Foto Nurhayati waktu dirawat dirumah Sakit Zubir Mahmud kemarin.


Aceh Timur-NusantaraNews, Kisah Asmara sering kali berujung dengan kebahagiaan namun tidak sedikit pula kisah asmara berakhir dengan penderitaan yang pahit, petaka ini diceritakan oleh Nurhayati 33 tahun pekerjaan swasta alamat Gampong Matang Raiyeuk PP Kecamatan Idi Timur Kabupaten Aceh Timur Kisah Asmara dimulai pada tahun 2009 saya berkenalan dengan salah satu pria yang berinisial DL dan pada akhirnya pada tahun 2010 bulan 11 saya dan DL Menikah secara resmi.

Seiring berjalannya waktu Kami kami hidup dengan bahagia hingga kami dikarunia dua orang anak yang pertama kesin Agustian yang saat ini  berusia 7 tahun dan yang kedua  bernama Annisa saat berusia 5 tahun, namun rumah tangga kami selalu cekcok, dan sang suami sudah mulai kasar hingga saya pernah dipukul didepan orang tua saya sendiri, kejadian tersebut terjadi pada tahun 2013 dan pemukulan tersebut kembali terulang pada tahun 2014, dan pada tahun 2105  tepatnya pada pada tanggal 6 Oktober para keluarga sang suami juga menganiaya saya, sehingga perceraian terjadi pada tahun 2016 yang lalu, namun setelah saya secara sah berpisah kejadian tersebut kembali terulang walaupun saya sudah bukan istrinya lagi, kejadian tersebut terjadi dirumah salah seorang warga yang berinisial HD yang beralamat digampong Sama dua Kecamatan Peudawa Raiyeuk kabupaten Aceh Timur, yang pada saat itu saya sedang menjual baju kepada ibu HD, peristiwa terjadi tepatnya didalam rumah ibu HD dan ikut disaksikan oleh pihak keluarga ibu HD  tersebut tepatnya pada tanggal 10 hari Jum'at pukul 15:00 wib tahun 2019 hingga saya babak dan terpaksa saya dirawat dirumah Sakit Zubir Mahmud selama Lima hari sehingga baru pada hari ini saya melaporkan kejadian ini kepada pihak yang berwajib,melaporkan yakni ke Polsek Kecamatan Peudawa Raiyeuk Kabupaten Aceh Timur, secara resmi, dan saya berharap kepada pihak yang berwajib dapat menindak Pelaku karena apa salah saya ujarnya,persoalan ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku atas peristiwa penganiayaan saya demikian ungkapnya.

Saat dikonfirmasi oleh media ini terkait dengan adanya salah satu warga masyarakat yang dianiaya dan mengadu kepada Polsek Peudawa,Ipda.A Haris mengatakan ya ada katanya, namun laporan secara resmi baru hari ini kita buat, karena sebelumnya Laporan Korban belum dapat kita periksa karena sebelumnya korban dalam kondisi yang belum sehat dan masih dirawat dirumah Sakit Zubir Mahmud, dan baru hari ini laporan tersebut dilaporkan secara resmi oleh korban demikian ungkap Kapolsek Peudawa Ipda.Haris.(*)

0 komentar:

 
Top