N3, Padang ~ Salah satu upaya pendidikan berkarakter di Sumatera Barat adalah melakukan kegiatan pesantren bagi siswa sekolah dasar, dan Siswa SLTA, dimana pelaksanaan pesantren ini memfokuskan anak didik untuk berlajar agama selama sebagai bulan Ramadhan. Kita menyadari bulan ramadhan merupakan bulan pendidikan keimanan, latihan menahan dan mengendalikan hawa nafsu dan bulan berkah mencapai taqwa.
Ini disampaikan Gubernur Irwan Prayitno ketika memberikan tausyiah dan membuka secara resmi Pesantren Ramadhan di SMA Negeri 2 Padang, Minggu pagi (21/6). Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Sekolah dan para majelis guru, utusan pemko Padang, serta ratusan siswa SMA Negeri 2 Padang.
Gubernur Irwan Prayitno lebih jauh menyampaikan, upaya setiap kita untuk mencapai taqwa itu merupakan sebuah tekad dan kesungguh - sungguhan dalam menjalan ibadah kepada kepad Allah SWT. Begitu juga kesungguhan kita terhadap pelajaran di sekolah.
Dengan rasa taqwa kita, akan diberikan kemudahan dalam mendapatkan pelajaran disekolah, diberi jalan keluar jika ada masalah dalam tugas tugas belajar yang diberikan. Oleh karena itu semua ibadah dan kebaik-kebaikan dalam bersekolah dan pekerjaan yang dilakukan bermuara tujuannya adalah untuk bertaqwa, ujarnya.
Irwan Prayitno dalam kesempatan tersebut juga melakukan dialog dan mengajak siswa untuk menghafal Al Qur'an, dan mendalami pengetahuan diri dengan memperlajari al qur'an untuk menambah ilmu pengetahuan dan memaknai pengetahun tersebut dengan kebaikan ibadah agama.

Dalam bulan ramadhan ini, bulan penuh rahmad dan hidayah ini jika kita melakukan berbagai kebaikan ibadah dengan sebanyak-banyak, Allah akan buka kan dan beri petunjuk kepada kita untuk meraih taqwa tersebut, ajaknya.
 
Sementara Walikota Padang ditempat terpisah menyampaikan, saat ini sebanyak empat sekolah di Kota Padang akan menjadi percontohan untuk pelaksaan Pesantren Ramadhan di Sekolah. Keempat sekolah tersebut adalah SMA N 1, SMA N 2, SMK N 6 dan MAN 3.

Pelaksanaan Pesantren Ramadhan di sekolah tersebut dilakukan oleh Pemko Padang karena banyaknya permintaan masyarakat untuk melihat perbedaan hasil Pesantren Ramadhan di sekolah dan di Mesjid.

“Kita sudah persiapkan pihak sekolah untuk melaksanakan pesatren ramadan ini. Empat sekolah itu juga kita yakini mampu melaksanakannya,” jelas nya.

Mengenai materi yang akan diberikan menurut Mahyeldi nantinya tidak akan jauh berbeda antara Pesantren Ramadhan yang digelar di Mesjid dan yang dilakukan di Sekolah.

Untuk mendukung pelaksaan Pesantren Ramadhan tahun ini Pemko Padang telah menyiapkan sebanyak 1.150 mentor yang tersebar di 11 kecamatan di Kota Padang.

Tahun ini Pesantren Ramadhan di Kota Padang akan digelar mulai 21 Juni sampai dengan 4 Juli 2015. Kegiatan ini sendiri menhabiskan dana sebesar Rp 2,1 Miliar.