Pecinta Reptil Dan Hewan Eksotis Gelar Silaturahim Dengan Wawako Payakumbuh Erwin Yunaz


N3 Payakumbuh -
 Anak-anak muda yang tergabung dalam Paguyuban Simulasi Satwa, komunitas pecinta reptil dan hewan eksotis bersilaturahmi dengan Wakil Wali Kota Erwin Yunaz di rumah dinasnya, Jumat (13/8) malam.

Paguyuban Simulasi Satwa menjadi wadah dari 5 komunitas yang umumnya memelihara reptil seperti Paliko, Expello, Park, Sumatran Snake Show dan HEC yang anggotanya tersebar di Luak Limopuluah, mulai dari anak-anak usia sekolah, anak kuliah, hingga orang dewasa tergabung menjadi anggota.

Orang nomor dua di Kota Payakumbuh itu tampak asik bercengkrama dan mendengar cerita seputar keseharian mereka dalam berorganisasi. Erwin Yunaz menggali apa motivasi mereka memelihara hewan-hewan yang pada umumnya dihindari oleh banyak orang itu. Kemudian bagaimana pula mereka bisa mendapatkan keahlian dalam menjinakkan hewan tersebut.

Menariknya, Erwin juga mendengarkan lagi kiat bagaimana penanganan dan pengobatan kepada orang-orang yang terkena gigit oleh hewan berbisa seperti ular.

“Dari kawan-kawan komunitas ini kita jadi tahu ternyata, jenis ular King Kobra dan Kobra ada di alam Kota Payakumbuh. Sementara itu, serum anti bisa ular atau snake antivenom immunoglobulin ternyata belum ada di kita,” kata Erwin.

Erwin Yunaz sangat mengapresiasi semangat anak-anak muda ini, menurutnya komunitas yang ada memang harus dapat berkomunikasi supaya pemerintah bisa memberikan mereka porsi untuk tampil dan mensupport kegiatan mereka.

“Dengan bergabung bersama komunitas ini, bukan hanya sebagai hobi memelihara hewannya saja, tetapi kita jadi tahu tentang hewan-hewan yang selama ini dihindari orang-orang. Ada ahlinya yang bisa memberikan edukasi kepada anggota baru dan masyarakat kita, apalagi bisa bersahabat dengan hewan reptil,” kata Wawako.

Erwin juga menegaskan Payakumbuh adalah kota kreatif, orang-orang dengan segudang ide butuh diberi ruang untuk terlibat, dengan begitu potensi daerah bisa terlihat sehingga dari sisi sumber daya manusia dan alamnya bisa diberdayakan dengan baik sehingga menghasilkan terobosan baru.

“Kedepan akan kita kembangkan ide-ide dengan lebih kreatif. Apalagi saya lihat ini bisa dikolaborasikan dengan pendidikan, program edukasi satwa kepada siswa sekolah,” tukuk Erwin.

Sementara itu, menurut keterangan perwakilan Paguyuban Simulasi Satwa Hadi Purwa Dinata alias Bang Pur didampingi anggota kominitas Syaiful Irdam alias Ipung mengatakan dalam waktu dekat akan menggelar iven dengan nama Blue City Contest yang mengundang peserta pecinta reptil se Luak Limopuluah

“Rencananya kami bakal menggelar untuk tingkat pulau Sumatera, tetapi karena pandemi Covid-19, panitia memutuskan untuk diperkecil jumlah pesertanya menjadi tingkat Kota Payakumbuh dan Kabupaten Linapuluh Kota, pesertanya sekitar 80an saja dengan 25 kategori kelas. Selain meningkatkan silaturahmi dan berbagi pengalaman sesama pecinta hewan reptil, kami juga sekaligus melakukan edukasi dan sosialisasi terkait bagaimana merawar hewan-hewan yang dikonteskan,” ungkap Bang Pur.

“Kami sangat apresiasi betapa hangatnya sambutan Wawako Erwin Yunaz, semoga kedepan kami bisa terus bersilaturahmi bersama beliau dan berbagi pengalaman dan bersinergi tentang program kedepan demi tumbuh kembang komunitas pecinta reptil di Kota Payakumbuh,” pungkasnya. (Rel/rstp)

Post a Comment

Previous Post Next Post