Jakarta, Nn ~ Sumbar Expo 2013 resmi dilaunching. Meski hujan sempat mengguyur Jakarta, antusias pengunjung untuk menyaksikan beragam potensi Sumbar tetap tinggi. Sumbar Expo akan berlangsung selama 4 hari di Parkir Timur Senayan, selain pameran akan ada juga karnaval, fashion show dan rentetan acara yang menarik.

Jumlah peserta tahun ini meningkat dari tahun lalu, tahun ini 58 peserta dan diikuti 18 kabupaten/kota, BUMN dan perusahaan swasta. Jumlah itu belum termasuk stand makanan.

Gubernur Irwan Prayitno dalam kesempatan itu menyampaikan, event Sumbar Expo merupakan salah satu strategi pemerintah daerah Sumbar, untuk mengembangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat.  Kita menyadari dalam potensi sumberdaya alam kita kalah dengan Provinsi Riau, Sumsel dll. Namun kita memiliki potensi lain yang tidak kalah membawa keuntungan dan kesejahteraan masyarakata, pertama dari SDM dan Keindahan Alam wisata Sumbar.

Selain itu kita juga memiliki keunikan dank has wisata kuliner yang disukai banyak orang, rendang dengan kekhasan rasanya juga menjadi makanan terlezat di dunia. Untuk memaju potensi tersebut , kita perlu sesuatu yan berkaitan dengan kegiatan promosi potensi yang ada.  Kegiatan Sumbar Ekpo ini tentu mampu memberikan jawaban dalam mengkondisikan kedatangan wisataan dan masuknya investasi dalam meningkatkan pembangunan daerah.

Untuk wisataan kita saat ini telah mentarget  tahun ini 10 ribu orang wisatawan. Hotel dan lokasi-lokasi wisata-wisata telah mendapat perhatian dan penataan yang lebih baik dari tahun ke tahun dari pemkab/ko se Sumatera Barat. Diharapkan wisatawan makin banyak datang  dan investasi juga makin besar" ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya saat pembukaan Sumbar Expo.

Irwan Prayitno juga menyampaikan, Sumbar tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah, untuk itu perlu memberdayakan sumber daya manusia yang ada. Seperti hasil seni, kuliner, ekonomi kreatif dan lainnya. Pemprov Sumbar melakukan promosi tidak saja dari dalam negeri, tapi kebeberapa negara. Hasilnya sudah ada beberapa investasi yang berjalan, dan ada yang sudah MoU.

Sumbar Expo ke t- 3 kali ini menyajikan berbagai potensi beberapa kabupaten di Sumbar, seperti makanan, pakaian, dan kreatifitas khas Minang.  Kita juga memberikan apresiasi kepada beberapa daerah tetangga yang ikut serta ikut ambil bahagian dalam kegiatan Sumbar Ekpo ini antara lain stand asal Kalimantan dan Jambi. Ujarnya

Ketua DPRD Sumbar Ir. Yulteknil, MM dalam kesempatan itu juga menyampaikan, kita berharap Sumbar Ekpo ini dapat mencerminkan potensi berbagai daerah kabupaten Kota se Sumatera Barat. Dima ketika kita akan ke Solok Selatan kita akan ditawarkan makan dengan goring belut hijau, ke Agam nasi Kapau, dll dimana kita menyadari potensi wisata kuliner masyarakat kita sungguh luar biasa.

Jika ini dapat kita kelola dengan baik, tentu akan menambah kasanah wisata kita untuk lebih baik lagi dimasa-masa mendatang.  Hal ini juga terkait dengan potensi masing-masing kabupaten/kota, bagaimana setiap memiliki hasil produksi yang khusus dengan kualitas dan dapat mengangat kesejahteraan masyarakat, himbaunya.

Ketua Panitia  Drs. Luhur Budianda  dalam sambutan menyampaikan, penyelenggaraan Sumbar Ekpo yang ke -4 nantinya akan diselenggarakan di pulau Bali. Pikiran ini bertujuan bagian kegiatan promosi menjadi sesuatu yang mendekat Sumatera B arat dengan wisatawan dan para investor.  Bisa saja untuk selanjutnya Sumbar Ekpo juga dilakan diluar negeri.

Pelaksanaan Sumbar Ekpo dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan peminat, sehingga  kita berharap potensi seluruh kab/ko se Sumbar dapat di tampilkan secara lebih akurat dan lebih terarah lagi.  Toh masih banyak potensi daerah yang ada di tengah-tengah masyarakat yang belum sempat tergali secara baik. Contoh bidang kesenian dan tari, budaya dan lain-lain, ujarnya. 

Los Lambuang Nan Menggiurkan

Los lambuang di Sumbar Expo tahun ini ramai, jika tahun 2012 jumlahnya tidak sampai 10 stand, tahun ini puluhan stand makanan tersedia.

Beragam makanan khas Minang berjejer siap untuk disantap para pengunjung.

"Los lambuang kali ini lebih tertata. Makanan lebih beragam dan meja makan lebih banyak," ujar Yanto, salah seorang pengunjung.

Makanan yang disediakan ada dendeng balado, randang, Sate, kue-kue khas Sumbar dan gajeboh.

Menurut Kepala Kantor Penghubung Sumbar Luhur Budianda, acara kali ini memang evaluasi dari event tahun lalu, kekurangan yang terjadi disempurnakan tahun ini.

"Kita lakukan evaluasi, dan terus membenahi kekurangan yang ada. Tahun lalu merupakan proses pembelajaran, tiap tahun terus kita perbaiki agar mampu memuaskan semua pihak dan tujuannya tercapai" kata Budi.

Rencananya tahun 2014 mendatang Sumbar expo akan dilaksanakan di Bali. Langkah ini, lanjut Budi, diambil agar promosi potensi Sumbar semakin gencar. Nantinya akan menambah jumlah kunjungan wisatawan ke Sumbar.

Wakil Ketua Gebu Minang Zulhendri Chaniago memuji peningkatan kualitas penyelenggaraan Sumbar Expo tahun ini. Menurutnya, penataan lokasi stand dan perencanaan lebih rapi.

"Harus diakui memang ada peningkatan dari sisi penyelenggaraan. Kita harap promosi ini bisa mempercepat peningkatan investasi ke Sumbar" jelas Zulhendri.

Turut hadir dalam kesempatan ini, Anggota DPR RI Taslim, Ketua DPRD Sumbar Yulteknil, Ketua Gebu Minang Hermansyah Jamin dan beberapa kepala daerah. Zardi