Pasaman Barat, Upaya pencarian enam nelayan Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) yang dinyatakan hilang saat melaut di kawasan perairan Air Bangis memasuki tahap penting. Menanggapi laporan tersebut, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K. langsung mengambil langkah cepat dengan mengerahkan tim gabungan untuk melakukan operasi pencarian terpadu sejak informasi hilangnya kapal diterima.
Informasi awal menyebutkan para nelayan berangkat pada malam hari dengan menggunakan kapal nelayan tradisional, namun hingga waktu kepulangan yang ditentukan, mereka tak kunjung kembali. Kondisi cuaca belakangan yang tidak bersahabat dan gelombang tinggi diduga kuat menjadi salah satu faktor hilangnya kapal tersebut.
Begitu menerima kabar, AKBP Agung Tribawanto langsung menginstruksikan jajarannya bergerak melakukan pencarian menggunakan pola laut terbuka dengan dukungan armada Satpolairud. Tidak hanya mengandalkan kekuatan Polres Pasbar, Kapolres juga menggandeng:
Basarnas
TNI AL
BPBD
Polair Polda Sumbar
Nelayan lokal yang mengenal pola arus kawasan
"Keselamatan warga adalah prioritas utama. Begitu laporan masuk, kami tidak menunggu. Langkah pencarian langsung dilakukan dengan seluruh sumber daya yang dimiliki serta dukungan stakeholders terkait," ujar AKBP Agung di sela koordinasi lapangan.
Menariknya, strategi pencarian yang dilakukan tidak hanya mengandalkan peralatan resmi, tetapi juga melibatkan pengalaman nelayan lokal. Para nelayan yang kesehariannya melaut di kawasan Air Bangis ikut membantu memetakan kemungkinan jalur hanyut kapal berdasarkan arah angin, arus laut, hingga titik rawan ombak tinggi.
Selain itu, tim gabungan menggunakan:
GPS Tracking Mapping
Prediksi Cuaca BMKG
Sinyal AIS kapal laut terdekat
Pantauan drone untuk pemetaan area perairan dangkal
Posko Darurat Dibangun, Keluarga Dipastikan Mendapat Pendampingan
Untuk mempermudah penanganan dan komunikasi, Kapolres memerintahkan pendirian Posko Gabungan Tanggap Darurat di kawasan pelabuhan Air Bangis. Posko ini berfungsi sebagai pusat informasi resmi agar keluarga nelayan tidak mendapatkan kabar simpang siur.
Selain itu, Polres memberikan pendampingan psikologis bagi keluarga korban yang masih menunggu kabar pasti tentang keadaan orang terdekat mereka.
"Kami meminta masyarakat tetap tenang. Proses pencarian dilakukan maksimal dan setiap perkembangan akan disampaikan secara terbuka dan terukur," tambah Kapolres.
BMKG mencatat kondisi gelombang di sekitar perairan Pasbar mencapai kategori sedang hingga tinggi pada waktu kejadian. Meskipun demikian, operasi pencarian tetap dilanjutkan dengan penyesuaian skenario keselamatan bagi tim relawan dan petugas.
Harapan dan Doa untuk Keselamatan Para Nelayan
Warga Air Bangis dan sekitarnya memberikan dukungan moral melalui doa bersama, berharap para nelayan ditemukan dalam kondisi selamat. Upaya kolaboratif antara aparat, relawan, hingga nelayan memberikan harapan besar atas hasil terbaik.
Operasi pencarian masih berlangsung dan akan diperluas jika diperlukan. Polres Pasaman Barat memastikan bahwa semua langkah dilakukan secara terkoordinasi, cepat, dan terukur demi keselamatan masyarakat.

No comments:
Post a Comment