Harga Beras Menyebabkan Was-was




Oleh. Nasywa Adzkiya

 (Aktivis Muslimah Kalsel)


Bulan Ramadan sebentar lagi tiba, masyarakat Indonesia dibuat was-was dengan harga kebutuhan pokok terutama beras yang semakin melambung tinggi. Padahal beras adalah makanan pokok masyarakat di negeri ini. Harga beras yang mahal tentu akan menyulitkan setiap orang. Apalagi di tengah kehidupan ekonomi yang makin hari kian sulit. Sudah barang tentu akan membuat masyarakat memutar otak untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. 


Berdasarkan data yang diperoleh dari cnbcindonesia (14/02/2024), Panel Harga Badan Pangan mencatat, harga beras secara rata-rata harian nasional di tingkat eceran pada hari Selasa, 13 Februari 2024, naik masing-masing Rp50 dan Rp60 untuk beras premium dan medium. Harga beras premium jadi Rp15.800 per kg dan beras medium ke Rp13.890 per kg.


Penyebab Mahalnya Harga Beras


Harga beras kini telah melampaui harga HET yang ditetapkan. Padahal Pemerintah telah menetapkan Peraturan Badan Pangan Nasional No 7/2023, pemerintah menetapkan HET beras berkisar Rp10.900-Rp11.800 per kg medium dan Rp13.900-14.800 per kg premium, tergantung zona masing-masing.


Tingginya harga beras disinyalir dikarenakan beberapa faktor. Menurut Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi sejak tahun 2023 lalu, Indonesia  mengalami penurunan produksi2,05%. Tercatat sebelumnya 31,54 juta ton di tahun 2022 menjadi 30,90 juta di tahun 2023. Kondisi yang terjadi itu dikarenakan kemarau ekstrim akibat fenomena iklim El Nino. Selain faktor alam, melonjaknya harga beras juga disebabkan karena naiknya harga gabah di pasaran. Hal ini membuat para petani mau tidak mau juga menaikan harga jual beras. Sepekan lalu, 6 Februari 2024, harga GKP di tingkat petani masih di Rp7.010 per kg, sementara di tingkat penggilingan di Rp7.330 per kg, sedangkan harga GKG di penggilingan masih di Rp8.060 per kg.(cnbcindonesia, 14/02/2024)


Selain faktor di atas naiknya harga beras disinyalir karena adanya monopoli gabah yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar dengan harga yang lebih mahal hingga menghasilkan beras yang premium berkualitas tinggi. Sehingga para petani kecil kesulitan membeli harga gabah dengan harga mahal. 


Akar Masalah


Beras adalah kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. Sehari-hari rakyat Indonesia mengonsumsi beras. Dalam hal ini sudah seharusnya pemerintah hadir untuk memberikan Solusi yang tepat guna memenuhi kebutuhan pokok rakyat Indonesia.


Memang betul bahwasanya pemerintah telah memberikan bansos berupa kebutuhan pokok untuk rakyat Indonesia. Namun kenyataannya bansos saja tidak cukup untuk menuntaskan permasalahan kemiskinan di Indonesia. Bagaimana tidak, bansos diberikan hanya pada waktu-waktu tertentu sementara kebutuhan masyarakat terus berputar setiap harinya. Sudah seharusnya pemerintah memberikan solusi yang tepat dan jangka panjang agar terpenuhinya kebutuhan pokok rakyatnya. 


Negeri yang sumber daya alamnya melimpah ruah ini seharusnya tidak mengalami kesulitan beras karena mahalnya harga beras. Seharusnya masyarakat dapat membeli beras dengan harga yang murah. Namun sangat disayangkan pemerintah kurang begitu memperhatikan nasib para petani. 


Para petani di Indonesia kebanyakan masih merupakan petani-petani kecil dengan alat pertanian yang tradisional dan masih seadanya. Berbeda dengan perusahaan-perusahaan beras yang besar dan memiliki modal besar. Perusahaan tersebut memiliki teknologi yang canggih dan modal untuk menghasilkan beras dengan kualitas premium. Hal ini membuat petani-petani kecil akhirnya tersingkirkan. Kondisi seperti ini akhirnya hanya akan menguntungkan para kapital dan menyusahkan petani kecil dan masyarakat yang akhirnya harus membeli beras dengan harga yang mahal. 


Solusi Tuntas dengan Islam


Beras adalah kebutuhan pokok masyarakat. Di dalam Islam negara akan hadir dan memenuhi kebutuhan pokok rakyatnya dengan baik. Negara akan benar-benar memastikan bahwa beras akan didistribusikan hingga sampai ke tangan rakyat. Negara juga akan memastikan bahwa tidak ada praktik monopoli beras. Para petani juga dipastikan akan difasilitasi dengan alat yang berkualitas agar dapat menghasilkan produksi beras yang bagus. 


Apa yang dilakukan negara Islam ini dikarenakan pemerintah di dalam Islam menerapkan peraturan yang bersumber dari Al-Quran dan sunah. Di dalam pemerintahan Islam yang pertama dilakukan negara adalah bagaimana memenuhi kebutuhan pokok rakyatnya. Karena kebutuhan pokok adalah kebutuhan dasar bagi seluruh umat manusia. Negara akan memastikan bahwa seluruh rakyatnya telah terpenuhi kebutuhan pokoknya. Oleh karena itu masyarakat di dalam islam dapat membeli beras dengan sangat murah bahkan gratis. 


Pemimpin di dalam Islam sangatlah menjaga amanah kepemimpinannya di hadapan Allah Swt. Sehingga begitu khawatir jika kepemimpinannya tidak mampu mensejahterakan rakyatnya. Sebagaimana yang pernah dilakukan Khalifah Umar ketika berpatroli mengelilingi pemukiman warga dan mendapati satu keluarga yang kelaparan. Hingga Umar sendirilah yang membawakan makanan untuk keluarga tersebut. Pemimpin seperti itu hanya akan ada jika kita menerapkan penerapan Islam dalam bingkai bernegara, yang tidak akan disetir oleh para kapitalis. 


Wallahu a'lam bishawab.

Post a Comment

Previous Post Next Post