Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Benarkah Khilafah Solusi Tuntas Permasalahan Kehidupan

Monday, June 29, 2020 | Monday, June 29, 2020 WIB Last Updated 2020-06-29T05:48:51Z
Oleh: Wala Dwi Rahayu S.Pd
Aktivitas/ Pengajar

Pandemi virus covid-19 yang muncul Desember lalu telah  mengubah tatanan kehidupan dunia.

Makhluk mikro yang tak berakal bernama corona itu telah menyebabkan krisis global yang membuat dunia tidak mampu  menghadapinya. Bahkan Amerika Serikat yang gagah dengan sistem ekonomi kapitalisnya terancam resesi hingga kolaps yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Dilansir dari Republika -- Pandemi covid-19 telah menyebabkan berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia, mengalami krisis ekonomi pada tahun ini. Ketidakpastian mengenai kapan berakhirnya pandemi ini dikhawatirkan akan membuat perekonomian semakin jatuh.

Kepala ekonomi CIMB Niaga, Adrian Panggabean, melihat krisis ekonomi global 2020 ini memiliki karakteristik yang berbeda jika dibandingkan krisis 1997-1998 maupun krisis ekonomi 2008. Menurutnya, dibutuhkan solusi global untuk bisa mengatasi krisis ekonomi yang terjadi saat ini. 

"Solusi global diperlukan guna mengatasi krisis ekonomi  2020 yang terjadi akibat pandemi Covid-19," kata Adrian dalam diskusi virtual bertajuk 'Mendulang Profit dari Saham-Saham BUMN Pasca Covid-19, di Jakarta, Ahad (26/4).

Tidak bisa dipungkuri lagi,  dunia sedang menghadapi krisis besar yang bermula dari krisis kesehatan/ pandemi covid-19.

Selama hampir 6 bulan berlangsung, semakin nampak betapa sistem politik, ekonomi dan kesehatan yang berjalan di berbagai negara gagal mengatasi masalah dengan cepat.


Di tengah kondisi pandemi covid-19, Indonesia belum bisa keluar dari berbagai krisis. Sistem politik yang masih berkiblat ke Barat, hanya bisa menghasilkan solusi tambal sulam. 

Kebijakan new normal life belum bisa menekan laju perlambatan penyebaran wabah. Saat ini, kasus positif corona mencapai 50 ribu orang.
Malah dikhawatirkan akan ada laju peningkatan kembali.

Bidang ekonomi, yang terdampak paling parah akibat pandemi ini, diprediksikan mengalami krisis moneter sama seperti  yang pernah dialami pada tahun 1998.

Kemiskinan angkanya meningkat, sumber APBN diperoleh dari Utang, sementara kekayaan yang meliputi SDA diserahkan kepada asing dan aseng.

Belum lagi angka kriminalitas yang juga tinggi. Premanisme yang masih menguasai di berbagai daerah, krisis moralitas yang jauh dari nilai-nilai agama. Menunjukkan sistem yang diterapkan saat ini, yakni kapitalis sekuler telah gagal saat mengatasi wabah pandemi.

Kapitalisme lahir dari hasil pemikiran manusia yang amat terbatas. Bertumpu pada keuntungan materi semata. Selama puluhan tahun memimpin dunia, hanya menghasilkan kegagalan demi kegagalan dalam segala aspek kehidupan.

Naluri manusia yang berakal ketika ditimpa permasalahan, akan menuntutnya untuk mencari solusi atau jalan keluar yang akan memecahkan persoalannya itu, yang tidak hanya bertumpu pada keuntungan materi saja.

Tetapi berusaha untuk mencari alternatif lain agar permasalahan tidak kembali terulang.

Allah swt telah mengutus Rasulullah untuk menjadi teladan bagi umat manusia.
Islam yang dibawa Rasul tidak hanya bicara soal ibadah saja, tetapi mencakup seluruh aturan kehidupan manusia. Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasul dan para sahabat.

Itulah sistem Islam dalam bingkai Khilafah. Khilafah merupakan sistem Pemerintahan islam yang didalammya menerapkan  aturan-aturan yang diturunkan Allah swt. Khilafah mampu bertahan selama 1300 tahun dengan kegemilangan yang luar biasa. Hingga Barat saat itu menjadikan peradaban Islam di bawah naungan Khilafah sebagai mercusuar mereka.

Khilafah terbukti mampu menyelesaikan berbagai problematika umat. Selama tegak berdiri, Khilafah mampu memberikan kemuliaan kepada umatnya. Dua pertiga dunia menjadi wilayah kekuasaannya terbukti memberikan kesejahteraan yang tak ternilai harganya.

Namun, di saat sekelompok umat menyerukan Khilafah, musuh-musuh Islam tidak tinggal diam. Mereka terus memberikan stigma negatif bahkan kriminalisasi terhadap Khilafah itu sendiri dan kepada para pejuang yang terus menggaungkan Khilafah.

Bahkan pernyataan keliru muncul dari salah satu petinggi negara yang ceroboh mensejajarkan Khilafah dengan komunisme.

Pernyataan itu sangatlah keliru serta menyakiti hati umat Islam. Khilafah merupakan ajaran Islam dan Allah swt telah menjanjikan kekuasaan Khilafah kedua tegak di muka bumi, sebagaimana dalam firman-Nya, yang artinya" Dan Allah telah menjanjikan kepada orang-orang diantara kamu yang beriman dan yang mengerjakan kebajikan, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa".(TQS. An-Nuur: 55).

Khilafah juga dikabarkan tegak kembali melalui lisan Rasulullah yang mulia, Nabi saw.bersabda " kemudian akan ada Khilafah yang mengikuti metode kenabian"( HR. Ahmad).

Pandemi covid-19 ini hendaknya membuat kita sadar akan kebutuhan untuk mangganti sistem yang rusak dengan menggantinya dengan aturan Islam, Khilafah.

Wallahu'alam
×
Berita Terbaru Update