Bogor Darurat LGBT

Oleh : Fitria Nur Asyffa

LGBT dianggap sudah sangat meresahkan di Indonesia, termasuk di Kota Bogor. LBGT seperti sudah memiliki wadah tersendiri. Dinas Kesehatan mencatat, ada 39 titik perkumpulan LGBT yang tersebar di Kota Bogor. Taman Sempur yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Istana Bogor menjadi lokasi favorit para LGBT di Kota Bogor.
https://sinarlampung.com/ada-39-lokasi-jadi-sarang-lgbt-di-bogor-dekat-istana-paling-favorit/

Ya begitulah faktanya saat ini,  kota yang dijuluki dengan kota Beriman kini tak lagi nampak disebabkan aktivitas warga nya yang melanggar aturan. 

Tak sesuai dengan fitrah penciptaan juga melakukan penyimpangan para kaum LGBT terus semakin meningkat jumlah nya hingga kini. 

Naluri yang suci ternodai dalam penyalurannya,  meski begitu tak nampak rasa bersalah dalam pelaku nya dan justru semakin menampilkannya depan khalayak ramai. 

Fenomena ini bukanlah hal baru,  karna sudah pernah terjadi di masa nabi Luth As dimana Allah Ta’ala berfirman :

{وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ}

Dan (Kami juga telah mengutus Nabi) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada mereka: “Mengapa kalian mengerjakan perbuatan yang sangat hina itu, yang belum pernah dilakukan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelum kalian?” [Al-A’raaf: 80].

Dikarenakan perbuatan itu adalah perbuatan yang rusak juga telah melampaui batas maka Allah swt pun menurunkan adzab kepada kaum nabi Luth itu.  Allah Swt  dalam QS. Al-Hijr: 73-76  menerangkan yaitu berupa siksaan yang sangat mengerikan,

{فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُشْرِقِينَ}

(73) Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit.

{فَجَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِنْ سِجِّيلٍ}

(74) Maka Kami jadikan bagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras.

{إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِلْمُتَوَسِّمِينَ }

(75) Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda.

Cukuplah Ayat Allah itu membuktikan bahwa perbuatan yang dilakukan oleh kaum Lgbt ini telah benar-benar melanggar syari'at dan Allah sendiri pun telah memberikan hukuman atasnya.

Maka saat ini sudah selayaknya lah kita untuk menolak juga membenci perilaku ini,  dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah agar dapat menyalurkan naluri yang fitrah berdasarkan aturan yang telah ditetapkan Nya. 

Wallahu a'lam

Post a Comment

Previous Post Next Post