Nusantaranews.net, Tulungagung - Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Inf Wildan Bahtiar, S.I.P bersama Forkopimda Tulungagung mengikuti pelaksanaan kegiatan Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-111, Hari Pendidikan Nasional, dan Hari Otonomi Daerah XXIII Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung di Halaman Kantor Bupati Tulungagung Jl. A. Yani Timur No 37 Tulungagung Jawa Timur, Senin (20/05/2019).

Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M menjadi Inspektur upacara pada pelaksanaan upacara bendera dalam rangka Hari Kebangkitan Nasional ke-111 tahun 2019 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Tulungagung yang mengusung tema "Bangkit Untuk Bersatu" tersebut.

Dalam sambutannya, Drs. Maryoto Birowo, M.M menyampaikan apresiasinya kepada seluruh unsur lapisan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya Pemilu serentak tanggal 17 April 2019 yang dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Ia berharap kondusifitas yang telah tebentuk di wilayah Kabupaten Tulungagung dapat terus dijaga dengan baik sehingga pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan terselenggara dengan aman, lancar, dan terkendali.

"Kami berharap untuk senantiasa menjaga suasana kondusif di masyarakat. Sehingga pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan terselenggara dengan aman, lancar, dan terkendali.." ungkap Plt. Bupati Tulungagung.

Plt. Bupati Tulungagung menambahkan terkait dengan bulan suci Ramadhan kali ini, ia mengucapkan selamat menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H bagi umat muslim dan semoga seluruh ibadah yang dikerjakan senantiasa diterima oleh Allah SWT. Menurutnya, telah lebih dari satu abad bangsa Indonesia menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Dalam kondisi kemajuan bahasa, suku, agama, kebudayaan, ditingkat bentang geografis yang merupakan salah satu yang paling ektrem di dunia, Indonesia membuktikan bahwa mampu menjaga persatuan sampai detik ini. Apalagi peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana bulan Ramadhan, bulan suci ini menuntun kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan - perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian.

"Telah lebih satu abad kita menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo." tambah Plt. Bupati Tulungagung.

Momen hari kebangkitan nasional identik dengan semangat nasional. Secara utuh bangsa Indonesia harus bangkit bersama untuk menyongsong era digital. Hal ini dapat dilakukan dengan pengembangan diri dan merebut setiap peluang yang ada untuk meningkatkan kapasitas diri baik dari pemerintah, badan usaha maupun masyarakat umum dengan tetap memperbarui semangat gotong royong dan kolaborasi sebagai warisan kearifan lokal yang akan membawa kita menuju kejayaan di pentas global.(Ry/Red)