Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

KAPITALISME- LIBERALIME BIANG KENAKALAN REMAJA

Wednesday, July 31, 2024 | Wednesday, July 31, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:41:09Z

Oleh: Elah Hayani

Anggota Polsek Cileunyi jajaran Polresta Bandung Jabar kembali memberikan bimbingan dan penyuluhan (binluh) kamtibnas di lingkungan sekolah dengan menemui pelajar di SMA Negeri 1 Cileunyi, terkait kenakalan remaja. Himbauan dan penyuluhan kamtibnas ini bertujuan untuk memberi pemahaman dan wawasan kepada para pelajar agar menghindari perilaku menyimpang, dan menyampaikan dampak yang akan ditimbulkan dari kenakalan remaja, maupun tindakan yang dapat melanggar hukum, berupa hal-hal yang dapat merusak dan merugikan siswa, keluarga, dan nama baik sekolah, seperti tawuran, bulliying atau perundungan, dan penyalahgunaan narkoba.

Aparat polisi pun mengajak para siswa untuk bekerjasama dengan saling mengingatkan kepada teman-temannya, untuk menghindari penyalahgunaan narkoba, dan berperan aktif dalam pencegahan dan penyebaran narkoba, serta melaporkan apabila melihat ada pemakai narkoba.

Bimbingan dan penyuluhan kepada para siswa sebagai sebuah upaya pencegahan, memang seharusnya dilakukan. Namun jika hal tersebut dilakukan di beberapa sekolah saja, tidak akan cukup, karena tidak menyentuh akar masalah penyebab kenakalan remaja. Oleh karena itu, masalah kenakalan remaja tersebut harus ditelusuri.

Usia muda, adalah usia paling produktif, karena masih memiliki fisik yang kuat, berpikiran cemerlang dan juga kreatif, yang merupakan ciri khas pemuda. Namun, betapa banyak pemuda yang telah menyia-nyiakan potensi mereka dengan hal yang merusak, seperti kegiatan yang menyulut emosi yang meyebabkan kerusakan dan meresahkan masyarakat. Kreativitas mereka lebih ditonjolkan kepada hal-hal yang negatif, seperti membuat konten yang seronok atau yang ekstrim hingga membahayakan nyawa, atau merusak akal dengan ide-ide yang tidak bermanfaat bagi kemajuan generasi, dan bagi kemajuan bangsa. Budaya instan dalam meraih keinginan mereka, menjadikan mereka tidak survive ketika dihadapkan pada masalah kehidupan, sehingga cenderung mudah stres dan putus asa.

Di sisi lain, mereka lebih cenderung kepada gaya hidup bebas, yang menjerumuskan mereka dalam sikap amoral, mental illness, yang mendorong mereka pada kenakalan remaja, hingga yang berbau kriminalitas, seperti tawuran, geng motor , mabuk miras, bulliying, penyalahgunaan narkoba, bahkan sampai menghilangkan nyawa orang lain. Kondisi tersebut berdampak pada kerusakan generasi muda karena hancurnya potensi muda mereka.

Jika kita telusuri akar penyebab kenakalan remaja ini, adalah kehidupan sekular kapitalis liberal akibat penerapan sistem kapitalisme sekulerisme yang mengusung empat kebebasan ( liberalisme), yaitu kebebasan beragama, kepemilikan, berpendapat, dan kebebasan berekpresi yang membuat orang bebas berbuat apapun semau mereka, dengan dalih HAM yang dijadikan pembelaan atas prilaku maksiat yang mereka lakukan.

Penerapan sistem pendidikan sekuler telah menjauhkan remaja dari ketaatan kepada aturan Allah, sehingga kemaksiatan dianggap wajar, dan merasa biasa dengan dosa. Selain pendidikan lingkungan yang tidak baik, yang individulis yang menyebabkan tidak adanya kepedulian terhadap masyarakat.

Kemajuan teknologi yang semakin pesat tidak mereka gunakan untuk hal yang bermanfaat, tapi malah mempengaruhi mereka kepada hal yang negatif, dan menjadi generasi instan. Sebab kemudahan untuk mengakses apapun, seperti banyaknya situs-situs yang tidak baik yang mereka tonton di dunia maya pada akhirnya tontonan tersebut menjadi tuntunan yang mendorong mereka untuk dipraktekan di dunia nyata., tanpa ada pembatasan, larangan, dan penyaringan dari negara. Pada akhirnya, jika pun ada pelaku kenakalan remaja yang berurusan dengan aparat kepolisian, terkadang dengan alasan batas usia yang masih dianggap anak-anak, mereka tidak mendapatkan sanksi hukum yang tegas dan menjerakan. Akibatnya, persoalan kenakalan remaja tidak pernah tuntas malah makin marak dan merajalela.

Lain halnya jika sistem Islam yang diterapkan, kenakalan remaja tidak akan mungkin terjadi. Karena sistem Islam yang menerapakan syariat Islam secara kaffah, akan menerapkan pendidikan berbasis aqidah Islam, yang akan membentuk ketakwaan individu, sehingga remaja faham mengenai tujuan hidup, bahwa Allah menciptakan manusia untuk beribadah kepada Allah dengan menjalankan ketaatan kepada-Nya, sehingga generasi akan memiliki cita-cita yang mulia, dan memiliki harapan terhadap masa depan. Mereka tidak akan menyia-nyiakan waktu dan tenaga yang dimiliki semata-mata hanya untuk meninggikan kalimat Allah di muka bumi. Begitupun dengan masyarakat, akan membentuk masyarakat yang peduli, dengan budaya amar ma’ruf nahi munkar, yang akan mewarnai interaksi antar masyarakat. Sehingga prilaku kemasiatan, dan kenakalan remaja tidak akan tumbuh subur.

Negara sebagai pengurus dan pelindung rakyat, akan memantau konten-konten yang masuk ke media massa (cetak maupun elektronik). Bahkan akan melarang masuknya konten-konten serta situs-situs yang merusak akhlak masyarakat, termasuk generasi muda. Kemajuan teknologi akan dimanfaatkan sebagai sarana edukasi untuk membentuk ketaatan, dan ketakwaan, serta membentuk generasi yang tangguh, dan generasi cemerlang. Negara akan mengarahkan kreativitas para pemuda untuk mencerdaskan umat, dan kemajuan bangsa menuju peradaban yang mulia.

Negara dalam sistem Islam juga akan menerapkan sanksi yang tegas bagi para pelaku kemaksiatan, seperti tawuran yang meresahkan masyarakat. Bulliying akan dikenakan qishas. Begitu pun penyalahgunaan narkoba, bukan hanya pemakai, namun juga bandarnya akan dikenakan sanksi yang keras dan tegas, bahkan sampai bisa dijatuhi hukuman mati.

Penerapan aturan Islam ini ditegakkan di atas tiga pilar utama, yaitu individu yang bertaqwa, masyarakat yang peduli, dan negara yang menerapkan syariat Islam, termasuk dalam penerapan sanksi bagi pelaku kejahatan (melanggar aturan), yang tegas dan berefek jera, serta sebagai penebus dosa di akhirat kelak. Demikianlah solusi Islam dalam menyelesaikan masalah kenakalan remaja

Wallahu alam bishawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update