N3, MuaraLabuah ~ Paska mulai menurun nya pecandu batu akik, para penambang yang mayoritas masyarakat miskin yang hidupnya bertani, mulai beralih profesi. Ladang yang selama ini ditinggalkan mulai mereka garap kembali.

Kondisi demikian dialami Sapar (46) pria paruh baya yang telah lama tidak menggarap ladangnya. 

Sapar mengaku bersyukur, karena ia cepat tanggap atas situasi yang sedang berkembang. Selama ini ia bersama rekan rekan lain sibuk bekerja menambang batu akik, karena hasilnya cukup menjanjikan bagi ekonomi keluarga.

Akan tetapi beberapa bulan terakhir, ia melihat kondisi pasaran batu akik mulai menurun dan harga pun tidak sesuai lagi dengan yang diharapkan.

Menyadari hal tersebut, ia harus cepat mencari peluang untuk bertahan agar tetap bisa menafkahi keluarganya. Apalagi bulan Ramadhan, tentu harga kebutuhan pokok akan naik. 

Bermodal simpanan dari hasil menambang batu akik, akhirnya Sapar kembali menggarap ladangnya yang tidak terawat lagi dengan menanam bawang merah.

Alhamdulillah, dengan lahan yang ada, ternyata bawang merah yang telah ditanam ia bisa mengantongi uang 10 juta rupiah dengan berat bawang 1 ton. Kibas
Dibaca