Nn, Jakarta ~ Dalam pidato pembukaan Musrembangnas yang berlangsung di Jakrta Pagi tadi (29/4), Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pada tahun 2016 kemungkinan setiap Kabupaten/Kota akan diberikan tambahan Rp 100 miliar dari pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan infrastruktur ditiap Kabupaten/Kota di Indonesia.

Dalam Musrembang tahun 2015 ini Presiden juga didampingi wakil Presiden Jusuf Kalla dan beserta menteri-menteri Kabinet Kerja, pimpinan lembaga negara serta para Gubernur dan Bupati/Walikota.
Kali ini Musrenbangnas 2015 bertema"Mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk Meletakan Fondasi Pembangunan yang Berkualitas".

Lebih lanjut Jokowi menambahkan, bahwa bantuan tersebut akan diberikan, namun tidak semua di angka Rp100 miliar. Jika dilihat tahun 2016, rencana belanja tranfers kedaerah meningkat Rp 106 triliun. Sebab itu upaya tambahan dana harus diperhitungkan secara hati-hati, tegas Jokowi.

Presiden mengemukakan, penambahan dana akan didasarkan pada beberapa aspek. Salah satu aspek itu ialah terkait indikator tata kelola. "Baik audit BPK, indeks korupsi, penyerapan anggaran, kemudian indikator pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan, serta infrastruktur dasar”.

Pemberian dana diwujudkan dalam bentuk Instruksi Presiden (inpres). "Misalnya ada Inpres Pembangunan SMK, karena SMK sangat kurang. Inpres Pasar, karena banyak pasar yang perlu dibangun. Inpres Jalan," Jokowi menambahkan

Selain itu Presiden mengatakan, pemberian dana tidak bersifat permanen. Artinya, lanjut Presiden, belum tentu dana juga akan diberikan pada 2017. "Mungkin tahun 2017 ganti untuk provinsi. Atau dua-duanya kalau memang anggaran kita mencukupi," ucap Presiden yang langsung disambut tepuk tangan peserta Musrenbangnas.(Valhalla)