Pemerkosaan Anak Potret Buram Kapitalisme


Sania Uswah Nafisah, S.T. 
(Mahasiswa Telkom) 


Dilansir dari media kompas.com bahwa N, pelajar SMP berusia 15 tahun di Kabupaten Lampung Utara diperkosa 10 pria. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di sebuah gubung di wilayah Lampung Utara. Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Lampung Komisaris Besar (Kombes), Umi Fadilah  menyebutkan bahwa korban disekap selama 3 hari tanpa diberi makan. Selama penyekapan itu, korban mengalami kekerasan seksual. Polisi yang turun tangan mengamankan enam pelaku yaknu AD, DA dan R yang masih di bawah umur. Serta tiga pria dewasa yakni AL alias IR, A dan MI. Sementara empat pelaku lainnya masih buron.


Berita ini sangat mengerikan khususnya untuk remaja yang harus ekstra berhati-hati untuk memilih teman. Banyak remaja yang terpengaruh dengan pergaulan bebas karena penasaran dengan kegiatan tersebut tanpa mengetahui sebab akibat yang dilakukannya. Kebiasaan sistem kapitalisme pada remaja saat ini menjadi salah satu penyebab kenakalan-kenakalan remaja yang terjadi seperti video porno yang tersebar luas, tawuran antar sekolah, pergaulan bebas, narkoba. Kegiatan tersebut tidak ditindak tegas oleh pemerintah bahkan banyak masyarakat yang tutup mata dengan kejadian tersebut. Peran orang tua juga sangat besar dalam kejadian ini, sistem kapitalisme membuat banyak orang tua sibuk dengan pekerjaan mereka sehingga mereka lupa akan pentingnya mendidik anak sejak dini. 


Sedangkan dalam islam, orang tua memiliki kewajiban besar sebagai sekolah pertama anak-anak mereka sejak dini dan memantau aktifitas mereka hingga tidak akan terjadi kejadian pemerkosaan tersebut. Islam mengajarkan bahwa hubungan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom dilarang dalam satu tempat kecuali dalam pendidikan, jual beli dan dalam keadaan tertentu. Negara juga mengatur tontonan dan pendidikan yang diajarkan sesuai dengan ajaran islam alquran dan assunnah. Islam memiliki sistem Pendidikan yang kuat karena berasas akidah islam. Dengan metode pengajaran talkiyan fikriyan akan mampu mencetak generasi yang beriman bertakwa sehingga tidak akan ada lagi kejahatan seksual yang terjadi di negara kita. 


Wallahu alam bissowab

Post a Comment

Previous Post Next Post