Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Keresahan dengan Maraknya Aksi Pembegalan

Thursday, May 30, 2024 | Thursday, May 30, 2024 WIB Last Updated 2025-01-21T06:45:36Z

 

Oleh Juwairiyah

Aktivis Muslimah

 

Pembegalan bentuk kejahatan yang begitu meresahkan masyarakat, sayangnya aksi kejahatan ini tidak pernah tuntas dengan Hukum buatan manusia.

Maraknya berita pembegalan mendorong pertanyaan apa penyebab terjadinya aksi begal terus menerus terjadi, bahkan dimana-mana kasus begal kian merabak di berbagai daerah, salah satunya di daerah Cikoneng oleh AIPDA Enceng membenarkan senin 20 Mei 2024 telah berhasil menghentikan aksi begal oleh warga setempat dan sempat menjadi bulan-bulanan warga karena merasa geram dengan pelaku-pelaku begal (media online Jabareksfres).

Individu melakukan aksi kejahatan tersebut jelas karena ada pendorongnya, yaitu lemahnya keimanan terhadap suatu perbuatan yang akan dimintai pertanggung jawaban, dan terhimpitnya dengan kebutuhan yang mendesak menjadikan perbuatanya menghalalkan segala cara, dengan susahnya mencari pekerjaan dan negara tidak mengadakan lapangan pekerjaan bagi rakyatnya. Alhasil, pelaku mencari penghasilan nya dengan merampas harta orang, walaupun risikonya babak belur atau sekadar dipidana yang tidak menjadikan efek jera karena hukuman tidak menjadikan pelaku jera.

Berbeda dengan Islam, sistem dalam Islam benar-benar teliti mengurusi rakyatnya mulai dari  sandang, pangan, papan, memastikan semua aman, menjauhkan rakyatnya dengan perilaku maksiat, karena pemimpin dalam Islam memahami akan pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya.

Adapun kasus pembegalan terjadi, pemimpin akan melihat apa penyebab yang melatarbelakangi rakyatnya berbuat demikian, lalu sanksi yang diberlakukan dalam Islam akan membuat efek jera bagi pelaku, dan akan berpikir beribu kali untuk mengulangi kembali.

Disadari produk hukum negeri ini yang memang berasal dari buah pemikiran manusia tak mampu menyelesaikan masalah. Karena produk hukum itu berdasar pada akal manusia dan selera manusia yang terbatas. Maka di sinilah dibutuhkan hukum yang memang bersumber dari wahyu Allah Subhanahu wa Ta’ala. Yakni dengan sistem Islam, yang menempatkan kedaulatan di tangan Allah Swt. Hanya Allah yang berhak membuat aturan hidup. Manusia hanyalah pelaksana dan tidak layak menetapkan aturan hidup. Sebab Allah lah yang Maha Tahu dan Maha Adil yang berdaulat membuat aturan untuk makhluk-Nya.

Wallahualam bissawab

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update