N3, Sarolangun ~ Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Sarolangun menyatakan optimis untuk target Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun ini akan mencapai target.Surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) di beberapa Kecamatan mulai didistribusikan.

Kepala Badan Pengelola Pajak Dan Retribusi Daerah Kabupaten Sarolangun Zaidan, melalui Kabid PBB Dan PBHTB Jupri mengatakan, jika untuk pajak BPHTB sudah over target,sedangkan untuk PBB baru mencapai 48,10 Persen.

"Untuk BPHTB dari target 5 Milyar saat ini sudah terkumpul 41 Milyar,berarti sudah over target.Sedangkan untuk PBB baru capaian 48,10 persen atau sekitar 1,5 Milyar,"ucap Jupri.

Lebih lanjut Jupri menyebutkan, jika saat ini pihaknya menjemput bola untuk mencapai target.Karena dengan begitu pihaknya optimis target tersebut dapat tercapai sesuai yang diharapkan.

"Pihak kita sudah memberi tempo mulai dari tanggal 1 sampai 30 September agar desa segera membayar,Jika seperti sekarang ini sudah masuk bulan Oktober maka Desa akan dikenakan sangsi keterlambatan sebesar 2 Persen perbulan,"ungkapnya.

Jupri juga menambahkan,Kades harus proaktif untuk PBB,karena dampaknya sangat signifikan untuk dana yang masuk ke desa. "Jika desa tidak melampirkan bukti lunas PBB maka pihak keuangan Pemkab Sarolangun akan menunda pencairan dana yang masuk kedesa,"tambahnya.

Dengan semua itu, ia berharap kepada desa dan semua wajib pajak yang belum melunasi agar segera melunasi pajaknya.Dengan begitu maka pembangunan di desa dan Kabupaten Sarolangun bisa lebih meningkat dan maju, sehingga masyarakat kedepan lebih sejahtera.   (SRF)

 
Top