Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Mencari Solusi Masalah Abrasi

Saturday, March 07, 2020 | Saturday, March 07, 2020 WIB Last Updated 2020-03-06T23:25:19Z
Oleh : Cucu Aprilianti, S.H.
(Aktivis Remaja Islam)

Abrasi sungai Ciwaringin yang sudah menahun merupakan PR (Pekerjaan Rumah) yang belum terselesaikan hingga awal tahun 2020 ini. Kepala Desa Panjalin Kidul, Dudung Abdullah Yasin mengaku berbagai upaya yang dilakukan pihaknya terkait usulan permohonan bantuan perbaikan tebing sungai sampai saat ini belum mendapatkan perhatian serius dari instansi terkait.

Dudung mengatakan bahwa : “Di Panjalin Kidul atau tepatnya disekitar bantaran kali Ciwaringin ada dua kampung Karanganyar dan Pesantren. Setiap tahun mengalami abrasi. Bahkan ada rumah yang ditinggalkan akibat tergerus abrasi.” Minggu (1/3).

Warganya yang bermukim di tebing sungai Ciwaringin tepatnya di Blok Senin RT 01 RW 02 Desa Panjalin Kidul, Kecamatan Sumberjaya terancam keselamatannya setiap memasuki musim hujan. (Dikutip radarmajalengka.com, 5/3/2020).

Permasalahan tersebut merupakan salah satu hal yang genting dan wajib diatasi segera oleh pemerintah, namun sikap lalai pemerintah terhadap permasalahan tersebut membuat berlarut-larut dan tidak kunjung terselesaikan. Sedangkan hal ini merupakan salah satu tanggungjawab pemerintah terhadap warga masyarakatnya.

Jika tidak segera diatasi maka dapat menyebabkan kerusakan yang lebih parah dan lebih mengancam keselamatan warga masyarakat, bukan hanya berdampak pada warga masyarakat disana melainkan dapat berdampak pula bagi warga masyarakat disekitarnya ketika abrasi ini semakin meluas dapat mengakibatkan tenggelamnya daerah-daerah tersebut.

Jika merujuk kepada pandangan Islam dalam mengatasi kasus abrasi di Panjalin Kidul atau lebih tepatnya disekitar bantaran kali Ciwaringin yaitu pemerintah daerah wajib melakukan relokasi pemukiman penduduk setempat dan wajib memberikan pemenuhan tempat tinggal yang layak, aman dan tidak mengancam keselamatan penduduk tersebut, upaya relokasi ini menggunakan dana dari negara yang diambil dari kas negara atau kepemilikan umum berupa subsidi bagi warga yang membutuhkan.

Disamping itu pula, pemerintah wajib memperbaiki daerah abrasi dengan melakukan perbaikan tebing sungai Ciwaringin dengan cara membuat tanggul yang kuat, kokoh dan permanen. Kepedulian pemerintah dan masyarakat terhadap lingkungan daerah tersebut perlu ditanamkan dan ditingkatkan, termasuk pemahaman terhadap dampak perubahan iklim dan faktor yang dapat menyebabkan abrasi serta melakukan pencegahan abrasi. Wallahua’alam bishshawab.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update