Nusantara - Pemerintah Kota Padang kembali merangkul investor untuk mengembangkan potensi – potensi yang ada. Diantara potensi yang ditawarkan sebagai ladang investasi tersebut yaitu sektor pariwisata, properti, pertanian dan energi.

Menurut Wakil Walikota (Wawako) Padang H. Emzalmi, guna mendorong percepatan pembangunan di Kota Padang kita membutuhkan investasi sekitar Rp. 7 trilyun. Angka sebesar itu, tak mungkin hanya mengandalkan investasi pemerintah, maka investasi swasta sangat dibutuhkan.

“Untuk itu, hari ini kita menerima kedatangan rombongan Country Garden dari China yang akan berinvestasi di bidang properti dan pariwisata,” kata Emzalmi di Bandara International Minangkabau, Senin (23/3).

Wawako menambahkan, Pemko Padang mencoba mengenalkan potensi pariwisata, yaitu untuk pengelolaan kembali Pulau Sikuai. “Kita coba bangkitkan lagi potensi Pulau Sikuai yang sudah dikenal dunia, namun dengan pengelolaan yang lebih profesional,” ujarnya.

Demikian juga di bidang properti, lanjut Wawako Emzalmi, investasi swasta sangat dibutuhkan dalam pengembangan perhotelan dan perumahan. Bahkan, tak tertutup kemungkinan untuk percepatan pengembangan pusat pemerintahan.

“Selama dua hari ini, rombongan Country Garden ini akan melihat lokasi yang memungkinkan untuk investasi,,” ujarnya.

Disamping itu, Pemko Padang juga akan menyampaikan presentasi terkait potensi – potensi yang berpeluang untuk dikerjasamakan. “Diharapkan ditindaklanjuti dengan suatu kesepahaman melalui MoU. Dan langkah – langkah ini akan terealisasi dan terlaksana dengan baik,” pungkas Wawako.

Terpisah, Direktur Operasional PT Dempo, selaku partner lokal dari pihak Country Garden, Angga Septian menyebutkan, pihaknya juga berharap akan ada tindaklanjut dari peninjauan perdana terhadap potensi – potensi Kota Padang yang direkomendasikan.

“Sejauh ini tugas – tugas dari Country Garden yang menjadi tanggung jawab PT Dempo sudah hampir seluruhnya dilaksanakan dengan baik. Tinggal lagi tindak lanjut dari Country Garden sendiri,” imbuhnya. (mond/rel)