Media Asing Sorot Tabrakan KA di Jalan Turangga-Bandung



Berdasarkan dari cnbcindonesia.com. menyatakan bahwa pada hari jumat ( 5/1/2024) waktu 06.30 wib media asing mulai menyoroti tabrakan antara kereta api ( KA) turangga. Kecelakaan ini  terjadi di jalur tunggal (single track) km 181+700 petak jalan antarastasiun haurpugur dengan stasiun cicalengka. Banyak orang orang tewas didalamnya dan terluka parah. Media ini juga menyebutkan bahwa gerbong depan kedua kereta hancur berantakan, sementara gerbang lainnya di belakang  tergelincir dan terbalik di jalur yang membelah sawah di provinsi jawa barat tersebut.


Kecelakaan kereta api ini sering terjadi hingga banyak korban mengalami luka parah dan tewas ini terjadi tidak adanya sistem yang mengatur jalannya rel kereta api. Kecelakaan ini terjadi akibat kurang nya perhatian pemerintah dalam membangun jalan kereta api dan jalan besar untuk kendaraan  motor dan mobil mobil besar seperti mobil truk.


Akibatnya kecelakaan di jalan turangga ini menjadi sorotan hingga orang orang menilai bahwa menaiki kereta itu lagi sangat berbahaya juga kereta ini menjadi sepi. Dari kecelakaan ini pemerintah  seharusnya mengambil Tindakan dalam memperbaiki jalan tersebut supaya tidak ada korban yang berjatuhan. Kecelakaan ini sudah sering terjadi di berbagai daerah. Ini terjadi akibat pemerintah terlalu mempercayai orang orang asing masuk dinegara kita juga mempercayai sepenuhnya orang orang asing ini  berkuasa dalam membangu jalan, namun alhasil tidak sebagus yang dikira.


Jalan kereta pada masa daulah islam

pada masa islam berjaya dibawah kepemimpinan sulta abdul hamid II menjadikan jalur rel kereta api menyatukan dunia dunia islam, salah satunya pada tahun 1900 jalur kereta api yang dibuat oleh sultan abdul hamid II ini Bernama hejaz dibangun untuk memudahkan jamaah haji saat menuju mekah. 


Pada saat itu orang orang pergi  masa itu dengan menggunakan unta membutuhkan waktu hingga sampai 40 hari . pembangunan keberadaan jalur kereta api ini sultan abdul hamid menyatukan ummat muslim tidak berakhir sampai disini saja. 


Menariknya pembangunan transportasi massal itu dibiayai sepenuhnya oleh sumbangan ummat muslim yang disebut dengan wakaf diminta kepada masyarakat yang kaya saja juga diambil dari pajak ke kaisaran ottoman tanpa minta bantuan dari rakyat asing. Sebab sultan abdul hamid tidak mau minta bantuan kepada orang orang yang membenci islam . sebab orang orang asing ini mempunyai tujuan tertentu dalam membantu ummat muslim tidak ada yang lain lagi selain dari menghancurkan kaum muslimin membepecah belah kan ummat kaum muslimin. 


Saat itu tidak ada terjadi kecelakaan maut yang melanda para banyak korban karena perjalan rel kereta api hejaz sangat bagus saat itu yang membangun jalannya dari kaum muslimin sendiri. Dibangun jalan tersebut jauh dari jalan besar. Itulah keindahan islam yang dipimpin oleh kaum muslimi sendiri semua teasa bagus dan aman tidak seperti pada kehidupan sekarang. Wallahu alam


Penulis

Melta vatmala sari

Mahasiswi unja aktivis dakwah kampus

Post a Comment

Previous Post Next Post