Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pengiriman Militer, Solusi Pembebasan Pelestina

Friday, October 11, 2024 | Friday, October 11, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:36:54Z

Oleh Neneng Hermawati
Pendidik Generasi Cemerlang

Zionis yahudi Israel semakin menggila, tidak cukup hanya Palestina dihancurkan, negara Libanon pun di bombardir dengan hujan roket. Hal ini terjadi pada Sabtu (28/9/2024) dini hari. Serangan udara Israel ini mengguncang pinggiran selatan Beirut, Sin El Fil Libanon.(cnbcindonesia.com, 28/9/2024)

Konflik antara Hizbullah dan pasukan Israel terus memanas, banyak rakyat Libanon yang menjadi korban. Menurut Menteri Kesehatan Libanon, Firas Abiad, dilaporkan bahwa, “sejak 16 September 2024, terdapat korban tewas sebanyak 1.038 orang, dan 6.352 orang korban luka-luka dan memaksa lebih dari satu juta orang mengungsi.”

Mengerikan, jika kondisi ini terus berlangsung. Apakah Libanon akan bernasib sama dengan kondisi sebagaimana yang terjadi di Palestina?

Miris, seluruh dunia bungkam, bahkan tidak ada satu pun negara-negara Islam yang mampu menghentikan kebrutalan zionis Israel. Mereka hanya mampu menyuarakan kecaman dan kritikan terhadap tindakan entitas Israel tersebut, yang sejatinya tidak akan mengubah atau menghentikan serangan. Kalaulah ada sebagian kaum muslim yang membantu perjuangan rakyat Palestina, seperti Houthi di Yaman ataupun Hizbullah di Libanon namun mereka hanyalah milisi yang kekuatannya tidak sebanding dengan kekuatan militer sebuah negara.

PBB sebagai lembaga internasional seharusnya bisa mencegah zionis Israel yang menjajah dan memperluas serangannya ke Libanon. Berbagai resolusi yang dikeluarkan bagaikan kebijakan sia-sia, tidak memiliki arti apapun ketika AS selalu mendukung dan membantu baik dari segi kebijakan, dana sampai militernya.

Perluasan medan perang yang dilakukan zionis Israel terhadap Libanon tentu sudah direstui oleh AS sebagai tuannya. Ini terbukti bahwa berbagai persenjataan yang digunakan zionis Israel ternyata berasal dari AS. Keberhasilan Israel menghancurleburkan Palestina dan memperluas serangannya ke Libanon mendapat dukungan penuh dari AS sebagai negara adidaya.

Sedangkan negeri-negeri muslim tidak berkutik, tersandera secara politik oleh AS dan terbelenggu oleh sekat-sekat nasionalisme yang membuat persaudaraan sulit terwujud. Padahal, mereka memiliki kemampuan untuk menghentikan dan mengusir pendudukan yahudi yaitu dengan pengiriman tentara muslim.

Pembebasan tanah Palestina dan penghentian serangan ke Libanon hanya akan terwujud jika umat memiliki seorang khalifah, yaitu seorang pemimpin bagi kaum muslim untuk seluruh dunia, menyatukan wilayah negeri-negeri Islam yang terkotak-kotak akibat nasionalisme, menyelamatkan muslim yang tertindas dan terjajah dengan mengirimkan pasukan tentaranya yang gagah dan pemberani. Semua itu pasti akan terwujud
jika kita sama-sama memperjuangkannya.

Oleh karena itu, sangat penting untuk membangun kesadaran mereka bahwa masalah Palestina adalah eksistensi entitas Israel yang hanya dapat dilawan dengan bersatunya negeri-negeri muslim di seluruh dunia di bawah satu komando yaitu kepemimpinan yang dicontohkan Rasulullah saw.

Wallahu a’lam bishshawwab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update