> Solusi Palestina, Kembalikan Perisai Umat - NusantaraNews

Latest News

Solusi Palestina, Kembalikan Perisai Umat


Najwa Aliyya

Kepala Biro Politik dan Hubungan Internasional Hamas Basim Naim dalam wawancara eksklusifnya di TVOne mengatakan bahwa serangan 7 Oktober 2023 yang mereka lakukan adalah sebagai upaya perlawanan atas 75 tahun penjajahan Israel terhadap Palestina, sekaligus ingin menghancurkan tembok yang mengisolasi Gaza dari dunia luar. Ia juga menegaskan bahwa hal itu merupakan bentuk pembelaan terhadap Masjid al Aqsa yang selama ini dikotori oleh perilaku Zionis Israel.


Tapi, tetap saja lslam lah yang di anggap teroris oleh Barat. Mereka menyangkal bahwa perlawanan yang di berikan hamas pada Israel itu sebuah bentuk penjajahan. Mengatakan bahwa lslam terlalu kejam sehingga banyak korban jiwa berjatuhan di Israel.


Saat perang antara Palestina dan Israel, korban tewas dalam perang Hamas-Israel terbaru mencapai 3.629 orang dan korban terluka total 12.941 orang. Serangan Israel di Jalur Gaza telah menewaskan sedikitnya 2.329 orang, sedangkan korban terluka di Gaza disebut telah mencapai 9.714 orang.


Israel laknatullah, telah membombardir Palestina secara membabi buta, rumah-rumah mereka hancurkan, masjid-masjid mereka porak porandakan, anak-anak, lansia, wanita, mereka bunuh, seakan nyawa seperti tak berharga bagi mereka.


Israel pun memberlakukan blokade total terhadap wilayah tersebut. Pasokan barang-barang esensial, seperti makanan, obat-obatan, termasuk listrik dan air, disetop Gaza, mereka membatasi Warga Palestina. Sungguh kejam sekali.


Berita peperangan ini sebenarnya bukan trending bulan oktober saja, tapi masalah Palestina dimulai sejak 75 tahun silam. 75 tahun bukanlah waktu yang singkat, bayangkan betapa menderitanya warga Palestina


Jauh sebelum masalah Palestina dan Yahudi, Jalur Gaza ini kerap di kuasai, di jajah, dan di perebutkan tanahnya oleh penjajah pada zaman itu. Hingga akhirnya kekhilafahan Utsmaniyyah membebaskan tanah Palestina.


Palestina pernah bebas oleh lslam, dan kembali terjajah ketika lslam runtuh. Tidak ada lagi perisai yang mampu melindungi dan membebaskan tanah Gaza, dan banyak yang mendukung Zionis Israel untuk membantai Gaza, dan merebut Gaza dari orang-orang Palestina. 


Didukung oleh Barat, ditambah masih banyak juga yang diam dan tidak mau ikut campur dalam permasalahan Palestina karena pemahaman nasionalisme. Para penguasa muslim bungkam dan seolah olah buta dan tuli melihat pembantaian keji atas kaum muslim Palestina, padahal Allah SWT telah berfirman:" siapa saja yang membunuh satu orang, bukan karena ia membunuh orang lain atau membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan akan dia telah membunuh seluruh manusia"(TQS al Maidah[5]:32). 


Jangan diam doang dong! Ayo maju untuk membela Palestina. Bukankah Rasulullah pernah bersabda, sebagai berikut:"Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga (tidak bisa tidur) dan panas (turut merasakan sakitnya)."_ *(HR. Bukhari dan Muslim)*


Rasulullah bersabda begitu, karena kita ini saudara bagaikan satu tubuh. Ketika muslim Palestina terdzolimi, maka kita wajib membantu.


Apa solusi tuntas yang harus dilakukan penguasa? Tentunya dengan mengirimkan bantuan militer ke Palestina, dan melindungi serta membebaskan bumi Palestina dengan sebenar-benarnya.


Namun itulah kendalanya, ketika kapitalisme yang menguasai dunia, semua yang kita harapkan yaitu bebasnya orang-orang yang terdzolimi hanya sebuah harapan yang semu, dan tiada artinya. Sebab, mereka tetap memilih untuk bungkam saja dan tidak mau ikut campur, dan bahkan menjadi sekutu setia Barat.


Namun, walaupun untuk membebaskan Palestina saat ini sulit, karena tidak ada perisai yang haqiqi, tidak ada Islam yang menjadi poros dalam kehidupan, kita tetap tidak boleh diam saja. Jangan menjadi orang yang tidak memiliki rasa simpatik dan usaha untuk membangkitkan umat.


Walaupun kita tidak bisa pergi ke Gaza atau mengirimkan bala tentara untuk menghentikan Zionis Israel. Setidaknya, berilah mereka dukungan yang jauh di mata namun dekat dihati, doakan mereka, dan yang paling penting adalah berdakwah dengan sungguh-sungguh untuk mengembalikan perisai umat, demi kebangkitan Islam dan Khilafah. 

Buktikan jika cinta pada saudara seiman kita, buktikan dengan berdakwah sungguh-sungguh.


Karena hanya Islam dan khilafah lah yang menjadi satu-satu nya sistem terbaik yang akan menjadi perisai umat untuk membebaskan Palestina dan kaum muslimin yang terdzolimi.

Sebab, ketika kaum muslim bersatu dalam naungan khilafah, akan membentuk sebuah pasukan yang besar disertai oleh iman dan taqwa yang tinggi pada Allah, dan mencintai Medan jihad fisabilillah.


Semangatlah menjemput bisyarah Rasulullah, jangan berfikir tidak akan bisa, karena Muhammad Al-Fatih mampu menaklukkan konstantinopel diusia 21 tahun, sebab beliau sangat percaya akan janji Allah dan Rasulnya.


Mari berjuang untuk kebebasan saudara-saudara kita disana.

NusantaraNews Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Bim. Powered by Blogger.