Ide Khilafah Membawa Kemunduran?

Oleh : Kusmiati, S.Pd.

Phobia Khilafah semakin santer disebarluaskan  oleh pihak -pihak yang membenci syariat islam, yang menjadikan akalnya lebih tinggi dibandingkan dengan syariat Allah SWT. 

Seperti yang diungkapkan oleh salah seorang guru besar di salah satu Universitas Islam Negeri.  

“Kalau ideologi khilafah itu dibiarkan berkembang, partisipasi masyarakat dalam politik akan sangat dibatasi. Karena sejarah khilafah yang baik, hanya pada masa Abu bakar, Umar, dan separuh pemerintahan Ustman bin Affan. Selebihnya sudah dimiliki dinasti atau kerajaan, kekuasaan ada pada khalifah, dan rakyat tidak memiliki peran. Ini (Khilafah) jelas kemunduran dalam kehidupan bernegara di zaman moden ini,” ujar Guru Besar Fakultas Ilmu Tabiyah dan Keguruan, UIN Syarif Hidayatullah Prof Dede Rosyada, Kamis (19/9).

Pendapat di atas jelas mengada ngada. Lantas jika sistem islam diterapkan secara totalitas di dalam naungan khilafah mengakibatkan kemunduran dalam segala aspek, kenapa khilafah bisa menjadi negara adidaya di dunia yang mampu bertahan 1300 tahun dalam menjalankan kepemeintahannya dengan asas Aqidah islam dan menguasai 2/3 dunia?

Ini Merupakan fitnah yg sangat keji jika ada yang mengatakan bahwa ketika syariat islam di terapkan secara sempurna, akan terjadi kemunduran terhadap umat. 
Isu inilah yang sering di koar-koarkan oleh orang-orang Liberal, yang menjadikan akal sebagai sumber hukum dan memuja hawa nafsu sehingga tidak bisa melihat kebenaran islam. Inilah yg harus di waspadai. 

Tidak hanya itu sistem sekuler - kapitalisme yang sedang bercokol di negeri ini  mengakibatkan orang-orang liberal semakin merajalela dan semakin mengeluarkan "tanduk" nya untuk melancarkan fitnah keji terhadap Syariat Islam, lebih-lebih terhadap Khilafah. 

Lantas bagaimana menyikapi hal ini? 

Perlu diketahui bahwa Khilafah adalah janji Allah dan kabar gembira dari Rasulullah.
Dari Hudzaifah r.a., ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:
“Di tengah-tengah kalian terdapat zaman kenabian, atas izin Allah ia tetap ada. Lalu  Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian. Ia ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan yang zhalim; ia juga ada dan atas izin Allah ia akan tetap ada. Lalu Dia akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya. Kemudian akan ada kekuasaan diktator yang menyengsarakan; ia juga ada dan atas izin Alah akan tetap ada.  Selanjutnya  akan ada kembali Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian.” (HR. Ahmad dalam Musnad-nya (no. 18430), Abu Dawud al-Thayalisi dalam Musnad-nya (no. 439); Al-Bazzar dalam Sunan-nya (no. 2796))

Khilafah merupakan ajaran islam yang harus diperjuangkan dan ketika sistem islam diterapkan di dalam kehidupan individu, masyarakat dan negara dari segala aspek, akan membawa kebaikan dan keberkahan karena sistem islam datang dari Allah yang merupakan Al-Kholiq bukan dari pemikiran manusia yang terbatas. 

Kebaikan maupun keberkahan dari sistem islam itu dirasakan lebih dari 1300 tahun oleh seluruh umat 2/3 dunia. Sebagai contoh, bagaimana sistem islam menghasilkan ilmuan-ilmuan yang mendunia.
Seperti  Ibn Sina (980 – 1037).  yang menulis buku The Canon of Medicine. Buku ini menjadi pedoman mahasiswa kedokteran di Eropa. 

Al-Khawarizmi (780-850) ialah ilmuwan muslim yang ahli di bidang matematika. Imuwan dari Persia ini menemukan sistem penomoran 1-10. Ia juga berjasa menemukan konsep aljabar dan algoritma.

Jabir Ibn- Hayyan (721-815) ialah ilmuwan dari Iran yang ahli di bidang kimia. Dia adalah orang pertama yang mengidentifikasi zat yang bisa melarutkan emas. Jabir juga orang pertama yang menemukan asam sulfat, klorida dan nitrat. Kontribusi lainnya ialah pada penemuan alkali. Karya-karya Jabir antara lain Kitab Al-Kimya, Kitab Al-Sab'een, Kitab Al Rahmah dan lain sebagainya.

Itu adalah sebagian ilmuan yang dihasilkan oleh daulah islam ketika islam diterapkan di dalam institusi negara. 
Tidak hanya sebatas ilmuan, tindak kriminalitas pun sangat sedikit karena umat sejahtera hidup di bawah naungan khilafah islam.

Wallahu'alam

Post a Comment

Previous Post Next Post