Pilu Mereka

Oleh : Eka Trisnawati

Malam selalu gelap, sejak ia diciptakan hingga saat ini.
Mataharipun masih selalu bersinar, sejak ia diciptakan, hingga detik ini.
Tak pernah ia menyalahi titah tuhannya.
Hari berganti, roda kehidupan terus berputar, waktupun kian menjauh, seolah tak mau tahu.

Biadab kau
Kisah yang kau torehkan 
Membumi namun suara rintihan melangit menggema

Berkali-kali sudah kudapati
Rasa itu begitu menikamku dan tak mau berhenti
Kini terbingkai kelam itu
Tak bisa terhapus
Semakin deras cucuran darah
Terkoyak badan ringkih
Berbalut dentuman demi dentuman

Langit malam tak berbintang pesawat berkicauan tak berawak mencekam, menakutkan
Gaduh, luluh, lantak semua berlarian, berhamburan
Berusaha mencari perlindungan
Namun yang ada hanya kebingungan

Adakah yang mau melirik???
aah tidak....
Saat badan menjerit, selimut, bantal, kasur empuk tak bisa mereka nikmati
Bahkan sebilik rumahpun mereka sudah tak punya
kerjaan, jabatan, title, mobil mewah, pakaian bersih
Mereka tak berfikir lagi akan hal itu
Bahkan nafas mereka mungkin tak sampai senja

Luka itu begitu dalam
Hingga langit menjadi atap
Bumi ia sulap menjadi rumah
Tangan lembutnya menjadi bantal
Dedaunan dan rumputpun
menjadi santapan pengisi perut
hingga mereka lupa bagaimana rasa sesuap nasi itu?

Disaat bersamaan mereka hanya mampu terbaring, hening, diam
Kurus, kering, tak berdaya
Melayang nafas berhenti
Tuhanku, maafkan kami atas ketidak berdayaan ini
Kami hanya mampu berjuang
Demi kembalinya perisai yang akan melindungi darah mereka
Menjaga kehormatan dan hak-hak mereka
Wahai rabb semesta alam
Tolonglah kami dan saudara kami di Palestina dan negerinegeri muslim lainnya
Dengan kembalinya islam yang menaungi seluruh umat

Biodata Singkat: Nama pena, Eka Shalihah dan aktivitas sekarang sebagai pengajar di Madrasah Ibtidaiyyah. Bisa berhubungan dengan saya lewat Emal ekasalsabila95@gmail.com, IG @eka_trisnawatianwar

Post a Comment

Previous Post Next Post