Kado Spesial 8 Tahun Pernikahan

 
Oleh: Lilik Solekah, SHI.

Tulisan ini spesial saya dedikasikan teruntuk suamiku tercinta khususnya dan semoga bisa diambil ibrohnya oleh para pembaca.

8 Tahun sudah mahligai rumah tangga kita jalani.  Tentunya tak semulus dan sesempurna kisah cinta sang cinderella. Ada beberapa fase pernikahan yang kita arungi dan tentu tidak ada yang menyamai persis lika-likunya. 

Terimakasih atas pendidikan, kebersamaan, teguran,  penjagaan, tanggungjawab yang diberikan pada Istrimu abi,  tepat di tanggal 16 Mei 2015 kau ambil alih peran Bapakku. Kau ber akad di depan penghulu, kyai dan kedua orang tua kita, serta sanak saudara. Kau jalankan peran suami yang bertanggung jawab walaupun allah uji dengan berbagai hal.

Di 8 Tahun pernikahan ini Allah titipkan amanah putra putri pelengkap hidup kita.  Walaupun mungkin dalam kategori yang tidak berlimpah harta. Rumah masih ngontrak namun kita harus yakin bahwa Allah memberikan yang terbaik untuk kita. 

Ketentraman hati dan perasaan cukup yang diberikan Allah itu adalah harta tertinggi yang diberikan oleh Allah untuk hambanya. Merasa cukup dengan apa yang diberikan Allah adalah kunci dari ketentraman hati. 

Sakinah mawaddah warahmah doa yang selalu dipanjatkan ketika orang datang pada pernikahan berarti penting bagi kelangsungan hidup berumah tangga. Sakinah berasal dari kata sakana (سَكَنَ) yang bermakna tenang atau tentram, atau sebuah rumah yang memberikan rasa ketenangan dan kenyamanan. Mawaddah berasal dari kata wadda (وَدَّ) yang salah satu artinya adalah cinta. Sedangkan rahmah (رَحْمَة) artinya kasih sayang.

Sehingga ketika dalam rumah tangga dipenuhi dengan rasa cukup yaitu cukup kasih sayang,  cukup cinta,  cukup perekonomian maka akan tercapai sakinah mawaddah warahmah.

Cukup disini dalam artian tidak tengok tetangga kanan kiri membandingkan keluarganya dengan yang lain,  tidak membandingkan suaminya ataupun istrinya dengan yang lain,  kurang dan salah diperbaiki bersama saling menasehati dalam kebaikan dan dengan cara yang ma'ruf. 

Ada beberapa hal tips untuk menjaga keutuhan rumah tangga. 
Aqidah yang kokoh. 
Ketika keluarga dilandasi oleh aqidah islam, maka suami istri akan tahu hak dan kewajiban nya, sehingga tidak akan ada perselingkuhan, kecurigaan terhadap pasangan, serta bersama-sama menjaga keluarga tersebut agar bisa bersama menyelesaikan misi dunia dan misi akhirat.  Sehingga tidak akan pernah mengabaikan misi bersama sehidup sesurga. 

Lingkungan yang baik. 
Tetangga yang baik adalah salah satu rezeki yang diberikan Allah dalam berumah tangga. Tetangga yang sesuai dengan syariah Islam akan senantiasa saling menjaga, saling berbagi rizki dan saling menjaga keutuhan rumah tangga tetangganya.  Jika lingkungan sesuai syariat tidak ada tetangga perempuan yang tebar pesona dengan suami tetangga ataupun sebaliknya tidak ada suami tetangga yang lirak lirik istri orang.  Kehidupan sosial didasarkan pada syariat Islam sehingga interaksi sesama hanya sebatas bermuamalah sewajarnya. 

Negara berlandaskan Sistem Islam. 
Perisai terakhir adalah negara yang menerapkan sistem Islam secara kaffah akan  menjaga terjadinya sakinah mawadah warahmah setiap pasangan keluarga.  Ada edukasi yaitu mulai pendidikan dasarnya untuk setiap manusia yaitu penanaman Aqidah bagi seluruh warga negara. sehingga setiap warga negara tau bagaimana hukum berinteraksi sesama manusia, tidak ada yang pamer kekayaan, tidak ada yang pamer istri, tidak ada media sosial yang bebas memposting kemolekan atau kecantikan tubuh manusia.  Apalagi situs-situs porno yang memancing kemaksiatan memancing ketidak harmonisan keluarga. Dan juga penerapan hukum yang tegas yang hanya bisa dijalankan oleh penguasa sebagai zawajir dan jawabir.  Sebagai penebus dosa apabila terjadi kekhilafan dan juga penyelewengan serta berfungsi untuk memberi efek jera bagi pelaku dosa ataupun bagi yang berpikiran untuk melakukan hal yang sama. 

Terakhir doa untuk kita semoga kita bisa mengarungi mahligai rumah tangga ini sehidup sesurga dan bisa menuntaskan visi misi sebagai manusia yang mendapatkan ridho dari Allah ta'ala. Aamiin..

Post a Comment

Previous Post Next Post