N3, Padang ~ Razia yang dilakukan Satpol PP Padang pada malam Valentine pada sebuah cafe ternyata berujung ricuh. Kondisi ini bermula disaat para wanita yang diduga penjaja sek, dibawa secara paksa oleh Satpol PP Padang. Namun tiba tiba salah seorang anggota club berdiri dan dengan pongah petantang petenteng dihadapan Satpol PP dan awak media. 
 
Kemudian dengan modus menakuti Satpol PP agar teman wanita valentinenya yang terjaring itu dilepaskan, dihadapan semua orang dengan lantang ia pun mengaku kalau Wakapolda Sumbar adalah tantenya.
 
Tidak lama berselang, saat petugas berjalan keluar cafe, datang lagi seorang pria yang juga tidak diketahui namanya seraya melontarkan kata kata tidak senonoh serta dengan pongahnya ia menantang dan menghina petugas Satpol PP dan semua awak media.
 
Akantetapi petugas tidak menghiraukannya, dan melanjutkan razia ke hotel pondok 68 jln Kampung Nias Kecamatan Padang Selatan. Dalam razia dihotel 68, Satpol PP berhasil mengamankan 2 pasangan yang bukan suami istri.
 
Setelah itu kedua pasangan ini dibawa ke kantor satpol pp untuk didata dan diproses. dan untuk club mobil tersebut akan diteruskan proses kepada pihak IMI padang sendiri.hingga saat ini belom ada komfirmasi dari ketua IMI sumbar yaitu iwan sangir.diharapkan agar IMI kembali mendata club cluk mobil yang sering mabok dan berkecimpung didunia malam agar pandangan masyarakat tidak miring terhadap club mobil yang ada dikota padang karena masih banyak club mobil yang masih berjalan sesuatu aturan yang ada. Abe