Uighur Menjerit, Kenapa Semua Bungkam Dan Menghindar ?

Oleh : Annisa

Perlakuan Pemerintah Cina terhadap kaum muslim Uighur seakan tidak mendapatkan respon dari negara muslim lainya. Mereka menghindar dan tidak ingin ikut campur terhadap penderitaan kaum muslim Uighur. 

Dilansir dari Tempo.co, Pemerintah negara lain yang penduduknya mayoritas muslim, termasuk Malaysia, Pakistan, Arab Saudi, dan Indonesia telah menghindari pengangkatan masalah ini secara terbuka. Pakistan bahkan membela Cina, dengan menyatakan media milik negara-negara barat. 

Mengenai hal ini, Pemerintah Indonesia pun tetap diam dan tidak ingin mengambil langkah. 
“Tentu saja kami menolak atau ingin mencegah pelanggaran hak asasi manusia. Namun, kami tidak ingin campur tangan  urusan dalam negeri negara lain,” ungkap mantan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla Senin lalu (17/12).

Cina pun disebut-sebut membujuk organisasi islam Di Indonesia seperti 
Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, Media Indonesia dan lain - lain, agar tidak mempermasalahkan soal penderitaan muslim Uighur di xinjiang Cina. (Cnnindonesia.com).

Tentu sikap ketidakperdulian tersebut menggambarkan kedzoliman para penguasa sekarang. Diamnya negara  membuktikan bahwa penderitaan kaum muslim Uighur yang tidak mendapatkan jaminan perlindungan dan pembelaan dari siapa pun tidak bisa diharapkan. 
Tidak terkecuali hegara kita Indonesia yang merupakan negara dengan muslim terbesar di dunia bungkam terhadap urusan saudara seakidahnya di Uighur Xinjiang, China.

Posisi indonesia sebagai pemimpin ASEAN maupun Anggota Dewan Keamanan PBB pun tidak berpengaruh terhadap sikap pembelaannya, bahkan kalah dengan negara kecil dari Afrika Barat (Gambia) yang menunjukkan protes kekejaman myanmar terhadap rohingya dengan gugatan telah melakukan genosida terhadap komunitas muslim rohingya. seharusnya hal ini mampu membangkitkan rasa keprihatinan dan keperdulian negara seluruh dunia.
Namun sayang, dunia seakan buta dan tuli, mereka tetap belum mengambil sikap tegas untuk warga Uighur dan Rohingya yang tertindas.

Jelaslah bahwa penderitaan dan penindasan ini tidak akan berakhir hingga ada sebuah negara yang kokoh dan tangguh yang akan melawannya, agar kecaman dan perlakuan para penguasa yang semena-mena dapat dihentikan, dan mendapatkan hukuman setimpal sesuai yang dilakukannya. Satu-satunya jalan yaitu hanya dengan ditegakkannya kembali sistem pemerintahan islam. 

Karena islam mampu membela dan melindungi kaum muslim di seluruh dunia, jangankan kaum muslim, orang kafir saja yang hidup dalam daulah Islam akan tetap dilindungi. 
Solusi islam adalah berlandaskan akidah dan syariah islam. Dengan tegas islam akan melancarkan jihad kepada siapa saja yang memusuhi kaum muslim, hingga para penjajah dan musuh islam tidak akan menampakkan diri. 
Seperti itulah potret kekuatan Daulah islam yang mengikuti manhaj kenabian.

Wallahu'alam bishawab.

Post a Comment

Previous Post Next Post