Oleh: Ummu Zauby
(Ibu dan Pemerhati Pendidikan)
Warga Banyumas dikejutkan dengan pemagaran daerah eks Kebondalem Purwokerto. Daerah eks kebondalem sudah lama mangkrak dan sebelumnya banyak dimanfaatkan oleh UMKM dan pedagang kaki lima untuk jualan.
Tanah eks kebondalem diperebutkan/bersengketa dan kini telah dimiliki kembali oleh Pemda Banyumas.
Setelah resmi kepemilikannya jatuh di tangan Pemda, pemda berniat memfungsikan kembali tanah tersebut. Pemda menawarkan investasi kepada pihak ke 3 atau swasta untuk membangun kembali eks kebondalem.
Investor yang melirik diantaranya lippo group dan nusantara group, ditandai dengan datangnya pimpinan perusahaan nasional tersebut ke eks kebondalem. (suaramerdeka.com)
Beberapa rencana pembangunan yabg akan dibuat di eks kebondalem tersebut, diantaranya Mall, Rumah sakit, restoran mewah dll.
Program investasi yang dirancang oleh PEMDA dengan pihak ke 3 atau swasta merupakan program yang akan lebih menguntungkan para pengusaha. Rakyat dan para UMKM/PKL yang dari awal memprotes pemagaran eks kebondalem ini hanya akan kebagian sisa atau ampasnya saja.
Pemda akan lebih mengutamakan krpentingan para pengusaha besar yang punya modal besar. Kedepannya bisa diprediksi bahwa eks kebondalem dikuasai oleh para pengusaha besar dan nantinya rakyat tidak bisa menjangkau pemanfaatan eks kebondalem tersebut karena orientasi para pengusaha adalah keuntungan besar bagi pribadinya dan bisnisnya.
Masyarakat harus terus wasada dan kritis atas aset-aset pemerintah yang ada dan seharusnya dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat, bukan untuk segelintir orang/para pengusaha besar.
Kerjasama yang merugikan rakyat kini banyak terjadi di negeri ini, atau sering disebut dengan Oligarki. Inilah tabiat sistem kapitalis rusak yang dianut negeri ini, dimana penguasa hanya menjadi wasit di dalam pengelolaan aset-aset negara, bukan sebagai pengelola atau pengurus rakyat.
Kondisi yang buruk ini berbanding terbalik dengan tugas penguasa di dalam sistem islam. Islam menempatkan penguasa sebagai raa'in (pengurus rakyat). Penguasa akan mengabdikan dirinya untuk mengurus semua urusan rakyat. Aset-aset dan segala sumber daya negara akan dikelola sendiri tanpa bantuan asing/swasta dan dipergunakan untuk mengurus rakyatnya. Saatnya kita sebagai kaum muslim memperjuangkan penerapan sistem islam di negeri ini sebagai solusi segala permasalahan kehidupan.

No comments:
Post a Comment