Palestina Butuh Perisai Hakiki


Oleh : Nina Iryani S.Pd


Palestina masih membara. Dentuman bom tiada henti. Korban-korban berjatuhan, derita berpuluh tahun, tangisan hingga jeritan pilu kehilangan keluarga tercinta. Mereka menyeka air mata dalam keadaan lapar, bingung dan krisis kemanusiaan berkepanjangan.


Palestina bumi yang diberkahi. Zionis penjajah biadab tiada henti menyiksa dan membunuh membabi buta tiada belas kasihan.


Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan hampir 25.000 warga Palestina meninggal dalam konflik Israel-Hamas yang sedang berlangsung di Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu. Sebagian korban meninggal adalah wanita dan anak-anak.


Ajith Sunghay Pejabat di Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB di wilayah Pendudukan Palestina, mengatakan dalam sebuah konferensi pers dari Gaza bahwa situasi disana mengalami krisis kemanusiaan yang masif.


"Pemadaman saluran komunikasi terus berlanjut sejak 12 Januari, yang berkontribusi terhadap ketakutan dan kebingungan. Pengeboman di Gaza tengah dan Khan Younis terdengar hingga Rafah" katanya seperti dikutip Antara, Sabtu (20/1/2024).


Berbicara dari Amman Tess Ingram dari Unicef mengatakan dalam konferensi pers, Jum'at (20/1/2024), bahwa sekitar 135.000 anak dibawah usia dua tahun di Gaza mengalami resiko gizi buruk yang parah di wilayah Utara Gaza katanya situasinya bahkan lebih buruk lagi.


Sementara itu negara-negara mayoritas berpenduduk Muslim lain terutama yang berdekatan hanya mampu memberi donasi, melangitkan do'a, share berita di medsos. Padahal Palestina butuh lebih dari itu. Palestina butuh perisai hakiki menuju kemerdekaan sejati. Butuh militer yang dikerahkan atas kerjasama seluruh muslimin dunia yang bersatu dengan menerapkan Islam kaffah. 


Dari Abu Musa RAnabi Muhammad SAW bersabda:


"Seorang mukmin dengan mukmin yang lain bagai sebuah bangunan yang sebagiannya mengokohkan sebagain yang lain." (H.R Bukhari).


Dari An-Nu'man bin Basyir RA, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda:


"Perumpamaan kaum mukmin dalam saling cinta, saling mengasihani dan belas kasih mereka bagaikan satu jasad. Apabila satu anggotanya sakit maka seluruh tubuh akan merasakan tidak bisa tidur dan demam." 

(H.R Muslim).


Rasulullah SAW juga bersabda:


"Barangsiapa menghilangkan satu kesulitan dari seorang mukmin ketika di dunia, maka Allah akan menghilangkan darinya satu kesulitan di akhirat. Barangsiapa yang menutupi keburukan seorang muslim, Allah akan menutupi keburukannya di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong saudaranya." (H.R Muslim).


Lalu Rasulullah SAW bersabda:


"Bila orang-orang melihat seorang yang zalim, tapi mereka tidak mencegahnya, dikhawatirkan Allah akan menimpakan hukuman terhadap mereka semua." (H.R Abu Dawud).


Betapa kita sudah tidak bisa hanya berdiam diri melihat korban-korban Gaza Palestina berjatuhan terus menerus. Bantuan tentara militer hingga tegaknya Islam kaffah sangat dibutuhkan. Israel saja sudah terang-terangan dibantu habis-habisan oleh Amerika, Inggris dan Portugis mulai dari pendanaan, senjata hingga tentara militer. Sedangkan Palestina baru dibantu do'a, donasi dan share media. Yaman pun baru sebatas menghalau bantuan senjata ke Israel diperbatasan. Sedangkan di Gaza Palestina hanya Hamas yang berjuang sendiri. 


Oleh karena itu, mari bersatu seluruh negara-negara Islam kita ubah nation state menjadi satu negara super power dengan satu bendera dengan lafadz yaitu:


"Laa Ilaha ilallah Muhammadarrasulullah"


Mari bangun, bangkit seluruh umat terkhusus palestina butuh bukan sekedar uluran tangan tapi diterapkannya Islam kaffah di seluruh penjuru dunia sebagai perisai hakiki. Tentara militer yang bersatu hingga seluruh umat Islam dipimpin satu pemimpin lanjutkan kembali kehidupan Islam seperti masa Rasulullah SAW. 


Dengan ditegakkan sistem Islam, Maka ia akan menjadi perisai hakiki Dan pembela terdepan untuk menjaga keamaan jiwa dan raga umat Islam dan  terpenuhi hak-hak yang lainnya.


Dengan tegaknya negara super power berbasis aqidah Islam, maka akan mampu membebaskan seluruh negeri Muslim dari pendudukan dan penjajahan kafir Barat.


Wallahu'alam bissawab.

Post a Comment

Previous Post Next Post