GENERASI ANTI BULLYING, HANYA SISTEM ISLAM YANG DAPAT MEWUJUDKAN


Oleh : Ika Wulandriati, S.Tp


Polresta Barelang telah menetapkan 4 tersangka kasus bullying atau perundangan di Batam yang videonya tengah viral di media sosial.

Korban dan pelaku sama-sama sudah tidak sekolah atau putus sekolah. Mereka juga saling mengenal satu sama lain.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, kelompok remaja putri tersebut menganiaya korban karena sakit hati, di mana korban disebut merebut pacar pelaku. Namun demikian, polisi masih mendalami dugaan tersebut. (Kompas Tv, 2 Maret 2024).


Miris sekali, kenapa kasus bullying ini terus meningkat? Kebanyakan bullying terjadi pada anak sekolahan dan dampaknya tidak bisa dianggap enteng, gangguan psikis dan cacat fisik dialami oleh korban, bahkan ada yang kehilangan nyawa.

Kasus bullying yang terus terjadi menunjukkan kegagalan sistem pendidikan saat ini.

Yang menjadi akar masalah adalah kurikulum pendidikan sekuler yang diterapkan di Indonesia saat ini,  yaitu memisahkan agama dari kehidupan, yang menjadikan para peserta didik jauh dari pemahaman Islam. Pemahaman yang didapatkan di sekolah tidak mampu menjadikan mereka memiliki kepribadian Islam, tidak berakhlak terpuji dan tidak saling menyayangi sesama teman.

Disamping itu,  lingkungan juga tidak mendukung generasi untuk berakhlak mulia, media informasi juga banyak menunjukkan kekerasan, keluarga pun sibuk dengan urusan pekerjaan (cari duit), sehingga banyak yang abai mendidik anak - anaknya, di lingkungan masyarakat pun semakin bebas/liberal dan tidak mampu menjadi teladan terbaik bagi generasi.


Oleh karena itu, penting saat ini untuk kembali kepada konsep Islam (khilafah). Khilafah akan menjamin pada setiap keluarga untuk berperan aktif mengokohkan akidah Islam dan mengamalkan syariah Islam, khilafah juga akan menerapkan kurikulum berbasis akidah Islam di setiap sekolah. Kurikulum ini terbukti mampu melahirkan generasi berkepribadian Islam dan menguasai sains dan teknologi, khilafah akan membangun media informasi Sebagai sarana edukasi dan menutup konten yang bertentangan dengan syariat, sistem sanksi pun akan diterapkan secara tegas, sehingga akan memberikan efek jera. Selain penerapan Islam secara menyeluruh, masyarakat pun melakukan Amar ma'ruf nahi Munkar kepada generasi.

Inilah jaminan sistem Islam yang mampu mewujudkan generasi Anti bullying, negara tidak hanya sekedar sosialisasi anti bullying tetapi secara paripurna menerapkan Kurikulum pendidikan Islam yang mampu melahirkan generasi berakhlak mulia.

Wallahu'alam bishshowab.

Post a Comment

Previous Post Next Post