N3, Padang ~ Wakil Walikota Padang, Ir. Emzalmi, M.Si menjadi nara sumber dalam kegiatan Seminar Nasional Komunikasi 3D MAX yang diadakan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Bung Hatta, pada Kamis (14/4).

Dalam kegiatan yang dilangsungkan di Aula Balairung Caraka Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta itu, Wawako menyampaikan kuliah umum tentang kiat-kiat atau cara berkomunikasi yang baik dalam pembangunan. Sesuai tema yang diusung dalam kegiatan itu yakni “How to be a man with a good communication”.

"Atas nama Pemko Padang, saya mengapresiasi digelarnya kegiatan seminar ini. Dimana berkaitan dalam memberikan keterampilan bagi mahasiswa di bidang bisnis, kepemimpinan dan cara menjadi pengusaha atau jasa kontruksi yang profesional,” sebut Emzalmi di hadapan mahasiswa.

Wawako melanjutkan, dia berharap para mahasiswa FTSP Bung Hatta setelah lulus nanti bisa menjadi pekerja profesional yang memiliki kemampuan intelektual di bidangnya. Sebagaimana hal itu telah ditimba selama di fakultas teknik sipil dan perencanaan.

“Jadi perlu kita ketahui, bahwa seorang perencana itu harus mempunyai data dan fakta, analisis pilihan serta kemimpinan yang baik. Jika itu sudah kita miliki, Insya Allah mudah-mudahan kita akan mampu menjadi seorang pengusaha jasa kontruksi yang profesional. Untuk itu kegiatan ini sangat bagus dan tepat, karena dalam rangka mempersiapkan kita semua untuk itu,” imbuh Emzalmi yang mengakhiri pendidikannya di S2 Magister Pembangunan Wilayah Pedesaan UNAND itu.

Dekan FTSP Universitas Bung Hatta, Ir. Hendri Warman, M.Sc juga menyebutkan, kegiatan Seminar Nasional Komunikasi 3D MAX FTSP 2016 ini merupakan kegiatan yang dilakukan setiap tahun. Tujuannnya yaitu dalam rangka membekali mahasiswa agar setelah lulus nanti memiliki kemampuan berkomunikasi, skil dan kepemimpinan dalam teknik sipil dan perencanaan.

“Jadi mereka kita harapkan tidak hanya membangun gedung saja yang bisa, namun juga bisa membangun masyarakat selaku yang berhadapan langsung dengan mereka. Oleh karena itu, attitude dan kemampuan berkomunikasinya juga harus kita bangun. Karena tanpa itu mereka bisa gagal atau tidak diterima di lapangan,” sebut Hendri.

Hendri berharap, mahasiswa lulusan FTSP Bung Hatta mampu bersaing di luar, dengan memiliki pengetahuan dari sisi kepemimpinan, sisi berusaha dan lebih penting lagi mampu membangun organisasi di lapangan.

“Untuk itu melalui kegiatan ini kita harapkan, semoga terbentuknya mahasiswa yang mempunyai karakter di mata masyarakat khususnya di dunia industri jasa konstruksi selaku motto dari FTSP Bung Hatta. Selain itu kami juga menginginkan, para mahasiswa setelah lulus tidak berharap besar untuk menjadi PNS, tetapi bagaimana mampu berdikari membuahkan dunia usaha baru di tengah-tengah masyarakat. Sehingga itu juga membantu pemerintah kota dalam hal mengurangi pengangguran yang terdiri diantaranya dari para sarjana,” tukasnya. (David / Faisal / Faisal)