Pentingnya Menegakkan Kekuasan Sesuai Ajaran Islam

 


Oleh : Ilan (Pelajar SMA)


Kekuasaan sama pentingnya dengan agama, karena agama ibaratkan fondasi dan kekuasaan penjaganya yang sama sama penting. Dan ketika disandingkan, Allah bisa menghilangkan keburukan dunia dari manusia. Dan Rasulullah berdoa kepada Allah agar diberi suatu kekuasaan, kekuasaan yang bisa menolong agamanya. Karena tidak ada artinya kekuasaan jika tidak digunakan untuk menegakkan Islam dan menyebarluaskan dakwah Islam.

Fungsi kekuasaan ada dua: pertama, untuk menegakkan Islam, inilah tujuan utama Rasulullah SAW meminta kekuasaan kepada Allah. Faktanya ketika Rasulullah menjadi pemimpin, beliau benar benar mengarahkan masyarakatnya untuk menegakkan Islam dan menyebarluaskan dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia.

Kedua, untuk mengurus berbagai urusan dan kepentingan masyarakat dengan syariat Islam, Rasulullah sebagai penguasa mengurus masyarakatnya dengan syariat Islam. karena dengan itu semua warga negaranya terurus dan terlindungi dengan baik. Tidak saling mendzalimi dan yang kuat tidak memangsa yang lemah.

Berbeda dengan kondisi saat ini. Sekarang kekuasaan terpisah dengan agama. negara memberlakukan Ideologi Kapitalisme sekuler, dan tentunya bukan dari Islam. Penguasa yang berkolaborasi dengan Oligarki yang tentunya merugikan rakyat.

Karena itulah, dalam pandangan Islam, tidak ada artinya pula kekuasaan jika tidak digunakan untuk mengurus berbagai urusan dan kepentingan rakyat dengan syariat Islam.


Sangat disayangkan, saat negara ini merdeka, bangsa ini memilih sistem kapitalisme sekuler yang memisahkan agama dari kekuasaan. Walaupun mayoritas negara ini Islam, saat pemilu, islam tidak dipilih untuk berdampingan dengan kekuasan, bahkan isu Islam selalu dijauhkan saat pemilu dan tidak ada satupun partai Islam yang mengangkat penerapkan sistem syariah Islam.

Negara ini mayoritas berpenduduk muslim maka seharusnya mereka hidup diatur dengan syariah Islam secara menyeluruh. bukan hanya urusan spiritualnya saja. Sebab Islam adalah Ideologi dan Sistem kehidupan.

Selain itu hanya sedikit para ulama MUI yang menyerukan para penguasa dan calon penguasa agar menerapkan syariah Islam. Tak sedikit pula ulama yang menyerukan yang mengharamkan golput. Tetapi sedikit sekali ulama yang memfatwakan penguasa wajib menerapkan Islam secara kaffah dalam seluruh aspek kehidupan.

dalam kitab kitab fiqih bukan hanya membahas bersuci, shalat, puasa, zakat, haji. Didalamnya juga membahas ekonomi, politik, khilafah, perang fii sabilillah dll. Sampai saat ini pun kitab kitab fiqih itu masih dikaji para santri dan diajarkan oleh ulama/ kiai. Sayangnya semua itu tak diserukan ulama kepada penguasa untuk menerapkan di Negara yang mayoritas muslim ini. Padahal katanya bangsa ini ingin maju, sejahtera adil dan makmur. Jelas, semua itu bisa tercapai saat umat mengamalkan dan menerapkan Sistem syariah Islam.

Saat negeri mayoritas Muslim ini beriman dan bertaqwa kepada Allah maka kemakmuran, kesejahteraan, keadilan serta keberkahan pasti dirasakan oleh mereka. Seperti dalam quran surat al araf [7]:96

Keimanan dan ketaqwaan tentu terwujud dengan dengan kemauan untuk menjalankan dan menerapkan seluruh syariah Islam dalam kehidupan. Itulah yang dipraktikan Nabi Muhammad SAW hingga para Khulafaur rasyidin dan Khalifah hingga Khilafah islamiah diruntuhkan oleh Barat pada 3 Maret 1924, kaum Muslim di atur oleh aturan aturan sekuler yang berasal dari penjajah dan termasuk yang terjadi di negeri ini.

Wahai kaum Muslim! Sebagai hambanya, marilah kita terapkan syariah islam, yang merupakan aturan aturan dari allah SWT. Wallahu'alam bish ash shawab

Post a Comment

Previous Post Next Post