Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Negara Bertanggung Jawab Melindungi Rakyatnya

Monday, February 15, 2021 | Monday, February 15, 2021 WIB Last Updated 2021-02-15T08:56:44Z

Oleh Shafiya
(Pemerhati Sosial)

Varian baru virus Corona telah ditemukan di Inggris, yang diberi nama B117. Kini telah menyebar ke banyak negara. Bahkan negara tetangga, seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Filipina, dan Thailan telah melaporkan varian baru virus ini.

Dilansir oleh iNewsJateng.id, 29/12/2020, epidemiolog dari Griffith University Australia Dicki Budiman, mengatakan bahwa varian baru Covid-19 dari Inggris itu diduga telah menyebar ke Indonesia.

Masyarakat harus lebih hati-hati dan waspada menyusul ditemukannya varian baru dari Covid-19. Virus Corona varian baru ini disebut lebih cepat menular dibandingkan dengan yang sebelumnya. (iNewsJateng.id, 29/12/2020)

Namun, juru bicara satuan tugas (satgas) penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, mengatakan bahwa sampai saat ini Indonesia belum melaporkan varian baru virus Corona dari Inggris tersebut. Klaim ini didasarkan atas sampel yang dianalisis oleh Lembaga Molekuler Eijkman. Dari surveilans sampel, belum ditemukan varian baru B117 di Indonesia, ucap Wiku kepada kompas.com Sabtu, 30/1/2021.

Kendatipun belum ditemukan varian SARS. Cov-2 dari Inggris, B117,  Wiku Adisasmito, mengemukakan bahwa ada satu jenis mutasi yang sudah ditemukan, yaitu D614G. Varian ini yang juga disebutkan di Indonesia pada April 2020 di sejumlah wilayah, seperti Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Kalimantan Utara.

Di tengah pemberlakuan larangan masuknya WNA ke tanah air demi pencegahan penularan Covid-19, terpantau WNA asal China masuk ke Indonesia. Melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu, 23/1/2021. Masuknya WNA dari China di tengah larangan WNA dari seluruh dunia memasuki Indonesia menjadi perbincangan publik. (Kompas.com, 25/1/2021)

Terjadi pengambilan beleid yang bertolak belakang. Di satu sisi beleid yang ditempuh untuk menghambat dan menghentikan penyebaran Covid-19. Di sisi lain membiarkan dan menerima WNA masuk ke tanah air. Apatah lagi berasal dari tempat yang merupakan asal virus tersebut. Sejatinya sudah harus menjadi pertimbangan dalam mengambil keputusan. Tindakan membuka pintu masuk bagi TKA asal China jelas memberi ruang untuk penyebaran Covid varian baru. 

Sungguh mengkhawatirkan tindakan yang diambil oleh negara. Terkesan masih tak perduli terhadap keselamatan rakyat dari sergapan virus ganas ini. Bagai tak ada rasa empati dan peduli, tindakan dangkar mengizinkan WNA asal China masuk ke Indonesia, di masa varian baru virus Corona yang ditemukan di Inggris sedang merebak.

Semestinya, jika kita menelisik awal mula Covid-19 ini, bertolak dari China dan menyebar ke seluruh dunia hingga sampai ke Indonesia. Ini disebabkan oleh kegagalan dalam mengambil keputusan untuk penanganan penyebaran Covid-19. Akibatnya, Covid-19 semakin masif menyebar, ganas, dan sulit dikendalikan hingga saat ini.

Kini, di tengah munculnya desas-desus varian baru Covid-19 yang ditemukan di Inggris, B117, yang sedang merebak ke berbagai negara di Asia tenggara, pemerintah masih saja membuka pintu masuknya TKA asal China. Yang merupakan basis Covid-19. Tentu hal ini sangat mengkhawatirkan.

Di kala varian baru virus Corona makin dekat dan diduga telah menyebar di Indonesia, warga asing justru melenggang tanpa beban masuk ke tanah air melalui jalur resmi. Seharusnya perlindungan dan keselamatan rakyat menjadi prioritas utama dalam menentukan kebijakan. Yaitu tidak membolehkan warga negara asing masuk ke tanah air Indonesia. 

Semestinya pemerintah Indonesia mengambil pelajaran dari negara lain. Mereka telah lebih dulu menerapkan peraturan yang tegas untuk menutup jalur masuknya wisatawan asing ke negaranya. Indonesia, harusnya seperti itu juga. Tegas dan berani dalam bertindak untuk melindungi rakyatnya. Karena negara bertanggung jawab atas keselamatan rakyatnya. Apatah lagi saat sekarang ini, di tengah merebaknya varian baru virus Corona yang semakin ganas, rakyat sangat membutuhkan perlindungan.

Munculnya wabah ini pernah juga terjadi di masa pemerintahan Islam. Dalam sistem Islam, solusi yang ditempuh adalah melarang penduduk masuk ke wilayah yang terkena wabah. Juga melarang penduduk wilayah yang terkena wabah keluar dari wilayah tersebut. Dalam masa ini penduduk wilayah yang terkena wabah, kebutuhannya dipenuhi oleh negara. Termasuk penyediaan obat untuk membasmi wabah tersebut.
Rasulullah saw. bersabda:
“Jangan kamu terus menerus melihat orang yang mengidap penyakit kusta.” (HR. Bukhari)

Juga sabda Rasulullah saw.:
“Jika kamu mendengar wabah di suatu wilayah, maka janganlah kalian memasukinya. Tapi jika terjadi wabah di tempat kamu berada, maka jangan tinggalkan tempat itu.” (HR. Bukhari).
Wallahu a’lam bishshawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update