By : Beti Nurbaeti
Semesta terdiam aku tergugu
Darah darah masih mengalir
Luka masih tajam menganga
Perih masih sangat berasa
Belum selesai duka Palestina
Belum selesai luka Rohingya Belum selesai pedih wamena
Kembali datang kisah air mata
Airmata tentang mereka para penista
Yang tak sungkan menghina
Menusuk dalam ke lubuk hati paling dalam
Tentang Rasulullah tercinta
Wahai Rabbku
Tempat hati dan jiwaku bergantung
Bagaimana bisa mereka mengambil untung
Menyadur kisah tak bersambung
Kisah nabi kau jadikan bahan tertawaan
Istri rasul kau jadikan gurauan
Aku ingin tahu dibalik hatimu, tuan
Apakah Islam masih bersemayam
Mau sampai kapan kalian menari
Menyanyi diatas perih luka
Sementara para penguasa
Seakan diam tak berdaya.
Negeri indah nan molek ini
Diperjuangkan dengan darah para pecinta nabi
Kalian seakan lupa diri
Pongah pada Sang Utusan Ilahi.

No comments:
Post a Comment