N3, Padang ~ Siapa yang tidak kenal Fidri Arnaldy, sosok pria yang mudah senyum dan ramah tersebut ternyata Pimpinan Wilayah Bank BRI Banjarmasin yang humoris, mudah akrab dengan siapa saja.

Fidri Arnaldy yang akrab dipanggil Fidri oleh teman sejawat sangat dikenal sebagai sosok sahabat dan pemimpin yang low profile, bertangan dingin dan progresif. Kepribadian ini tentu tidak terlepas dari didikan masa kecil dari keluarga serta lingkungan kampung halamannya yang masih kental dengan nuansa adat istiadat "raso jo pareso" di Alam Minangkabau Provinsi Sumatera Barat.

Fidri Arnaldy yang dilahirkan di Kota Padang pada tanggal 3 Maret 1966 merupakan cucu pertama dari Gubernur Pertama Provinsi Sumatera Barat Kaharudin Datuk Rangkayo Basa yang berasal dari Maninjau Kabupaten Agam yang berpasangan dengan Mariah juga berasal dari Bukittinggi Sumatera Barat.

Dan Kedua orangtuanya juga merupakan tokoh Sumatera Barat yang pernah menduduki jabatan Ketua DPRD Sumbar pada periode 1977 s.d 1987 H. Djohari Kahar, SH. MS.I dan dengan ibu bernama Hj.Zoelfidar  

Selain itu kepribadian Fidri yang supel dan sportiv juga terbentuk dari kegemarannya bermain musik dan olah raga, sehingga menjadi lirikan setiap mata dari kaum hawa. Namun untuk menghindari hal-hal yang dapat merusak akidah, akhirnya iapun memutuskan untuk menambatkan hatinya pada seorang dara cantik bernama Nengsih Irawati kemudian menikah pada tahun 1982 dan dikarunia seorang putra, bernama Djodifa Rizki Arnaldy .



Dibawah Kepemimpinannya Bank Rakyat Indonesia (BRI) Wilayah Sumatera Barat terus berdikasi dan melakukan inovasi ketengah masyarakat.

Dalam kepemimpinannya dia telah banyak berbuat untuk Kota Padang. “Untuk menjadi kota Metropilitan Kota Padang harus dibenahi  secepatnya, terutama Pasar Raya yang masih ambradul dan itu perlu polesan dari para pemimpin. Lagi pula Kota Padang telah jauh tertinggal dengan Propinsi tetangga, pada hal Kota Padang punya potensi Pariwisata yang cukup bagus. Fidri juga menyarankan untuk merobah pola pikir masyarakat yang masih mementing diri sendiri.

Kehidupan karirnya dimulai saat menjalankan tugas menjadi pimpinan cabang di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Soa Sio Unit Kerja Manado dari tahun 2000 0 2002, tahun 2002 hingga 2005 Pimpinan Cabang Tembilahan Unit Kerja Padang, tahun 2005 hingga 2007 Pimpinan Cabang Baturaja Unit Kerja Palembang, tahun 2007 hingga 2008 Pimpinan Cabang Banda Aceh Unit Kerja Aceh, tahun 2008 hingga 2010 Pimpinan Cabang Palembang A Rifai Unit Kerja Palembang, tahun 2010 hingga 2012 Pimpinan Cabang Cirebon Kartini Unit Kerja Bandung, tahun 2012 hingga 2013 Pimpinan Cabang Jakarta Tanah Abang Unit Kerja Jakarta.

Memasuki tahun 2013 s.d Maret 2015 ia dipercaya sebagai Wakil Pimpinan Wilayah Bidang Bisnis Pekanbaru Unit Kerja Pekanbaru, kemudian tahun April 2015 menjadi Kepala Divisi Unit Kerja Devisi HBL 1. Lalu pada bulan Oktober 2015 hingga April 2016 ia dipercaya sebagai Pemimpin Wilayah Padang Unit Kerja Padang, dan saat ini melanjutkan masa pengabdian selaku Pemimpin Wilayah Banjarmasin Unit Kerja Banjarmasin.
Secuil pemberitaaan Sewaktu Pemimpin Wilayah Kota Padang.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Wilayah Padang menyerahkan bantuan bina lingkungan BRI Kepada Korem 032/ Wirabraja Bantuannya berupa pengandaan satu unit kendaraan operasi pasar.

Bantuan tersebut untuk membantu perekonomian masyarakat Sumbar. Bantuan langsung diserahkan pimpinan Wilayah BRI Padang, Fidri Arnaldy diterima langsung oleh Danrem 032/wirabraja ,Brigjen TNI Bakti Agus Fadjri SIP.M.Si.Penyerahan bantuan tersebut di lakukan di halaman Makorem 032/ Wirabraja.

Dengan adanya bantuan mobil tersebut, mudah- mudahan hubungan yang terjalinan antara BRI dengan Korem terus berlanjut, dan juga kami berharap dengan adanya bantuan mobil tugas ini tugas yang selama ini dipanggul TNI bisa terbantu dengan adanya mobil yang menyakut bahan pangan yang dijual murah kepada masyarakat.


Kemudian juga adanya penggunaan Kartu "BRIZZI" yang digunakan dan memudahkan pengguna dalam bertransaksi untuk naik Bus Trans Padang. Dengan hanya mengantongi kartu tersebut, tak perlu harus membawa uang banyak yang tentunya beresiko.

Kartu ini tidak saja digunakan untuk naik bus Trans Padang. Tetapi juga 
dapat dipakai untuk transaksi lain seperti berbelanja, menginap dan lainnya."Termasuk parkir, akan berlakukan parkir meter dengan e-ticketing dalam tahun ini.

Fidri Arnaldy menyebut bahwa penggunaan kartu “BRIZZI” ini cukup bermanfaat bagi masyarakat. Tidak ada yang dirugikan dan tidak ada uang kembalian.Kartu BRIZZI bisa didapatkan di seluruh BRI di Indonesia.

Jumlah kartu BRIZZI yang beredar di Sumatera Barat sebanyak 2.550 edisi. Sedangkan untuk di Padang, BRIZZI yang diedarkan sebanyak 597 edisi. Kartu non tunai ini merupakan bentuk kepedulian BRI terhadap perkembangan teknologi.



View
 
Top