagaimana Solusinya?
Nusantaranews
https://www.nusantaranews.net/2024/10/penurunan-kapasitas-intelektual.html
https://www.nusantaranews.net/
https://www.nusantaranews.net/
https://www.nusantaranews.net/2024/10/penurunan-kapasitas-intelektual.html
false
690645960084725222
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content