Nusantara~Gubernur Irwan Prayitno meresmikan Pangkalan Pelelangan Ikan (PPI) Kambang Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu siang (19/10). Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Nasrul Abit, pAnggota DPRD Sumbar Saidal Masyuddin, Kadis Perikanan Kelautan Ir. Yosmeri, Kadis Sosial Abdul Gafar,SE,MM Sekdakab Pessel, Camat Lengayang dan Walinagari Kambang Selatan serta beberapa tokoh masyarakat.

Gubernur Irwan Prayitno dalam kesempatan tersebut menyampaikan, TPI Kambang ini merupakan yang terbaik dan terlengkap saat ini Di Sumatera Barat. Jikapun ada saat ini di Bungus Kota Padang, mesin mengangkat kapalnya baru sebesar 15 ton, sementara di TPI Kambang sudah 25 Ton.

Oleh karena itu mari kita jaga, rawat dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ada banyak bantuan yang datang dilokasi ini, dari APBN kementrian PSDA terhadap normaliasi sungai, kementrian Kelautan Perikana, APBS Sumbar dan APBD Pessel. Tentunya ini menjadi kebanggaan tersendiri, sehingga pembangunan ini terasa lebih kompleks.

Untuk pengembangan normalisasi sungai Lenggayang ini, diharapkan masyarakat dapat sesegeranya membantu pemerintah daerah dalam pembebasan lahan, sehingga normalisasi sungai dapat dilaksanakan dengan baik nantinya. Karena selama ini persoalan yang paling selalu menghambat pembangunan pembebasan lahan, dana ada untuk dilaksana tahu-tahu akibat ulah beberapa masyarakat kegiatan pembangunan menjadi terkendala dan uang kembali, sehingga pembangunan menjadi terbengkalai, ungkapnya.

Bupati Nasrul Abit dalam kesempatan itu juga menyampaikan, PPI Kambang ini saat ini terkendala juga dengan belum sempurnanya normalisasi sungai, dimana ada pendangkalan pada muara sungai, sehingga kapal sering susah masuk karena menunggu ombak laut terlebih dahulu.

Karena itu perlu kiranya menambahan pembangunan Jeti guna menahan laju penumpukan pasir pada bibir sunggai. Kemudian juga perlu normalisasi sungai Lengayang ini hingga melewati jembatan, agar abrasi dapat tertahan untuk keutuhan jembatan Lengayang ini.

Nasrul Abit juga menyebutkan mohon perhatian Gubernur untuk pembangunan jalan alternatif, yang pembebasan tanahnya telah selesai, namun jalan belum lagi baik, sehingga jalan utama menjadi padat yang dikawatirkan jalan utama cepat rusak jika bebannya tidak dikurangi.  Karena di daerah ini kapasitan truk besar sangat banyak ,melintasi jalan ini, ujarnya.

PPI Kambang ini juga dapat melakukan perbaikan kapal produksi penangkapan ikan. Saat ini ada sekitar lebih kurang 2.000 kapal yang rusak tidak dipergunakan lagi, dengan adanya PPI kemungkin 34 persen dapat diperbaiki, sehingga para nelayan kita tentu akan mampu pula meningkat hasil tangkapannya, ungkap Nasrul Abit.(nal/hms)